Duel Maut, Kakek Aniaya Tetangga hingga Tewas di Banjarmasin Terancam Hukuman Berat Ke Kalsel, Jokowi Tak Hanya Resmikan Jembatan Sei Alalak Prokes Dilonggarkan, Arab Saudi Hapus Aturan Jaga Jarak di Masjidil Haram Geger! Warga Hilir Kotabaru Temukan Mayat Bayi dalam Kardus Setelah Kakak, Sang Adik yang Hilang di Hampang Kotabaru Ditemukan Meninggal

Penerapan Atribut Kepangkatan, Biaya Dibebankan ke ASN Pemkot Banjarmasin

- Apahabar.com     Minggu, 4 Juli 2021 - 13:08 WITA

Penerapan Atribut Kepangkatan, Biaya Dibebankan ke ASN Pemkot Banjarmasin

Tambahan penghasilan pegawai sudah ada sejak era wali kota Muhidin. Foto ilustrasi: Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Atribut kepangkatan yang digunakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Banjarmasin secara resmi berlaku sejak awal Juli tadi.

Biaya pengadaan atribut kepangkatan mirip TNI dan Polri ini biayanya dibebankan kepada ASN itu sendiri. Praktis, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tak terlalu terbebani.

“Paling Rp 160 ribu. Tidak membebani APBD lah pokoknya,” ujar Plh Sekdakot Banjarmasin, Mukhyar.

Ia mengatakan bahwa penggunaan tanda pangkat pada PDH itu berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 11 Tahun 2020.

Pemkot sendiri baru akan mengodok surat edaran atau imbauan bagi ASN untuk menerapkannya.

“Belum ada sampai kesanksi. Jangan menunggu hukuman, kesadaran masing-masing aja lah,” ucapnya.

Untuk penjelasan tanda pangkat berdasarkan golongannya seperti pangkat pegawai golongan I dan II memiliki kesamaan bentuk yakni bintang.

Kemudian untuk pegawai golongan III dan IV juga mempunyai bentuk tersendiri.

Mukhyar mengatakan bahwa atribut kepangkatan ini digunakan selama PNS bertugas.

Mulai dari hari Senin hingga Selasa mengenakan seragam khaki. Lalu Rabu putih serta Kamis dan Jumat pakaian sasirangan.

“Meski ganti baju tetap mengenakan atribut kepangkatan,” pungkasnya.

Mukhyar menjelaskan kebijakan tersebut mulai berlaku dari 1 Juli kemarin. Pemkot mengeluarkan surat edaran (SE) bagi PNS menerapkan Permendagri nomor 11 tahun 2020 tersebut.

“Ini adalah intruksi dan perintah dari pak Wali Kota,” ucapnya.

Mirip TNI-Polri, ASN Banjarmasin Gunakan Tanda Pangkat Mulai 1 Juli

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

15 Pasien Covid-19 Tertahan di IGD RSUD Ulin, Satu Penderita Sempat Kabur
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Tanbu: 11 Sembuh, 8 Positif
apahabar.com

Kalsel

HPSN 2019, Kapolda Kalsel Bersihkan TPS di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

5 ASN Pemkot Banjarmasin Terinfeksi Covid-19, Amankah Bekerja?
KNPI Tabalong

Kalsel

Butuh Rp 60 Juta Jadi Ketum, KNPI Tabalong Dicap Antimeritokrasi
banjir hst

Kalsel

Pembersihan 12.500 Ton Sampah Pascabanjir di Barabai Terkendala BBM
apahabar.com

Kalsel

Mencopet di Pasar Sungai Gampa, Pria Pendatang Nyaris Digebuki Warga
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Tapin Mulai Telisik Dugaan Money Politics Oknum KPPS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com