Jokowi Tiba di Kalsel, Panggung Alalak Jadi Tontonan Warga BREAKING! Presiden Jokowi Tiba di Kalsel Jelang Peresmian, Jembatan Sei Alalak Belum Ditutup Total Kunjungi Tanbu, Warga Berharap Jokowi Ikut Tanam Mangrove di Pulau Burung Truk Terbalik di Balangan Belum Dievakuasi, 8 Jam Listrik Padam

Penerapan PPKM Darurat Balikpapan Hingga Peniadaan Sementara Salat Jumat Dapat Sorotan Ulama

- Apahabar.com     Kamis, 8 Juli 2021 - 00:53 WITA

Penerapan PPKM Darurat Balikpapan Hingga Peniadaan Sementara Salat Jumat Dapat Sorotan Ulama

FOTO: Pemerintah Kota Balikpapan mulai menerapkan PPKM darurat. Foto-Ilustrasi/Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menerapkan PPKM Darurat, Kamis (7/7) hari ini.

Penerapan PPKM Darurat Balikpapan mendapat sorotan dari sejumlah masyarakat dan ulama setempat.

Salah satunya ialah Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hamidiah Balikpapan, KH Muslih Umar.

Ia terkejut saat mengetahui salah satu poin di dalam PPKM Darurat tersebut ialah meniadakan sementara Salat Jumat berjamaah hingga 20 Juli nanti.

Dalam video pernyataannya yang beredar, Muslih mempertanyakan seberapa besar masjid menyumbang pasien Covid-19 jika dibandingkan dengan tempat lain, seperti mall, kantor hingga perusahaan dan pabrik.

Ia pun meminta Pemkot Balikpapan terbuka menyampaikan data Covid-19 untuk klaster masjid dengan perusahaan, mall dan tempat lain.

“Ini harus disampaikan agar masyarakat tahu, karena ada wacana peniadaan Salat Jumat. Kenapa harus masjid jadi sasaran? Saya tidak pernah mendengar perusahaan ditutup sementara. Makanya data harus dibuka ke masyarakat,” ungkap KH Muslih Umar.

Dalam video tersebut, Muslih tetap menghargai apa yang menjadi keputusan pemerintah.

Ia pun mengatakan akan mengikuti dan mentaati aturan dari pemerintah tersebut.

Hanya saja ia menyoroti dan mempertanyakan seberapa besar angka penularan Covid-19 di lingkungan masjid.

“Sekali lagi, saya mau tahu seberapa besar angka penularan Covid-19 di masjid,” ungkapnya.

Sebelumnya Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud mengatakan dihadapan awak media, penerapan PPKM Darurat mulai hari ini.

Hal ini pun telah dirapatkan malam tadi bersama unsur Forkopimda, MUI, FKUB dan lainnya.

“Jadi tadi baru kami bahas juga tentunya akan kami bahas juga dengan Forkopimda bersama dengan tokoh agama, FKUB, MUI dan beberapa yang terlibat untuk kita putuskan. Karena ini perintah berdasarkan surat yang kemarin kita terima bahwa Balikpapan masuk dalam PPKM Darurat,” katanya.

Selain itu tempat ibadah juga dibatasi. Di mana sebelumnya kapasitas masjid dibatasi 50 persen, kali ini hanya dibolehkan 25 persen saja.

Pun dengan pelaksanaan Salat Jumat berjemaah akan ditiadakan terlebih dahulu selama masa PPKM Darurat diterapkan.

“Kebijakan dari kita bukan menutup tapi meniadakan salat Jumat berjamaah dalam dua minggu ini. Bukan dilarang salat Jumat, kan bisa diganti dengan salat Dhuhur karena ini kan darurat. Nanti fatwa MUI juga ada. Kita sarankan anak-anak dan orang tua tidak salat di Masjid dulu,” tuturnya.

Besok Balikpapan Terapkan PPKM Darurat, Salat Jumat Ditiadakan

Ahmad Riyadi

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Longsor di Bawah Jembatan Mahkota 2, Pemancing Samarinda Menghilang
Test Antigen

Kaltim

Test Antigen Acak Temukan Satu Penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Positif
apahabar.com

Kaltim

Jamin Keandalan Listrik, PLN Siagakan Ribuan Petugas di Kaltimra
Covid-19

Kaltim

Kasus Covid-19 di Kaltim Bertambah 218 Orang

Kaltim

Jatanras Polda Kaltim Ringkus Jaringan Perampokan di Perumahan Elit Balikpapan
Rizal Effendi

Kaltim

Purna Tugas Jadi Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi Ingin Jadi Komika
Bertambah 6, Positif Covid-19 di Kaltim Jadi 17 Orang

Kaltim

Bertambah 6, Positif Covid-19 di Kaltim Jadi 17 Orang

Kaltim

Kapolri dan Panglima TNI ke Balikpapan, Minta Pasien Isoman Pindah ke Isoter
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com