Update Pemakaman Istri Guru Ijai: Sekumpul Lengang, Polisi Berjaga di Puluhan Titik Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor! Ditegur Saat Minum Miras, Dua Pemuda Banjar Bacok Pria di Banjarmasin Timur Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf “Kalsel Lagi Sakit”, Aktivis Lingkungan Beri Catatan Kritis ke BirinMU

Korban Banjir Desak Hakim PTUN Banjarmasin Tolak Seluruh Eksepsi Pemprov Kalsel

- Apahabar.com     Rabu, 14 Juli 2021 - 16:07 WITA

Korban Banjir Desak Hakim PTUN Banjarmasin Tolak Seluruh Eksepsi Pemprov Kalsel

Kesibukan masyarakat saat banjir di Kabupaten Banjar. Foto-Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Tim Advokasi Korban Banjir Kalimantan Selatan meminta Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin menolak seluruhnya eksepsi tergugat dalam hal ini Gubernur Kalsel.

“Pada intinya hakim harus menolak seluruh eksepsi tergugat. Menyatakan bahwa gugatan dapat diterima, dan mengabulkan gugatan untuk seluruhnya,” kata Koordinator Tim Advokasi Korban Banjir Kalsel, Muhamad Pajri, Rabu (14/7).

Hari ini merupakan sidang lanjutan gugatan 53 korban banjir Kalsel di PTUN Banjarmasin dengan agenda penyampaian replik atau sanggahan atas jawaban yang sebelumnya disampaikan pihak tergugat.

Sebelumnya, pihak tergugat dalam hal ini Biro Hukum Setdaprov Kalsel selaku kuasa gubernur menyampaikan bahwa, pokok perkara yang menjadi dasar gugatan dengan mengatakan telah terjadi tindakan melawan hukum oleh pemerintah tidak jelas alias kabur.

Dalam replik yang disampaikan Tim Advokasi Korban Banjir melalui e-court PTUN Banjarmasin itu dijelaskan bahwa, apa yang sudah menjadi pokok gugatan sangat jelas telah dilakukan pihak tergugat.

Yakni tindakan tergugat berupa tak memberi informasi peringatan dini banjir, lambatnya penanggulangan dan tak membuat peraturan gubernur tentang teknis pelaksanaan penanggulangan bencana di Provinsi Kalsel merupakan perbuatan melanggar hukum oleh badan dan/atau pejabat pemerintah.

Dijelaskan, mestinya tiga poin itu harusnya dilakukan dimana hal itu telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana Jo. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Jo. Peraturan Daerah Nomor 12 tahun 2011 Jo. Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Di Provinsi Kalsel.

“Menurut kami objek sengketa tersebut mengandung kelalaian, ketidakbenaran, ketidakpatutan atau setidak-tidaknya dapat merugikan kepentingan para penggugat,” jelas Ketua Young Lawyer Committee (YLC) DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Banjarmasin itu.

Akibat perbuatan melanggar hukum oleh pemerintah yang dilakukan Pemprov Kalsel hingga menimbulkan kerugian material sebesar Rp890.235.000, dan immaterial sebesar Rp 1.349.000.000.000, maka tergugat harus membayar kerugian tersebut.

“Karena gugatan yang diajukan telah beralasan hukum untuk diterima dan dikabulkan seluruhnya, tentunya tergugat haruslah dihukum untuk membayar seluruh biaya perkara,” pungkas Pajri.

Dengan adanya penyampaian replik dari tergugat ini, Mala sidang gugatan korban banjir Kalsel bakal dilanjutkan dengan agenda penyampaian duplik dari pihak tergugat pada Rabu (21/7) pekan depan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tabalong Mulai Tes Swab Ratusan Spesimen, Termasuk Pegawai Kantoran?
apahabar,com

Kalsel

Terduga Penculik Siswi SMP Banjarbaru yang Tertangkap Oknum Polisi Desersi?
apahabar.com

Kalsel

Sambut Kedatangan Wisatawan Finlandia, Loksado Dibenahi
apahabar.com

Kalsel

Demokrat Kalsel Gamang Soal Pencalonan Julak Abidin
apahabar.com

Kalsel

Jerit Korban Kebakaran Jalan Sulawesi: “Kami Bingung Numpang di Mana”
apahabar.com

Kalsel

Kawin Kontrak, Ini Kata Akademisi
apahabar.com

Kalsel

Menuju 5 Ribu Kasus Covid-19, Jumlah Pasien Sembuh Terus Meningkat
apahabar.com

Kalsel

HUT PDIP ke-47, Bang Ipul: Kesenian Daerah Harus Tetap Eksis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com