Banjarmasin Bebas PPKM Level IV, Tracing Covid-19 Kok Turun? Perampokan Bos Emas Banjar-Batulicin: Korban Disekap, Dibacok, Diseret Bak Binatang Obok-Obok Rutan Barabai: Petugas Dites Urine, Temukan Silet hingga Batu Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak

Kemenkes Akan Tetapkan Jangka Waktu Simpan Vaksin Covid

- Apahabar.com     Jumat, 2 Juli 2021 - 07:32 WITA

Kemenkes Akan Tetapkan Jangka Waktu Simpan Vaksin Covid

Kemenkes akan atur masa simpan vaksin Covid-19 maksimal 10 hari. Foto-Ilustrasi/iStockphoto/Vladans

apahabar.com, JAKARTA – Kemenkes akan menetapkan jangka waktu penyimpanan vaksin Covid-19 maksimal 10 hari. Itu berlaku untuk semua daerah yang telah mendapat vaksin dari pemerintah pusat.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan itu juga termasuk strategi untuk mempercepat vaksinasi agar bisa mencapai target dua juta dosis per hari.

“Jadi memang, yang terbaik itu kita harapkan hanya boleh diizinkan sekitar tujuh sampai 10 hari saja stok itu disimpan, sehingga kita bisa langsung dari me-refill dan tadi pada prinsipnya mempercepat,” kata Nadia saat menyampaikan paparan dalam Webinar yang digelar Forum Alinea, kutip apahabar.com dari CNNIndonesia.com.

Dari hasil pemantauan yang dilakukan Kementerian Kesehatan sejauh ini, masih banyak Dinas Kesehatan di sejumlah daerah yang sengaja menyimpan vaksin Covid-19. Bahkan ada yang dengan sengaja menyimpan vaksin hingga 49 hari.

“Ini tentunya sayang kalau vaksin yang ada sebenarnya sanggup mencukupi untuk kebutuhan setiap harinya,” kata dia.

Meski begitu dia menyadari langkah pemda melakukan bertujuan agar pasokan vaksin tetap terjaga. Apalagi jika animo masyarakat mendadak lebih tinggi.

“Saat kami konfirmasi, ada kekhawatiran dinas kesehatan bagaimana menjaga ketersediaan vaksin selama interval penyuntikan dosis pertama dan kedua,” kata Nadia.

Nadia menjamin pemerintah pusat akan langsung memberikan stok vaksin baru kepada pemerintah daerah jika sudah habis digunakan.

Dengan begitu, pemda tak perlu takut kehabisan dan tidak menyimpan vaksin dalam jangka waktu yang lama.

“Pakai saja vaksin yang ada, nanti segera kita isi ulang lagi,” kata dia.

 

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jenderal AS Sebut Roket Iran Bertujuan Bunuh Personel AS

Nasional

Doa Terbaik, Balita Kembar Dempet di Kobar Operasi Pemisahan
Rumah Duka

Nasional

Viral! Rumah Duka Rp100 Juta per Malam, Ada Ruang Pijat Mayat?
Mobil Meluncur ke Sungai

Nasional

Mobil 8 Penumpang Meluncur ke Sungai Lalu Tenggelam, Berikut Nama Korban
Vaksinasi

Nasional

Usia di Atas 18 Tahun Dipastikan Dapatkan Vaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

Pengamat Hukum Duga Penetapan Tersangka Makar Bernuansa Politik
apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta ke Raja Salman Tambahan Kuota Haji Jadi 250.000 Jemaah
apahabar.com

Nasional

Pascabanjir, Badan Penanggulangan Bencana PDIP Kedepankan Kemanusiaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com