Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Kunjungan Pangeran Khairul Saleh di Kepri, Sowan Keluarga Banjar dan Ziarah Makam Ulama

- Apahabar.com     Selasa, 6 Juli 2021 - 14:13 WITA

Kunjungan Pangeran Khairul Saleh di Kepri, Sowan Keluarga Banjar dan Ziarah Makam Ulama

Pangeran Khairul Saleh saat bersilaturahmi dengan Kerukunan Keluarga Banjar (KKB) Provinsi Kepri, di kediaman Hamid Rizal eks Bupati Natuna. Foto-istimewa.

apahabar.com, RIAU – Pangeran Khairul Saleh mengunjungi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Di sana, Wakil Ketua Komisi III DPR RI sowan ke Kerukunan Keluarga Banjar (KKB) Provinsi Kepri Kota Tanjung Pinang dan Kabupaten Bintan, balum lama tadi.

“Alhamdulillah, pertemuan berlangsung di kediaman tokoh masyarakat Kepri, Bapak Hamid Rizal mantan Bupati Natuna. Meskipun jauh di perantauan, urang Banjar tetap dingsanak (saudara) kita,” ucap Pangeran.

Khairul Saleh berziarah ke makam Syekh Syihabuddin Al-Banjari, di Pulau Penyengat, Tanjung Pinang. Foto-istimewa.

Pangeran Khairul Saleh menjelaskan dari informasi Wakil Ketua KKB Kepri Fajrin Shihab, diperkirakan kurang lebih 40.000 orang Banjar yang tersebar di Kepri, baik yang sudah menetap maupun merantau.

“Di mana pun berada, urang Banjar harus tetap menjaga maruah agama Islam dan adat Banjar, cangkal (rajin) dalam berusaha dan menuntut ilmu,” pesan Khairul Saleh.

Sultan Banjar ini berharap pertemuan ini bukan yang terakhir. Namun menjadi awal yang baik bagi Kerukunan Keluarga Banjar Provinsi Kepri dalam mempererat tali silaturahmi.

Setelah pertemuan, rombongan Khairul Saleh melakukan ziarah ke makam Syekh Syihabuddin Al-Banjari, di Pulau Penyengat, Tanjung Pinang.

Syekh Syihabuddin adalah putera Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari atau Datu Kelampayan dari istri bernama Baiduri atau Bidur.

Tahun 1258 H/1842 M, Raja – Raja Riau di Pulau Penyengat Indera Sakti minta kesediaan Syekh Syihabuddin Al-Banjari menjadi guru di Kerajaan Riau-Lingga.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Vaksin Kalsel

Kalsel

Optimis Kejar Target Akhir Tahun, Kalsel Masih Perlu 4,9 Juta Dosis Vaksin
apahabar.com

Kalsel

Melalui Lensa Batola, Kantor Pertanahan Genjot Kesadaran Pembuatan Sertifikat
Banjarbaru

Kalsel

BREAKING! Truk vs Truk di Banjarbaru, Pengemudi Kritis
apahabar.com

Kalsel

Sidang PHPU MK, KPU Kalsel Tidak Dipanggil Lagi
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, Kalsel Berpayung Awan
apahabar.com

Kalsel

Pilwali Banjarmasin 2020, Ananda-Mushaffa Susul Paslon Lain Serahkan Akun ke KPU
Korban Longsor

Kalsel

Jenazah Korban Longsor Tambang Dipulangkan, Keluarga di Tala Berduka
Covid-19

Kalsel

Semenjak Pandemi, 24 Pejuang Kesehatan di Kotabaru Positif Covid-19, 1 Meninggal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com