Lebarkan Sayap, bjb Sekuritas Rambah Investasi Pasar Modal Jabar Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Gugatan Jilid II Denny Indrayana Rontok, MK Kuatkan Kemenangan BirinMu Coffee Shop Banjarmasin Dibobol Maling, Terekam CCTV Pelaku Telanjang Bulat PPKM Level IV, Covid-19 di Banjarmasin-Banjarbaru Malah Naik….

Pemerintah Siapkan Rp4,97 T untuk Diskon Listrik

- Apahabar.com     Rabu, 21 Juli 2021 - 17:48 WITA

Pemerintah Siapkan Rp4,97 T untuk Diskon Listrik

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah menyiapkan anggaran stimulus listrik bagi masyarakat sebesar Rp4,97 triliun.

Stimulus ini berupa diskon tagihan listrik, pembebasan bantuan rekening minimum, hingga biaya abonemen atau biaya beban yang diberikan pada Juli sampai Desember 2021.

“Anggaran terdiri atas kuartal III 2021 sebesar Rp2,43 triliun dan kuartal IV 2021 sebesar Rp2,54 triliun,” ungkap Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/7).

Sebelumnya, pemberian stimulus kelistrikan hanya diperpanjang dari Januari-Juni ke Juli-September 2021, namun pemerintah memperpanjang lagi sampai akhir tahun dalam rangka pelaksanaan kebijakan PPKM Darurat. Maka dari itu, pemerintah memberikan anggaran tambahan lagi untuk stimulus kelistrikan ini.

Rida berharap perpanjangan stimulus kelistrikan ini bisa meringankan beban masyarakat dan dunia usaha di tengah pandemi covid-19 yang masih mewabah di Indonesia.

Kendati begitu, ia meminta masyarakat tetap menggunakan listrik secara hemat dan meningkatkan keamanan penggunaan listrik selama pandemi.

Sementara pada kuartal I dan kuartal II, total penerima stimulus kelistrikan mencapai lebih dari 32 juta pelanggan. Perpanjangan stimulus kelistrikan selanjutnya akan dilaksanakan oleh PT PLN (Persero).

“Kami selalu mendukung dengan menjalankan keputusan pemerintah untuk memberikan stimulus listrik bagi masyarakat kecil dan pelaku usaha yang terdampak covid-19,” ucap Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril.

Bob berharap perpanjangan stimulus listrik dapat mendorong produktivitas masyarakat dan pelaku usaha. Selain itu, turut meningkatkan daya beli masyarakat pada masa pandemi covid-19.

Lebih lanjut, perpanjangan stimulus kelistrikan sampai akhir tahun diberikan kepada pelanggan rumah tangga berkapasitas listrik 450 VA sebesar 50 persen dan pelanggan 900 VA sebesar 25 persen.

Lalu, pemberian pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pengguna listrik 40 jam menyala bagi pelanggan sosial, bisnis, dan industri. Sedangkan pembebasan biaya beban atau abonemen sebesar 50 persen berlaku untuk golongan sosial, bisnis, dan industri.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Indonesia Ingin Tiru Korsel Sukses Pemilu di Tengah Pandemi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Semua Penanganan Covid-19 Dibuat Berdasarkan Data Ilmiah
apahabar.com

Nasional

Tracing Anies dan Ariza, Dinkes DKI Jakarta: 24 Orang Positif Covid-19
Presiden Jokowi. Foto-Ist

Nasional

Akurasi Data Pemerintah Masih Rendah, Jokowi: Bansos Tumpang Tindih
apahabar.com

Nasional

Hari Raya Idul Fitri 1440 H Jatuh 5 Juni 2019
apahabar.com

Nasional

Menpar Ingin Pegunungan Meratus Jadi Geopark Internasional UNESCO
Gempa

Nasional

Gempa M 3,6 Terjadi di Waingapu Sumba Timur
apahabar.com

Nasional

Tiba di Jeddah, Presiden Jokowi Kenakan Ihram
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com