Cuaca Kalsel Hari Ini: Waspada! Hujan Petir Melanda Hampir Seluruh Wilayah Update Banjir Kalsel: Sudah 6 Kabupaten Terdampak! Parah, Empat Titik Longsor Sempat Tutup Akses Utama Loksado-Kandangan UPDATE Tinggi Air Jelang Puncak Banjir HST BREAKING! Bupati HST Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir

Pembatasan Mobilitas di Kalsel, Pemprov Gerak Cepat Petakan 13 Titik

- Apahabar.com     Kamis, 1 Juli 2021 - 14:21 WITA

Pembatasan Mobilitas di Kalsel, Pemprov Gerak Cepat Petakan 13 Titik

Pemprov Kalsel siap memberlakukan pembatasan dan pengendalian mobilitas sesuai instruksi Mabes Polri. Foto saat gelaran PSBB di Kertak Hanyar: Dok apahabar.com

Pembatasan mobilitas adalah metode yang sudah dilaksanakan di 10 ruas jalan di ibu kota. Di Jakarta, polisi menutup akses keluar masuk jalan kecuali untuk warga setempat, mobil layanan kesehatan atau darurat. Penutupan dilakukan mulai pukul 21.00-04.00.

Sementara untuk pengendalian mobilitas, masyarakat masih bisa melintas, tapi jalan itu akan dikendalikan secara ketat. Umumnya polisi akan memberlakukan patroli bolak-balik menyasar titik rawan kerumunan.

Lantas, bagaimana dengan Kalsel? Muslim mengaku belum tahu teknisnya.

Yang pasti, dari 13 itu, 4 titik di antaranya sudah diketahui. Yakni 2 di perbatasan provinsi Kalsel-Kaltim.

Terkait anggaran yang bakal dikucurkan, Muslim pun masih akan menunggu petunjuk teknisnya dari kementerian.

Disinggung adakah sanksi bagi pelanggar jika nantinya pembatasan mobilitas ini diberlakukan? Muslim menjawab pasti.

“Tentu, setiap aturan yang dilanggar pasti ada konsekuensinya,” ujarnya lagi.

Lantas jika benar diterapkan, sampai kapan pembatasan tersebut dilakukan?

“Sesuai ketentuan aturan PPKM yang nanti dikeluarkan pusat, kami menyesuaikan,” pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, Polda Kalsel merasa perlu keterlibatan banyak pihak untuk menerapkan pembatasan mobilitas.

“Kalau Polda selalu siap, tapi enggak bisa berdiri sendiri,” ujar Karo Ops Polda Kalsel, Kombes Pol Moch Noor Subchan kepada apahabar.com, Rabu malam/

Lantas di mana saja titik pembatasan mobilitas?

Subchan mengatakan pihaknya masih perlu koordinasi.

“Perbatasan provinsi prinsipnya ada empat titik. Kalsel – Kalteng dua titik dan Kalsel Kaltim dua titik, apalagi di sana sedang tinggi,” ujar Subchan, Rabu (30/6).

Subchan bilang untuk sembilan titik lainya masih belum ditentukan. Pasalnya, perlu pertimbangan dan pemantauan situasi di masing-masing wilayah.

“Sementara yang sembilan belum. Melihat dari situasi Covid di masing-masing kota dan kabupaten. Menunggu perkembangan dan harus rapat koordinasi dulu,” imbuhnya.

Pun, waktu pelaksanaan masih belum ditentukan. Perlu koordinasi dengan semua pihak pemangku kepentingan.

Sedikit bocoran, bahwa untuk pembatasan dan pengendalian mobilitas itu tak jauh beda dengan pembatasan saat penyekatan Lebaran Idul Fitri lalu.

Di mana saat penyekatan saat lebaran lalu, pembatasan mobilitas dilakukan dengan syarat-syarat. Di antaranya harus mengantongi surat izin keluar masuk, hingga surat bebas Covid-19.

“Teknis persis seperti pembatasan waktu lebaran,” pungkasnya.

Siap-Siap! Kalsel Berlakukan Pembatasan Mobilitas, Totalnya 13 Titik

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjir Kalsel

Banjarmasin

Gugatan Korban Banjir Vs Gubernur Kalsel, Pemprov Sibuk Siapkan Tangkisan

Banjarmasin

Target Desember Rampung, Pembangunan Puskesmas Sungai Andai Banjarmasin Baru 19 %

Banjarmasin

Realisasi Vaksinasi Masih Rendah, Biddokkes Polda Kalsel Beri Catatan
PPKM Level IV

Banjarmasin

Anggaran Puluhan Miliar PPKM Level IV Banjarmasin, Batal Cair?
Rekostruksi

Banjarmasin

Rekonstruksi Pembunuhan di Belitung Banjarmasin, Pelaku Peragakan 18 Adegan
Banjarmasin

Banjarmasin

Jangan Panik, Oksigen di Banjarmasin Aman
Almazaya

Banjarmasin

Berprestasi di Tengah Pandemi, Ibnu Sina Sanjung Almazaya Islamic School
Banjarmasin

Banjarmasin

Nasib Remaja yang Hina-Ancam Polair di Banjarmasin Usai Disergap Tim Gabungan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com