Resmikan Pabrik Bio Diesel di Tanah Bumbu, Jokowi Bakal Naik Helikopter Sisihkan 20 Peserta, 3 Barista Banjarbaru Sabet Gelar Juara Brewers Cup 2021 Terungkap, Penyebab Kematian Ibu Muda di Hotel Berbintang Banjarmasin Ribuan Gram Sabu hingga Ratusan Butir Ekstasi di Banjarmasin Dimusnahkan BREAKING! Tim Advance Pak Jokowi Tiba di Bandara Syamsudin Noor

Over Kapasitas, IRD RSKD Balikpapan Tak Terima Lagi Pasien Covid-19

- Apahabar.com     Senin, 5 Juli 2021 - 13:55 WITA

Over Kapasitas, IRD RSKD Balikpapan Tak Terima Lagi Pasien Covid-19

Spanduk pemberitahuan RSKD tidak menerima lagi pasien Covid-19 lantaran kamar terisi penuh. apahabar.com / istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Kondisi penularan Covid-19 di Kota Balikpapan, Kaltim tak terbendung lagi.

Setiap harinya penambahan kasus sebanyak 190 an ke atas pasien positif.

Alhasil membuat ketersediaan kamar di rumah sakit rujukan terisi penuh.

Bahkan di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan tak bisa lagi menerima pasien Covid-19, lantaran over kapasistas.

Setiap harinya pasien Covid-19 terus berdatangan.

Pihak RSKD Balikpapan lantas memasang papan pengumuman di depan ruangan Instalasi Rawat Darurat (IRD) karena tidak menerima pasien lagi.

“Iya benar, instalasi rawat darurat (IRD) terpaksa menerapkan sistem buka tutup. Jika pasien sangat penuh didalam ruangan darurat, melebihi kapasitas,” kata Direktur RSKD, Edi Iskandar kepada apahabar.com.

Pasien yang datang langsung diarahkan ke rumah sakit lain yang masih tersedia kamar atau ruangan untuk pasien Covid-19.

Ia mengatakan dihentikannya sementara penerimaan pasien tersebut agar tenaga kesehatan (nakes) di RSKD tidak kewalahan.

“Langkah tersebut diambil supaya nakes dapat memberikan pelayanan kepada pasien dengan lebih baik, sesuai standar pencegahan penyakit infeksi dan menjaga para nakes agar tidak kelelahan dalam bekerja,” ungkapnya.

Saat ini kapasitas di RSKD sudah sangat penuh, yakni sebanyak 250 pasien tengah dirawat.

Bahkan ruang ICU turut terisi penuh yakni sebanyak 30 pasien.

Ditanya bagaimana dengan antrian pasien yang ingin dirawat, Edi mengatakan saat ini belum ada antrian.

Sebab pihaknya langsung mengarahkan ke rumah sakit lain. Hanya saja ia akan mempertimbangkan jika ada pasien yang benar-benar darurat penanganan.

“Tapi kami akan mempertimbangkan jika yang benar-benar emergency saja yang diterima,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty menyebut semau rumah sakit rujukan sudah penuh.

“Bahkan hanya tersisa satu tempat tidur di RSPB dan 2 di RS Medika,” ujarnya, Senin (5/7).

Ada 11 rumah sakit yang jadi rujukan untuk pasien Covid-19 di Balikpapan.

1. RS Kanujoso Diatiwibowo
2. RSUD Baiman
3. Siloam Hospital
4. RS Pertamina Balikpapan
5. RS Hardianto
6. RS Restu Ibu
7. RS Bhayangkara
8. RS Balikpapan Baru
9. RS Hermina
10. RS TK IV Lanud Dhomber
11. RS Medika Utama Manggar

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

17 April Libur Nasional, Wagub Hadi: Bukan untuk Berwisata tapi Nyoblos
apahabar.com

Kaltim

Kalimantan Timur Komit Tolak Penambangan Liar

Kaltim

Membludak, Antrean Vaksinasi di Balikpapan Munculkan Kerumunan
BNNK Balikpapan

Kaltim

Bongkar Narkoba di Baru Ulu, BNNK Balikpapan Tetapkan Satu Tersangka
Wawali Kota Balikpapan

Kaltim

Merasa Dirugikan, Mantan Wawali Kota Balikpapan Siap Ajukan PK
Kesetrum

Kaltim

Perbaiki Atap Rumah, Seorang Kuli di Balikpapan Kesetrum hingga Kritis 
Vaksin di Balikpapan

Kaltim

Penjualan Vaksin di Balikpapan Terendus, Dinkes: Izin Klinik Akan Dicabut
Curi Kabel

Kaltim

Diduga Mau Curi Kabel, Pria Misterius Tewas Terjatuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com