Kalsel Tidak Izinkan Tenaga Kerja Asing Masuk Berhasil ke Antariksa, Miliarder Dunia Jeff Bezos Disebut Titisan Alien Demang Lehman Sosok Panglima Perang Banjar, Penelusuran Misteri Kematian dan Makamnya Hari Ini, Belasan Pasien Covid-19 Tanah Bumbu Sembuh! Khawatir Ada Korban, Warga Kotabaru Ramai-Ramai Tangkap Buaya Liar

Motif Ayah Cabuli Anak di Kotabaru hingga Bertahun-tahun, Diduga Hiperseks

- Apahabar.com     Kamis, 15 Juli 2021 - 17:25 WITA

Motif Ayah Cabuli Anak di Kotabaru hingga Bertahun-tahun, Diduga Hiperseks

Motif pencabulan anak tiri di Kelumpang Hilir, Kotabaru mulai terungkap. Foto ilustrasi: Merdeka.com

apahabar.com, KOTABARU – Polisi menemukan motif pencabulan seorang anak tiri di Kelumpang Hilir, Kotabaru. Terungkap jika si ayah berinisial FF (43) melancarkan aksinya sejak 2015 silam atau saat korban masih berusia 10 tahun.

Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin mengatakan pelaku telah diamankan. Di hadapan penyidiknya, FF telah mengakui perbuatan amoral itu.

FF beralasan tidak bisa mengendalikan nafsu birahinya saat melihat tubuh anaknya sendiri. Keduanya selama ini memang tinggal serumah bersama ibu korban.

“Pelaku itu terangsang katanya melihat korban,” ujar Adnan didampingi Kapolsek Kelumpang Hilir, AKP Nur Alam, Nur Alam kepada apahabar.com.

Setiap kali melancarkan aksinya, pelaku selalu berhasil mencari celah. Ia menunggu sang istri tidur.

Saat kondisi telah aman, ia lantas mulai menyetubuhi anaknya sendiri yang juga sedang tertidur pulas.

“Jadi, pengakuannya, pelaku dan korban ini ternyata sering tidur satu kamar,” ucapnya.

Perbuatan amoral FF terungkap saat ibu kandung korban memergokinya.

FF disetubuhi di sebuah barak karyawan, Desa Serongga Pondok dua, Kecamatan Kelumpang Hilir.

Pelaku kepergok mencabuli anak tirinya yang kini sudah duduk di bangku SMA sekitar pukul 04.00.

Tak terima anak kandungnya diperlakukan demikian, si ibu nekat melapor ke Mapolsek Kelumpang Hilir, Selasa kemarin.

“Saat ini, si ayah atau tersangka sudah kami amankan, untuk diproses hukum lebih lanjut,” katanya.

Pelaku dijerat dengan pasal 81 Ayat (2) UU RI No 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 01/2016 tentang Perubahan kedua atas UU 23/2002 tentang Perlindungan anak. Pelaku terancam pidana penjara selama 15 tahun.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Diprotes! Mobil Dinas Baru Wakil Rakyat Kalsel Rp 1,8 Miliar Bukan untuk Gagah-gagahan
apahabar.com

Kalsel

RSUD Ulin Punya 10 Ruang Isolasi Suspect Corona
apahabar.com

Kalsel

Berpotensi Gelombang Tinggi, BMKG Peringatkan Angkutan Air
apahabar.com

Kalsel

Maret, Pemkab HSS Bakal Terapkan Sistem Absensi Finger Print
Narkoba

Kalsel

Mantap! Polsek Tapin Utara Bekuk Kurir Sabu 9,14 Kg asal Kalbar
apahabar.com

Kalsel

CPNS di Banjarbaru Ambil Kartu Peserta Meski Waktu Seleksi Belum Jelas
apahabar.com

Kalsel

Cabup Balangan H Ansharuddin Jadi Khatib Salat Jumat di Masjid Ar Raudah Juai
apahabar.com

Kalsel

Berkas Lengkap, Eks Pemred Banjarhits Pindah Tahanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com