BREAKING! Gugatan Jilid II Denny Indrayana Rontok, MK Kuatkan Kemenangan BirinMu Coffee Shop Banjarmasin Dibobol Maling, Terekam CCTV Pelaku Telanjang Bulat PPKM Level IV, Covid-19 di Banjarmasin-Banjarbaru Malah Naik…. LEGAWA! Tim H2D Ucapkan Terima Kasih ke Warga Kalsel MK Jelaskan Insiden Cegat Mobil di Gugatan Jilid II Denny Indrayana

Pakar ULM: Tetap Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 di Banjarmasin

- Apahabar.com     Selasa, 13 Juli 2021 - 21:58 WITA

Pakar ULM: Tetap Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 di Banjarmasin

Ilustrasi. Foto-Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Penambahan kasus positif Covid-19 di Banjarmasin meningkat hari ini, Selasa (13/7).

Meminjam data dari Dinkes Kalsel, penambahan kasus positif naik secara signifikan dari hari sebelumnya.

Senin (12/7), jumlah penambahan kasus positif Covid-19 untuk Ibukota Provinsi Kalsel tercatat 1 kasus. Namun pada Selasa (13/7), penambahan loncat ke 135 kasus.

“Ini belum pernah terjadi,” ujar Tim Pakar Covid-19 Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Hidayatullah Muttaqin kepada media ini.

Muttaqin meminta khususnya kepada Pemkot Banjarmasin agar menjadikan lonjakan kasus ini sebagai peringatan.

Pemkot harus ekstra hati-hati dalam mengambil kebijakan, salah satunya soal Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.

“Pertambahan 135 kasus baru hari ini adalah yang paling tinggi sepanjang sejarah pandemi Covid-19 Banjarmasin,” kata Dosen Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan ULM itu.

Selain 135 kasus di Banjarmasin penambahan kasus positif juga terjadi di Barito Kuala sebanyak 65 kasus, Banjarbaru 26 kasus, Tanah Bumbu 16 kasus, Kotabaru 14 kasus.

Kemudian Tanah Laut 12 kasus, Tabalong 11 kasus, Tapin 7 kasus, Balangan 6 kasus, Banjar 5 kasus, Hulu Sungai Tengah 5 kasus, Hulu Sungai Selatan 4 kasus, terakhir Hulu Sungai Utara 1 kasus. Sehingga total menjadi 307 kasus.

Lalu untuk sembuh, Tanah Laut 41 orang, Tanah Bumbu 14 orang, Banjar 11 orang, Kotabaru 5 orang, Barito Kuala 3 orang, Hulu Sungai Utara 3 orang, Hulu Sungai Tengah 2 orang, dan Tabalong 2 orang, sehingga total yang sembuh sebanyak 85 orang.

Terakhir yang meninggal dunia, Tanah Bumbu 3 orang dengan rentang waktu 12-13 Juli, Kotabaru 1 orang pada 12 Juli dan Balangan 1 orang pada 7 Juli.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

HUT ke-48

Kalsel

HUT ke-48, PAC PDI Perjuangan Banjarmasin Selatan Soroti Budaya Sungai dan Lingkungan

Kalsel

Ketua DPRD Kalsel Enggan Temui Massa Tolak UU Cipta Kerja, Ini Alasannya
apahabar.com

Kalsel

Ciptakan Banjarmasin Kondusif, TNI Razia Balap Liar
apahabar.com

Kalsel

Alat Pengukur Kualitas Udara di Banjarmasin ‘Menyesatkan’
Denny

Kalsel

Sengketa Pilgub Kalsel: Denny Tambah Alat Bukti, Supian HK Makin Bingung
apahabar.com

Kalsel

Sudian Noor Ingin Tanbu Punya Satu Portal Data Akurat
apahabar.com

Kalsel

Personel Polsek Satui Sosialisasikan Dampak Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com