3 Profesor Bertarung di Pilrek UIN Antasari, DEMA-Senat Beri Sederet Catatan Kritis Arab Saudi Izinkan Wisatawan Asing Masuk Mulai 1 Agustus, Intip Syaratnya Siap-siap! Sejumlah Kawasan Banjarmasin Timur Bakal Alami Gangguan Air Bersih Jokowi: Lompatan Kasus Covid-19 Bisa Direm karena PPKM DITANGKAP! Pengeroyok-Penusuk Remaja di Warung Miras Banjarmasin

Mahfud Minta Warga Tak Percaya Covid-19 Agar Tetap di Rumah

- Apahabar.com     Jumat, 16 Juli 2021 - 14:54 WITA

Mahfud Minta Warga Tak Percaya Covid-19 Agar Tetap di Rumah

Menko Polhukam Mahfud MD. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta siapapun yang tak mempercayai Covid-19 agar tetap berdiam diri di rumah.

Hal ini kata dia, agar orang-orang yang memang tidak percaya terhadap Covid-19 tak membuat orang lain terkena imbasnya. Misal tertular Covid-19 lantaran tak ketatnya protokol kesehatan warga yang menganggap virus tersebut hanya konspirasi.

“Bagi yang tidak percaya Covid-19 agar tetap di rumah biar tidak mencelakai yang lain,” kata Mahfud dalam keterangan tertulis, dikutip dari CNNIndonesia, Jumat (16/7).

Pada Februari 2021,Lembaga survei The Centre for Strategic and International Studies (CSIS) melakukan jajak pendapat terkaitcovid-19 dan vaksinasi.

Survei menemukan kalau generasi Z atau orang dengan usia 17-22 tahun merupakan kelompok yang paling banyak tidak percaya tentang Covid-19 dan tidak percaya terhadap vaksin.

Sekitar 10 persen responden di DKI Jakarta dan 6,3 persen responden di Yogyakarta tidak percaya pada Covid-19

CSIS melakukan survei terhadap 800 responden dengan masing-masing 400 orang di DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. Survei dilakukan pada penduduk usia 17 tahun ke atas, atau sudah menikah.

Mahfud juga menyinggung soal banyaknya hoaks terkait Covid-19 yang terjadi saat ini. Dia pun meminta agar lembaga-lembaga keagamaan serta tokoh agama bisa berperan aktif bersama pemerintah terkait penanganan pandemi ini.

Menurut Mahfud, ulama dan tokoh agama memiliki peran penting dalam kampanye melawan pandemi Covid-19 yang sedang melanda umat manusia di berbagai belahan dunia.

Dia menegaskan pentingnya peran tokoh agama untuk ikut mengkampanyekan kesadaran akan bahaya Covid.

“Mari kita selamatkan bersama, kita ambil langkah-langkah cepat agar wabah cepat berlalu,” kata dia “Hal-hal seperti itu yang diharapkan dari lembaga-lembaga keagamaan, dari tokoh-tokoh agama agar kita lebih mudah menangani pandemi.”

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Warga Sebut Perusuh di Slipi Bukan Penduduk Setempat
apahabar.com

Nasional

Terpilih Sebagai Plt Ketua JMSI Sumsel, Agus Harizal Siap Rangkul Semua Media Siber
apahabar.com

Nasional

Wisatawan Waspadai Gelombang Tinggi di Yogyakarta
apahabar.com

Nasional

BPOM Sebut Tidak Ada Efek Samping Serius Saat Uji Vaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

Bermain di Dekat Palung, Wisatawan Hilang Terseret Ombak Parangtritis
apahabar.com

Nasional

150 Ribu Alat Tes Cepat Corona dari China Tiba di Tanah Air
apahabar.com

Nasional

Minta Negara Sebut Dalang Kerusuhan Demo Omnibus Law, SBY : Saya Nggak Yakin BIN Anggap Saya Musuh Negara
apahabar.com

Nasional

Wapres: Kinerja Pemerintah Tidak Cukup Dinilai 100 Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com