BREAKING! Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas

Pemerintah Siapkan 300 Ribu Paket Obat Gratis untuk Masyarakat

- Apahabar.com     Selasa, 13 Juli 2021 - 22:42 WITA

Pemerintah Siapkan 300 Ribu Paket Obat Gratis untuk Masyarakat

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah memastikan semua masyarakat yang positif terinfeksi Covid-19 mendapat akses obat-obatan dan perawatan.

Hal itu disampaikan Koordinator PPKM Darurat yang juga Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Dia menyatakan pemerintah telah menyiapkan 300 ribu paket obat yang akan dibagikan secara gratis dan bertahap kepada masyarakat.

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi mengatakan paket obat-obatan tersebut dibagikan kepada pasien Covid-19 yang memiliki gejala ringan dan OTG.

“Paket akan disediakan oleh Kimia Farma dan pembagiannya akan dilakukan oleh Babinsa maupun Babinkamtibmas, berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan puskesmas setempat,” jelasnya saat menyampaikan perkembangan terkini terkait dengan implementasi PPKM Darurat, dikutip dari CNNIndonesia, Selasa (13/7).

Dedy menyebut TNI memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut. Rencananya, Presiden Joko Widodo sendiri yang akan melakukan peluncuran program obat gratis tersebut dalam pekan ini.

Pada kesempatan itu, Dedy kembali menegaskan tentang pentingnya mematuhi PPKM Darurat. Seraya mengingatkan kepada para pemimpin pemerintah daerah yang melaksanakan PPKM Darurat untuk mengatur dan mengupayakan agar mobilitas masyarakat turun 50 persen.

Kepada masyarakat, Dedy juga mengingatkan untuk tetap di rumah dulu. Sebisa mungkin dia mengimbau masyarakat menghindari atau membatalkan perjalanan keluar rumah.

“Pakai masker dobel jika harus keluar rumah, dan jauhi kerumunan. Pastikan cuci tangan secara rutin dan praktikkan protokol kesehatan secara disiplin,” kata Dedy.

Untuk program vaksinasi, Dedy menyampaikan sejumlah perkembangan yang cukup menggembirakan. Dimana hari ini Indonesia baru saja menerima tambahan suplai 1,4 juta dosis vaksin Sinopharm.

“Nanti malam, kita juga akan kedatangan 3,4 juta dosis vaksin Astrazeneca melalui fasilitas COVAX. Lusa, vaksin Moderna hasil kerja sama bilateral dengan Amerika Serikat juga akan kembali datang,” ujar Dedy.

Dedy mengatakan dalam satu pekan ini, Indonesia telah mendapatkan tambahan 17,8 juta vaksin. Sehingga menambah total vaksin yang dimiliki Indonesia menjadi lebih dari 130 juta, baik dalam bentuk vaksin jadi maupun bahan baku.

Dengan situasi tersebut, Dedy menyebutkan bahwa pemerintah optimistis target 2 juta suntikan per hari pada Agustus nanti bisa tercapai.

“Sasaran kita bisa memvaksinasi 208.265.720 orang, termasuk remaja usia 12-17 tahun, bukan lagi 181,5 juta orang. Semoga bisa tercapai pada awal tahun depan,” kata Dedy.

Karena itu, Dedy meminta masyarakat untuk segera divaksinasi. Termasuk orang tua dan lansia yang rentan harus divaksinasi.

“Juga orang dengan gangguan jiwa, penyandang disabilitas, keluarga prasejahtera, dan penduduk wilayah terpencil. Karena hingga saat ini, tingkat cakupan vaksinasi untuk lansia dan masyarakat rentan, masih rendah. Harus kita bantu bersama agar naik lebih tinggi,” ujar Dedy.

Diketahui hingga Selasa (13/7) pukul 12.00 WIB, telah dilakukan vaksinasi 52 juta dosis. Sebanyak 36,9 juta orang telah mendapatkan dosis pertama dan 15,1 juta orang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua. Untuk kalangan remaja 12-17 tahun, hingga kini telah ada 145.357 orang yang telah divaksinasi dosis pertama.

Sementara itu, untuk perkembangan kasus Covid-19 di tanah air, Dedy mengumumkan bahwa pada hari ini, terdapat 407.709 kasus aktif, dengan tambahan kasus baru sebanyak 47.899 orang, dan yang meninggal dunia sejumlah 864 orang.

Pemerintah menyatakan duka mendalam dan berdoa semoga mereka yang meninggal diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Sebagai penutup, Dedy mengingatkan kembali pesan Presiden Joko Widodo, “Hanya dengan langkah bersama, kita bisa menghentikan pandemi ini.”

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Digugat Investor Rp5 Miliar, Ustaz Yusuf Mansyur: Saya Nggak Lari

Nasional

Luhut Ingin Indonesia Jadi Destinasi Investasi Kendaraan Listrik
apahabar.com

Nasional

Kabar Duka, Pengusaha Bob Hasan Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Setelah Banjarmasin, Giliran Balikpapan Gempar Video Mesum Pelajar
Kapal Pesiar

Nasional

Kapal Pesiar Milik Pelni Disulap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19
apahabar.com

Nasional

Haul Guru Sekumpul, Ibu Melahirkan Dirujuk dengan Speed Boat
apahabar.com

Nasional

BMKG: Pernah Terjadi Tsunami di Selatan Jawa
Vaksinasi

Nasional

Usai Divaksin, Guru Honorer di Sulsel Merasa Lumpuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com