3 Profesor Bertarung di Pilrek UIN Antasari, DEMA-Senat Beri Sederet Catatan Kritis Arab Saudi Izinkan Wisatawan Asing Masuk Mulai 1 Agustus, Intip Syaratnya Siap-siap! Sejumlah Kawasan Banjarmasin Timur Bakal Alami Gangguan Air Bersih Jokowi: Lompatan Kasus Covid-19 Bisa Direm karena PPKM DITANGKAP! Pengeroyok-Penusuk Remaja di Warung Miras Banjarmasin

Mantap! Pria di Bandung Ciptakan Alat Pemurni Udara Anti Covid-19

- Apahabar.com     Senin, 12 Juli 2021 - 17:48 WITA

Mantap! Pria di Bandung Ciptakan Alat Pemurni Udara Anti Covid-19

Pria Bandung menciptakan alat pemurni udara anti virus Corona. Foto-Net

apahabar.com, BANDUNG – Seorang pria di Bandung turut aktif mengantisipasi penyebaran Covid-19. Lelaki bernama Simon Yudistra Sanjaya (57) itu sedikitnya sudah membuat lima produk berbeda untuk tujuan mulia tersebut.

Salah satu produk terbaru yang dibidani Simon, ialah alat pemurni udara anti virus dan baju vitamin D. Semua produk-produk itu ia ciptakan dan rangkai sendiri di dalam bengkel rukonya di Plaza Rajawali, Bandung.

Simon mengklaim alat pemurni udara anti virus yang ia ciptakan bisa membunuh bakteri, termasuk partikel COVID-19. Alat yang memiliki tinggi seukuran dada orang dewasa itu dilengkapi dengan lampu ultra violet, exhaust fan dan Hepa Filter 0,1 Mikron.

“Bisa membunuh bakteri dan virus termasuk COVID-19, bisa membuat udara steril, mengusir nyamuk dan menghilangkan bau tidak sedap. Keluar udaranya sudah steril seperti di gunung. Ini kualitasnya karena memakai HEPA Filter 1,0 mikron, itu sama seperti ruang isolasi di rumah sakit,” ujar Simon seperti dilansir detikcom, Senin (12/07).

Ide membuat alat pemurni udara ini, tutur Simon, berasal dari produk yang ia ciptakan sebelumnya pada tahun 2015. Kala itu, ia membuat pemurni udara dan penghilang bau untuk tempat penyimpanan sampah di bank sampah yang dikelolanya.

“Istri saya mengeluh, bau dan nanti banyak kuman katanya. Saya bikin penjernih udara itu Oktober 2015. Alat ini juga pernah dipamerkan di Balai Kota Bandung. Sesudah itu waktu awal Covid-19,” katanya.

Ia pun pernah menyurati Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait alat pemurni udara yang ia ciptakan, tetapi sayangnya tak pernah ada respon dari sekarang.

“Di awal Covid-19, bulan Mei tahun lalu saya kirim surat ke gubernur dan pak presiden, tapi tidak ada respons hingga sekarang,” katanya.

Meski belum melakukan uji klinis dari lembaga yang bersangkutan, Simon mengatakan alat yang dibuatnya ini pernah diujicobakan di pernikahan anaknya di sebuah hotel di Bandung. “Saya pasang empat alat ini, testimoninya udaranya segar seperti di gunung,” katanya.

“Saat itu ada tiga orang undangan dari Jakarta yang baru ketahuan Covid-19, setelah dites di tempat kerjanya. Nah saat itu saya monitoring terus undangan yang lain, ternyata tidak ada yang terkonfirmasi setelah intens yang cek selama beberapa hari,” ujarnya melanjutkan.

Baju Vitamin D

Selain alat pemurni udara anti virus, Simon juga membuat baju vitamin D. Baju dengan bahan American Drill itu, memiliki keunikan yakni bagian bahu yang bisa dibuka dan punggung yang bisa langsung terkena sinar matahari secara langsung.

“Saya menyadari aktivitas saya cukup sibuk, mulai dari menjaga toko, terus mengurus pegawai, saya sempat ambil S2 jadi sibuk banget. Berjemur juga penting, nah makanya saya bikin baju vitamin D, yang bagian bahu dan punggungnya diberi kain jala,” katanya.

Dengan memakai baju tersebut, Simon mengatakan bisa berjemur sambil menjalankan aktivitas lain. Baju itu dinilainya sejuk dipakai, apalagi bila digunakan untuk bersepeda. “Di bagian bahunya juga dilengkapi scotlite, sehingga kalau malam bisa terang kena sinar lampu,” katanya.

Produk lain dari Simon ialah masker isi ulang dengan filter sesuai anjuran WHO, kapsul terapi bagi pasien Covid-19 dan obat luar organik serbaguna (OLOS).
“Penjualannya via grup, WA teman-teman dan relasi, media sosial, Tokopedia oleh anak saya, orang datang ke sini juga,” pungkas pria yang juga pernah menciptakan rompi anti senjata tajam itu.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hari Ini, 3 Desa Muslim di Ambon Rayakan Idul Fitri Lebih Awal
apahabar.com

Nasional

Terkait Kasus Eks Bupati Cirebon, KPK Cegah GM Hyundai ke Luar Negeri

Nasional

Sebagian Ventilator Produksi Indonesia Masih Uji Ketahanan

Nasional

Panglima TNI: Seluruh Awak KRI Nanggala-402 Gugur

Nasional

BLT Subsidi Gaji Disetop, Buruh Berencana Surati Presiden
IHSG

Nasional

IHSG Menguat 1,31 Persen, Kapitalisasi Pasar Saham Sentuh Rp 6.922 Triliun

Nasional

5 Fakta Virus Corona Varian Lambda, Gejala hingga Bahayanya
apahabar.com

Nasional

Sandiaga Tiba di Kalsel: Hadiri Haul Seperti Ada Panggilan Jiwa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com