Cuaca Kalsel Hari Ini, 4 Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Petir Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan

Keterbatasan Anggaran, Dilema Wacana Pengangkatan 1.500 PPPK di Kotabaru

- Apahabar.com     Rabu, 14 Juli 2021 - 15:41 WITA

Keterbatasan Anggaran, Dilema Wacana Pengangkatan 1.500 PPPK di Kotabaru

Ilustrasi guru honorer. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Baru-baru ini pemerintah pusat menginstruksikan daerah, termasuk di Kotabaru untuk mengangkat guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sejauh ini, wacana itu tampaknya belum bisa dipastikan akan berjalan mulus, dan masih menjadi dilema tersendiri bagi Pemkab Kotabaru.

Sekretaris Daerah Kotabaru, Said Akhmad, mengatakan terkait instruksi pemerintah pusat untuk pengangkatan PPPK belum bisa dipastikan terealisasi mengingat keterbatasan anggaran di daerah.

Sekda Kotabaru, Said Akhmad. Foto-apahabar.com/Masduki

Sementara, dalam regulasi penggajian PPPK sendiri diharuskan menggunakan anggaran daerah, atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pemerintah pusat meminta daerah agar PPPK yang diangkat sebanyak 1.500 orang.

“Kondisinya serba salah, soal pengangkatan PPPK ini,” ucap, Said dijumpai apahabar.com, Rabu (14/7).

Sekda bilang penggajian PPPK dalam perundangan dibiayai oleh pemerintah daerah, dan kemampuan keuangan daerah terbatas.

Berkenaan dengan wacana tahun 2022 mendatang, penggajian PPPK akan ditanggung pemerintah pusat. Namun, informasi tersebut belum bisa dijadikan acuan pengangkatan.

“Kalau itu memang benar, kami ingin tahu, mana surat pemberitahuan resminya agar bisa menjadi dasar pengangkatan PPPK,” katanya.

Eks Sekda Tanbu ini menambahkan soal pengangkatan PPPK daerah pun tidak dapat memastikan guru honor lokal dapat terakomodir seluruhnya, atau prioritas.

Sebab, perekrutan, atau penjaringan PPPK dilakukan secara online, dan tes kelulusannya pun ditentukan oleh pusat.

Mengacu pada pengalaman, perekrutan pegawai, selalu didominasi orang luar Kotabaru.

“Kami juga tidak yakin, kalau PPPK lokal bisa lulus seratus persen. Pasti orang lokal kalah saing SDM-nya dengan daerah lain,” terangnya.

Pemerintah daerah, sambung Sekda, telah mengajukan pengangkatan PPPK dilakukan secara bertahap, dengan jumlah awal sebanyak 500 orang, namun ditolak.

Menyikapi itu, Sekda berencana kembali mengajukan penundaan ke pemerintah pusat, sembari bersurat ke DPRD, berkenaan dengan pengangkatan PPPK.

“Jadi, kami akan meminta kembali pengangkatan PPPK ditunda. Sebelumnya kami akan bersurat dulu ke dewan, lalu kewenangan diserahkan ke bupati,” pungkasnya.

Sementara, Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis, menyerahkan kewenangan tersebut sepenuhnya ke pemerintah.

Namun menurutnya, pemerintah mesti mempertimbangkan adanya regulasi penggajian PPPK didanai APBD tersebut.

Lantas kemudian, terdapat informasi penggajian PPPK akan ditanggung oleh pemerintah pusat tahun 2022.

“Nah, apakah memang anggaran dialokasikan pemerintah pusat cukup rasional dengan jumlah PPPK daerah, dalam artian, jangan sampai berpengaruh negatif terhadap APBD Kotabaru,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSD) Kotabaru menyebut jumlah guru honorer yang menerima insentif daerah sebanyak 1.951 orang.

“Nah, kalau jumlah guru honor yang linier sesuai dengan jabatan atau bisa masuk mengisi formasi PPPK berjumlah 526 orang,” ujar Minggu Basuki, dikontak apahabar.com, Rabu.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

ASN

Kalsel

Mulai 2021, Uang Saku Perjalanan Dinas ASN dan DPRD Kalsel Dipangkas
apahabar.com

Kalsel

Jangan Coba-coba, Ancaman Pelaku Karhutla Didenda Hingga Rp10 Miliar
apahabar.com

Kalsel

LDII Kalsel Sembelih 355 Hewan Kurban

Kalsel

Terima Aduan Masyarakat, Ini Penjelasan PDAM Bandarmasih
apahabar.com

Kalsel

Sebelum Rapat Pleno Hasil Verifikasi Faktual, Kapolsek Pimpin Apel Pagi dengan PPK dan Panwascam
apahabar.com

Kalsel

Hanya 4 Kecamatan di Kabupaten Banjar Dapat Program Bedah Rumah

Kalsel

Mengingat Tragedi Jumat Kelabu Banjarmasin: Amukan Massa hingga Memicu Runtuhnya Orde Baru
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 di Kalsel Pagi Ini: PDP Naik Drastis, Banjarmasin Kian Kronis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com