Update Pemakaman Istri Guru Ijai: Sekumpul Lengang, Polisi Berjaga di Puluhan Titik Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor! Ditegur Saat Minum Miras, Dua Pemuda Banjar Bacok Pria di Banjarmasin Timur Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf “Kalsel Lagi Sakit”, Aktivis Lingkungan Beri Catatan Kritis ke BirinMU

Keberatan Ditolak, Sidang Tipu-tipu Eks Bos Travelindo Berlanjut di PN Banjarmasin

- Apahabar.com     Kamis, 15 Juli 2021 - 20:29 WITA

Keberatan Ditolak, Sidang Tipu-tipu Eks Bos Travelindo Berlanjut di PN Banjarmasin

Supriadi mengenakan peci putih plus kacamata yang tengah mendekam di Lapas Kelas II A Banjarmasin mengikuti persidangan putusan sela secara virtual di PN Banjarmasin. Foto-Muhammad Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Sidang kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana calon jemaah haji PT Travelindo Lusyana bergulir di Pengadilan Negeri PN Banjarmasin.

Tadi sore, Kamis (15/7), sidang dengan agenda putusan sela atas keberatan terdakwa dalam hal ini Supriadi, eks bos PT. Travelindo Lusyana digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin.

Dalam putusan sela tersebut, ketua majelis hakim, Moch Yuli Hadi memutuskan menolak keberatan terdakwa dan memerintahkan agar pemeriksaan atas perkara tetap dilanjutkan.

“Memerintahkan kepada Jaksa Penuntut Umum untuk melanjutkan pemeriksaan atas perkara dengan menghadirkan saksi,” ujar Yuli Hadi.

Dengan demikian, sidang dilanjutkan pada Senin (26/7) mendatang.

Menanggapi hal itu penasihat hukum terdakwa, Isai Panantulu mengatakan, dengan adanya putusan sela tersebut dengan waktu kurang lebih 10 hari maka pihaknya akan melakukan persiapan.

“Kami akan kejar bagaimana perjanjiannya, kerugian apakah sudah sesuai. Karena klien kami juga sudah ada penggantian,” ujar Isai.

Adapun Jaksa Penuntut Umum (JPU), Radityo mengatakan akan menghadirkan empat orang saksi pada lanjutan sidang nantinya.

“Tahap awal kami hadirkan empat saksi termasuk saksi korban diperiksa di awal,” bebernya.

Dalam dakwaannya, JPU menyatakan bahwa Supriadi diduga melakukan penipuan yang menyebabkan kerugian sebesar Rp 862 juta.

Akibat perbuatannya dia dijerat empat pasal, yaitu dua di antaranya terkait Undang-Undang Haji dan dua lainnya yaitu Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP dengan rata-rata amcaman hukuman masing-masing empat tahun penjara.

Ia menyebut, meski dalam persidangan diketahui sudah ada sejumlah uang yang dikembalikan terdakwa kepada pelapor dan juga jaminan berupa rumah, namun hal itu kata Radityo akan dilihat oleh Majelis Hakim dalam proses persidangan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Lapas

Banjarbaru

Lapas Kelas II B Banjarbaru Gelar Kegiatan Pembinaan Keagamaan
apahabar.com

Kalsel

Konflik Manusia Vs Bekantan, Pengamat: Sediakan 30 Persen Kawasan Hijau
sertijab

Kalsel

Sertijab Polres Tala, Kabag Ops Kini Dijabat Eks Kasat Reskrim HSU
apahabar.com

Kalsel

Diam-Diam, Hotel A Bakal Disulap Jadi Tempat Isolasi
apahabar.com

Kalsel

Hasil Audit LPPDK, Caleg Terpilih Siap-siap Huni Rumah Wakil Rakyat
apahabar.com

Kalsel

Ringankan Beban Warga, Forpam Jual Sembako Murah Pelanggan PDAM Bandarmasih
apahabar.com

Kalsel

Kunker ke Halong, Kapolres Balangan Ajak Jaga Sitkamtibmas
apahabar.com

Kalsel

Demi Haul Guru Sekumpul, Rela Jalan Kaki dari Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com