3 Profesor Bertarung di Pilrek UIN Antasari, DEMA-Senat Beri Sederet Catatan Kritis Arab Saudi Izinkan Wisatawan Asing Masuk Mulai 1 Agustus, Intip Syaratnya Siap-siap! Sejumlah Kawasan Banjarmasin Timur Bakal Alami Gangguan Air Bersih Jokowi: Lompatan Kasus Covid-19 Bisa Direm karena PPKM DITANGKAP! Pengeroyok-Penusuk Remaja di Warung Miras Banjarmasin

Mantan Ketua PWI Kapuas Rasakan Manfaat Vaksin Saat Diserang Covid-19

- Apahabar.com     Selasa, 13 Juli 2021 - 23:05 WITA

Mantan Ketua PWI Kapuas Rasakan Manfaat Vaksin Saat Diserang Covid-19

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya yang dinilai sangat efektif untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Selain itu, vaksinasi juga mampu mencegah munculnya gejala yang parah pada orang yang terinfeksi.

Hal ini pun dirasakan oleh Sri Hayati, mantan Ketua Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kabupaten Kapuas, Kalteng.

Sri Hayati bercerita paparan Covid-19 itu berawal saat suaminya mengalami pusing dan demam pada, Rabu (30/6) pagi.

Suaminya lantas minum obat, namun demam tetap terjadi.
Hingga pada Rabu sore, Sri dan suaminya memutuskan berobat ke dokter, dan disarankan untuk menjalani rapid test antigen.

Benar saja, hasilnya menunjukkan suaminya terpapar Covid-19.

“Begitu pun juga dengan hasil pemeriksaan saya juga positif Covid-19,” kata Sri kepada apahabar.com via gawai, Selasa (13/7) malam.

Mengetahui terpapar virus, ada rasa ketakutan di dalam hatinya. Namun atas dukungan keluarga, sahabat, dan teman dekat, Sri pun mencoba berdamai dengan hati.

“Selama terpapar, suami dan saya mengalami demam tinggi hingga 39 derajat celcius. Namun suami saya mengalami demam hingga 6 hari, dan saya hanya demam 1 hari,” ujarnya.

Sri pun terus berusaha bangkit dari keterpurukan, dengan menjalankan pola hidup sehat, mengkonsumsi makanan bergizi, memenuhi kebutuhan vitamin.

Selain itu, ia dan suaminya pun rajin berjemur pagi hari, istirahat, dan mengkonsumsi obat sesuai anjuran dokter serta yang paling penting adalah terus berpikir positif.

“Hari-hari berlalu kondisi kami terus membaik, dan kini hari telah selesai isolasi mandiri. Kami berdua secara umum sudah sehat hanya penciuman yang belum pulih sepenuhnya dan suami saya mengalami batuk ringan,” terang Sri.

Adapun yang menjadi catatan penting bagi Sri, selama dirinya dan suaminya terpapar Covid-19 tidak sampai mengalami gejala sesak napas ataupun gejala berat lainnya.

“Kami meyakini kondisi kami yang lebih kuat saat terpapar Covid-19 ini tentu karena bantuan vaksin yang sudah kami terima pada bulan Maret 2021 lalu,” ucapnya.

“Untuk itu, kami merasa program vaksinasi yang digencarkan oleh pemerintah betul-betul bermanfaat dan dapat membuat kita mampu bertahan jika suatu saat kita terpapar covid-19,” pungkas Sri Hayati.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

kebakaran

Kalteng

Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Pulau Petak Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Analisis Ahli Epidemiologi Terkait Penyebab Kasus Covid-19 Kalteng Kembali Meningkat
Ramadan

Kalteng

Ibadah Ramadan di Masjid dan Musala, Catat Imbauan Bupati Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Mobil Tercebur ke Sungai Kahayan, 3 Penumpang Hilang Tenggelam
apahabar.com

Kalteng

UMP Kalteng 2020 Naik Jadi Rp2,9 Juta
apahabar.com

Kalteng

Bayar Pajak PBB dan BPHTB di Kapuas Sekarang Bisa Secara Online
apahabar.com

Kalteng

Pandemi Covid-19, Pembelian Beras di Barut Meningkat
apahabar.com

Kalteng

Jalan Lingkungan di Kelurahan Panamas Kapuas Perbaiki
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com