BREAKING! Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas

Pascarilis Notulen Rapat The Fed, Rupiah Melemah

- Apahabar.com     Kamis, 8 Juli 2021 - 13:06 WITA

Pascarilis Notulen Rapat The Fed, Rupiah Melemah

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto: CNBC Indonesia

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (8/7) pagi melemah.

Pelemahan rupiah terpantau pascarilis notulen rapat bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve.

Pada pukul 9.44 WIB, rupiah terkoreksi 61 poin atau 0,42 persen ke posisi Rp 14.544 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.483 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan rupiah masih berpotensi melemah hari ini terhadap dolar AS mengikuti pelemahan nilai tukar regional terhadap dolar AS yang terlihat pagi ini.

“Notulen rapat kebijakan moneter bank sentral AS dini hari tadi menunjukkan kemungkinan The Fed akan melakukan tapering atau pengurangan pembelian aset, terutama surat berharga kredit perumahan, lebih cepat,” ujar Ariston dilansir Antara, Kamis.

The Fed menunjukkan bahwa kondisi sektor perumahan AS telah membaik. Porsi surat berharga kredit perumahan dalam pembelian aset bulanan The Fed adalah 40 miliar dolar AS dari total 120 miliar.

Selain itu, situasi kenaikan kasus baru Covid-19 karena varian delta juga sudah menjadi kekhawatiran pelaku pasar global.

“Ini juga mendorong pasar masuk ke dolar AS mencari aset aman,” kata Ariston.

Pada Rabu (7/7) kemarin, jumlah kasus baru Covid-19 di Tanah Air mencapai 34.379 kasus, rekor baru selama pandemi dan ketiga tertinggi di dunia, sehingga total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 2.379.397 kasus.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi bergerak melemah ke kisaran Rp 14.550 per dolar AS dengan potensi support di kisaran Rp 14.450 per dolar AS.

Pada Rabu (7/7) lalu, rupiah ditutup melemah 13 poin atau 0,09 persen ke posisi Rp 14.483 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.470 per dolar AS.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Arutmin

Ekbis

Izin Tambang PT Arutmin Indonesia Habis, ESDM Kalsel Tak Berkutik
apahabar.com

Ekbis

Libur Natal dan Tahun Baru, BI Siapkan Uang Tunai Rp 105 Triliun
apahabar.com

Ekbis

Merebaknya Virus Corona Bakal Hantam Ekonomi Singapura
apahabar.com

Ekbis

Bank Royal Ganti Nama Jadi Bank Digital BCA
apahabar.com

Ekbis

Hingga Oktober 2019, BRI Telah Salurkan Rp83,3 Triliun KUR
apahabar.com

Ekbis

Lanjutkan Tren Positif, Rupiah Dibuka Menguat 51 Poin
Harga Minyak

Ekbis

Jelang Rilis Data Persedian AS, Harga Minyak Sedikit Melemah
apahabar.com

Ekbis

Senin Pagi, Rupiah Menguat 0,28%
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com