BREAKING! Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas

Pemerintah Akan Beli 500 Ribu Kendaraan Listrik Hingga 2030

- Apahabar.com     Sabtu, 17 Juli 2021 - 21:41 WITA

Pemerintah Akan Beli 500 Ribu Kendaraan Listrik Hingga 2030

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Negara berencana membeli ratusan ribu unit kendaraan listrik untuk dipakai di instansi pemerintahan mulai tahun ini hingga 2030. Pembelian ini tujuannya membantu mengejar target total produksi kendaraan listrik di dalam negeri.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menjelaskan pemerintah menetapkan target produksi kendaraan listrik sebanyak 400 ribu unit mobil dan 1,76 juta unit motor pada 2025, kemudian meningkat menjadi 600 ribu unit mobil dan 2,45 juta unit motor pada 2030.

“Bersamaan dengan hal tersebut, untuk mempercepat popularisasi penggunaan EV [electric vehicle], pemerintah akan menetapkan peraturan tentang road map pembelian EV di instansi pemerintahan,” kata Agus dalam seminar online Investor Daily Summit 2021, dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (14/7).

“Dengan road map yang dirancang hingga 2030 tersebut diperkirakan pembelian kendaraan listrik roda empat akan mencapai 132.983 unit sedangkan untuk EV roda dua akan mencapai 398.530 unit,” katanya lagi.

Pembelian total mobil listrik dan motor listrik sebanyak 531.513 unit itu akan dilakukan secara bertahap mulai tahun ini. Menurut pemaparan materi Agus, pada tahun ini pemerintah berencana membeli 13.236 unit mobil listrik dan 39.883 unit motor listrik.

Rencana pembelian kendaraan listrik dari pemerintah ditanggapi oleh Lee Kang Hyun, COO Hyundai Motor Asia Pasific, yang mengatakan dapat menjadi bimbingan buat masyarakat selain dapat menambah penjualan.

“Ini memang seharusnya didorong dari pemerintahan. Jadi pemerintah sendiri memang harusnya membeli mobil listrik daripada konsumen, ini sebagai guidance, jadi memang market size bisa ditambah dan konsumen, dan juga investor, mereka juga bisa meningkatkan penjualan mobil listrik,” kata Lee.

Lee juga menganggap dorongan dari pemerintah Indonesia bisa menambah keyakinan para investor yang sudah menanamkan modal untuk pengembangan kendaraan listrik di dalam negeri.

“Kami harap pemerintah membeli banyak mobil listrik, dan bukan hanya perencanaan, harusnya memang masuk anggaran jadi biar pemerintah bisa mengganti dari ICE ke mobil listrik secepatnya. Dan ini sebagai dorongan kepada investor berinvestasi memproduksi mobil listrik di Indonesia,” kata Lee.

Hyundai Motor Company telah berinvestasi Rp21,8 triliun di Indonesia mulai 2019. Modal itu salah satunya digunakan untuk mendirikan pabrik di Bekasi yang akan mulai memproduksi mobil listrik pertama pada Maret 2022.

Hyundai juga sudah menjual dua mobil listrik di Indonesia, Kona Electric dan Ioniq Electric. Berbagai instansi pemerintahan sudah membeli Ioniq Electric sebagai mobil dinas pejabat, salah satunya Kementerian Perhubungan.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Dilaporkan Ustaz Adi Hidayat, Tagar Tangkap Eko Kuntadhi Bergema di Twitter!
apahabar.com

Nasional

2 Menteri Tertangkap, MPR: OTT Beruntun Bukti Revisi UU Tak Lemahkan KPK
apahabar.com

Nasional

Warganet China Boikot Drama Thailand karena Konten Corona
Prabowo

Nasional

Prabowo Siap Nyapres di 2024
apahabar.com

Nasional

Diduga Lompat dari Lantai 3 Kos, 2 Wanita Makassar Dites Urine
apahabar.com

Nasional

Jokowi Instruksikan Segera Evakuasi WNI di Hubei
FPI

Nasional

BREAKING NEWS: Pemerintah Resmi Bubarkan FPI
apahabar.com

Nasional

Pilu Pejuang Demokrasi di Kandangan: Tak Sempat Nikmati Uang Honor KPPS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com