Duduk Perkara Viral Wanita Kurau Dibegal hingga Pingsan Depan Basarnas Banjarbaru Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang Detik-Detik Laka Maut Sepagar Kotabaru yang Tewaskan Reski dan Ibunya

Penumpang Kapal Banjarmasin Harus Tunjukkan Bukti Negatif Covid-19

- Apahabar.com     Selasa, 6 Juli 2021 - 10:57 WITA

Penumpang Kapal Banjarmasin Harus Tunjukkan Bukti Negatif Covid-19

ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin siaga mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Kesiagaan itu di antaranya diberlakukannya pengetatan masuknya warga lain ke Banjarmasin, khususnya warga dari kawasan Jawa dan Bali yang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Pemkot Banjarmasin memutuskan melakukan pengetatan di pintu masuk kota. Jalur laut Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menjadi prioritas utama.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Machli Riyadi menerangkan, bagi menumpang kapal laut akan diperiksa secara menyeluruh.

Pemeriksaan meliputi penumpang harus menunjukkan surat hasil Swab PCR negatif. Atau minimal, surat hasil rapid test antigen dengan hasil negatif yang dibuat sehari sebelum keberangkatan menuju Banjarmasin.

“Ini berlaku tidak hanya untuk penumpang. Tapi juga anak buah kapal atau ABK. Keputusan ini juga diamini oleh pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan atau KKP,” ujarnya.

Machli menekankan bahwa penumpang dilarang masuk ke ibukota Provinsi Kalsel. Ini jika terdapat penumpang yang tidak bisa menunjukan surat bebas Covid-19.

Apalagi angka Covid-19 di Kota Banjarmasin juga menunjukan peningkatan. Dari sebelumnya hanya 83 kasus, menjadi 110 kasus aktif, setelah sepekan.

“Pengetatan berjalan selama 24 jam. Ini sudah menjadi komitmen bersama. Tanpa melakukan pengetatan, kami khawatir kecolongan. Sehingga potensi penularan bisa saja terjadi,” ucapnya.

Lebih rinci,  pengetatan dimulai setelah adanya surat edaran (SE) dari Wali Kota Banjarmasin dibuat. Ia memastikan SE tersebut akan keluar pada pekan ini.

Ditanya apakah pengetatan juga dilakukan di pintu masuk lainnya, semisal di jalur jalur darat.

Terkait hal itu, Machli mengatakan pengetatan di jalur darat, ada pada wewenang Pemerintah Provinsi Kalsel. Dan itu menurutnya dilakukan di perbatasan antar provinsi.

“Sedangkan di bandara, itu sudah jelas. Baik yang hendak berangkat maupun yang datang, wajib menunjukan surat hasil Swab Tes PCR dengan hasil negatif,” tuturnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Banjarmasin

Buronan Melawan, Polisi di Banjarmasin Hilang Ditelan Arus Sungai Martapura
Naik Pitam Disuruh Baca 9 Tuntutan Mahasiswa

Banjarmasin

Ketua DPRD Kalsel Sempat Naik Pitam Disuruh Baca 9 Tuntutan Mahasiswa
Polresta Banjarmasin

Banjarmasin

Satresnarkoba Polresta Banjarmasin Musnahkan Sabu dan Ineks
BPK

Banjarmasin

Antisipasi Banjir! Ibnu Sina Rangkul BPK se Banjarmasin, Bersihkan Sungai Hingga Drainase
Kalsel

Banjarmasin

Pak Kapolri, Mata Ketiga Polantas Belum Efektif di Kalsel
Banjarmasin

Banjarmasin

Jam Malam, Sejumlah Cafe di Banjarmasin Didatangi dan Disuruh Tutup

Banjarmasin

Breaking News!! Api Berkobar di Belda Banjarmasin
Banjarmasin

Banjarmasin

Save KPK Jilid III, Mahasiswa Kalsel Mulai Banjiri Taman Kamboja
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com