BREAKING! Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas

Legislator Barut: Pertanian Mesti Mengarah pada Skala Ekonomis

- Apahabar.com     Kamis, 8 Juli 2021 - 15:54 WITA

Legislator Barut: Pertanian Mesti Mengarah pada Skala Ekonomis

Legislator DPRD Barito Utara, Jamilah. Foto-Istimewa

apahabar.com, MUARA TEWEH – Legislator DPRD Barito Utara, Jamilah mengatakan tercapainya hasil pembangunan pertanian yang lebih menguntungkan dan dapat menjadi sumber pendapatan petani yang menjanjikan, maka pola usaha tani harus didasarkan pada skala ekonomis.

“Perlu disadari bahwa sesungguhnya di sekitar lingkungan kita cukup banyak tersedia sumber daya alam yang potensial, terutama lahan-lahan pertanian yang luas dan subur namun masih terlantar,” ujarnya belum lama ini.

Jamilah melanjutkan, hendaknya lahan tersebut dijaga, termasuk dalam hal ini secara konsisten memproteksi upaya alih fungsi lahan pertanian ke sektor–sektor yang berpotensi menghilangkan peluang, meningkatkan produksi, dan produktivitas pertanian. Sebab, kata dia, tidak semua lahan cocok untuk pengembangan pertanian.

Menurut Jamilah, untuk menciptakan lahan-lahan pertanian potensial ini terkelola secara lebih berdaya guna serta sesuai dengan motto Indonesia sebagai negara agraris, maka dalam hal ini pemerintah daerah diharapkan akan terus mendukung para petani melalui berbagai kebijakan serta program pembangunan pertanian.

“Masyarakat petani jangan hanya bergantung pada satu jenis komoditi saja akan tetapi hendaknya mengarah pada usaha tani terpadu dan berorientasi pasar,” kata Legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Untuk peningkatan produktivitas kerja dan komoditi, maka inovasi teknologi mutlak diperlukan termasuk memodernisasi alat dan mesin pertanian, baik untuk tahapan prapanen dan pascapanen, sehingga tidak kalah bersaing dari sisi efisiensi, efektivitas dan kualitas produk yang akan dihasilkan.

“Yang tidak kalah penting adalah bahwa berjalannya proses pembangunan yang ideal dibutuhkan partisipasi dan dukungan penuh seluruh stakeholders, termasuk pihak swasta sebagai mitra usaha,” jelasnya.

Seperti, perbankan dan perusahaan penyedia jasa dan teknologi saprodi pertanian sebagai salah satu pilar pembangunan di samping peran pemerintah dan masyarakat itu sendiri.

“Dengan demikian bila kita memaknai keberhasilan ini sebagai faktor pendorong agar lebih produktif lagi dan berarti bahwa kita menyakini tidak ada harapan atau cita-cita yang tidak bisa diraih apabila dibangun dari sebuah tekad, kesungguhan dan ikhtiar dengan komitmen yang kuat,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

HPN ke 75

DPRD Barut

HPN ke 75, Waket I DPRD Barut: Pers Adalah Urat Nadi
DPRD Barut

DPRD Barut

RDP DPRD Barut Bersama Beberapa Perusahaan Terkait Jalan Nasional
ekonomi kerakyatan

DPRD Barut

Legislator Barut Dorong Pemberdayaan Potensi Ekonomi Kerakyatan
Srikandi DPRD Barut

DPRD Barut

Srikandi DPRD Barut Tekankan Prioritas Pembangunan Pendidikan
Perubahan Cuaca

DPRD Barut

Dewan Barut Minta Warga Waspada Terhadap Perubahan Cuaca
apahabar.com

DPRD Barut

Studi Banding Refocusing, DPRD Barut ke Pemkot Palangka Raya

DPRD Barut

RDP di DPRD Barut, Bahas Pilkades dan Kawasan Tanpa Rokok
DPRD Barito Utara

DPRD Barut

DPRD Barito Utara Rekomendasikan Pengelolaan Pasar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com