Simpan Sabu di Dapur, Pemuda Kelumpang Tengah Kotabaru Ditangkap Catat Tanggalnya, BPJN Kalsel Tutup Jembatan Paringin Selama Perbaikan Jaringan Internet Telkom Down, Panitia Tes SKD CPNS HSS Tak Kehabisan Akal Ciaatt! Serunya Lomba Lawang Sakepeng Seni Bela Diri Dayak Ngaju di Kapuas Masih Berlangsung! Penggeledahan KPK di Kantor Dinas PUP HSU

Pengusaha Minta Tiga Hal Jika PPKM Level 4 Diperpanjang

- Apahabar.com     Minggu, 25 Juli 2021 - 13:22 WITA

Pengusaha Minta Tiga Hal Jika PPKM Level 4 Diperpanjang

Ketua Kadin Arsjad Rasjid. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid meminta tiga hal kepada pemerintah jika PPKM level 4 kembali diperpanjang.

Pertama, perusahaan berorientasi ekspor, sektor manufaktur, dan padat karya dapat beroperasi 100 persen.

“Industri esensial dan kritikal, berorientasi ekspor, manufaktur, padat karya, kalau perusahaan itu sudah melakukan vaksinasi dan tingkat protokol kesehatan yang baik, maka bisa beroperasi 100 persen,” ungkap Arsjad dalam Acara Deklarasi Melawan Covid-19, Minggu (25/7).

Hal ini perlu dilakukan agar roda perekonomian tetap berjalan. Sementara itu, untuk perusahaan yang bergerak di sektor non esensial tidak diharapkan bisa beroperasi 50 persen.

“Kalau yang indirect, itu tidak apa-apa, yang work from home (WFH) 10 persen-25 persen. Tapi, intinya bagaimana roda ekonomi tidak setop,” ujar Arsjad.

Kedua, UMKM diberikan insentif selama penerapan PPKM level 4. Namun, ia tak menjelaskan rinci insentif seperti apa yang dibutuhkan.

Ketiga, pemerintah mengizinkan pusat perbelanjaan kembali beroperasi. Hal ini agar sektor ritel bisa kembali berjalan.

“Harapannya mal-mal kalau sudah dilakukan vaksinasi pekerjanya dan kalau yang hadir bisa berikan surat bahwa sudah divaksin, harapannya tetap dibuka agar ritel bisa berjalan,” kata Arsjad.

Secara keseluruhan, ia mengaku mendukung pemerintah dalam menyelenggarakan PPKM. Namun, Arsjad mengingatkan bahwa roda perekonomian tetap harus bergerak.

“Roda ekonomi bukan hanya untuk usaha, tapi juga kami perhatikan dampak sosial. Ini agar menjaga teman-teman yang tidak ada tabungan bisa mendapatkan pendapatan untuk bisa hidup,” jelas Arsjad.

Dalam kesempatan yang sama, Arsjad melakukan deklarasi bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono untuk melawan pandemi covid-19.

Mereka berkomitmen untuk selalu mensosialisasikan pentingnya protokol kesehatan dan vaksinasi untuk mengakhiri pandemi ini.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ilham Bintang

Nasional

Soal Gugatan 100 Miliar, Hakim Sarankan Ilham Bintang Berdamai

Nasional

PPKM Darurat, Ojol Diminta Gunakan Sekat Pembatas Penumpang
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Diminta Larang Total Sedotan Plastik
apahabar.com

Nasional

Erupsi Gunung Merapi Masih Didominasi Gas
apahabar.com

Nasional

Izin Berobat, Suami Airin Suap Kalapas untuk Kencani Wanita di Hotel
apahabar.co

Nasional

Garang, F-16 TNI AU Baru Mampu Boyong Rudal Jarak Jauh
apahabar.com

Nasional

Polri Angkat Bicara Soal Viral Pria Ditilang di Puncak
apahabar.com

Nasional

BJ Habibie, Presiden RI Pertama yang Dimakamkan di TMP Kalibata
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com