Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Ketahui Enam Jenis Bansos yang Digelontorkan Era PPKM Level 4

- Apahabar.com     Kamis, 22 Juli 2021 - 12:38 WITA

Ketahui Enam Jenis Bansos yang Digelontorkan Era PPKM Level 4

Ilustrasi bansos. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah menyiapkan berbagai bantuan sosial (bansos) untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi covid-19, khususnya di tengah penerapan PPKM level 4.

Apa saja bansos yang siap digelontorkan pemerintah?

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Pemerintah akan memberikan PKH dalam tiga bulan sekaligus pada Juli 2021. Dana yang dianggarkan untuk PKH sebesar Rp28,31 triliun pada 2021.
Dalam aturannya, pemerintah menyalurkan bantuan PKH sesuai dengan indeks bantuan atau kebutuhan. Sebagai contoh, keluarga yang memiliki usia dini dan ibu hamil, dana yang diberikan sebesar Rp3 juta.
Lalu, keluarga yang memiliki anak yang sedang duduk di SD mendapatkan Rp900 ribu, pendidikan anak SMP Rp1,5 juta, pendidikan anak SMA Rp2 juta, serta penyandang disabilitas dan lansia Rp2,4 juta.

2. Diskon Listrik

Pemerintah memperpanjang diskon listrik untuk pelanggan 450 VA dan 900 VA. Insentif ini berlaku sampai September 2021.
Diskon ini akan diberikan untuk 32,6 juta pelanggan PT PLN (Persero). Mereka diberikan diskon 50 persen.
Sementara, pelanggan 900 VA mendapatkan diskon 25 persen dari tagihan. Jumlah diskon yang diberikan turun dari sebelumnya yang mencapai 50 persen.

3. Bansos Sosial Tunai (BST)

Pemerintah melalui Kementerian Sosial menyiapkan BST sebesar Rp300 ribu per bulan untuk masing-masing penerima. Bantuan ini merupakan program bansos yang sempat dihentikan pada April 2021 lalu.
Bansos akan diberikan kepada 10 juta penerima. Pemerintah akan menyalurkan BST periode Mei dan Juni 2021 secara sekaligus pada Juli 2021, sehingga masing-masing penerima mendapatkan Rp600 ribu.

4. Kartu Sembako

Pemerintah akan menyalurkan kartu sembako untuk 18,8 juta penerima. Bantuan yang diberikan sebesar Rp200 ribu per bulan kepada penerima.
Bantuan ini diberikan melalui akun elektronik untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan atau e-warong yang bekerja sama dengan bank.

5. Beras 10 Kg

Pemerintah akan memberikan bantuan berupa beras 10 kg. Beras akan diberikan untuk 18,8 juta penerima kartu sembako.

Selain itu, beras juga akan diberikan kepada 10 juta penerima BST. Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp3,58 triliun untuk menyalurkan beras tersebut.

6. BLT Subsidi Gaji

Pemerintah menyiapkan bantuan langsung tunai (BLT) berbentuk subsidi gaji untuk pekerja formal di sektor non esensial dan non kritikal di wilayah yang terkena dampak dari penerapan PPKM level 4.

Calon penerima subsidi gaji adalah mereka yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Data calon penerima akan diverifikasi dan divalidasi oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk diserahkan ke Kementerian Ketenagakerjaan.

Pemerintah akan memberikan subsidi gaji kepada 8 juta pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta per bulan. Subsidi yang diberikan sebesar Rp500 ribu per bulan untuk dua bulan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Izin Amdal Dipastikan Tidak Dihapus di UU Cipta Kerja
apahabar.com

Nasional

Doa Muhaimin Iskandar untuk Jokowi
apahabar.com

Nasional

Jenazah Ustaz Arifin Ilham Dibawa ke Gunung Sindur Usai Disalatkan

Nasional

Ketua PBNU Tanggapi Video Khalid Basalamah yang Larang Nyanyi Indonesia Raya
apahabar.com

Nasional

UU Cipta Kerja Diteken, Wasekjen Partai Demokrat: Jokowi Abaikan Aspirasi Rakyat
apahabar.com

Nasional

Diduga untuk Pesta Akhir Tahun, Sabu 5 Kg Gagal Edar di Kalsel

Nasional

Menkes: Tak Ada Pandemi yang Tuntas dalam Setahun

Nasional

Tersisa 8,5 Juta Hektar, Jokowi Ingatkan Penyelesaian Perhutanan Sosial Masyarakat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com