BREAKING! Gugatan Jilid II Denny Indrayana Rontok, MK Kuatkan Kemenangan BirinMu Coffee Shop Banjarmasin Dibobol Maling, Terekam CCTV Pelaku Telanjang Bulat PPKM Level IV, Covid-19 di Banjarmasin-Banjarbaru Malah Naik…. LEGAWA! Tim H2D Ucapkan Terima Kasih ke Warga Kalsel MK Jelaskan Insiden Cegat Mobil di Gugatan Jilid II Denny Indrayana

Perangi Covid-19, 1,4 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Tiba di Tanah Air

- Apahabar.com     Jumat, 16 Juli 2021 - 17:52 WITA

Perangi Covid-19, 1,4 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Tiba di Tanah Air

Ilustrasi vaksin Covid-19 produk Sinopharm. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Sebanyak 1,4 juta dosis vaksin Sinopharm, tiba di tanah air, Jumat (16/7) siang.

Jumlah yang setara dengan 704 vial vaksin Covid-19 itu akan digunakan untuk program Vaksinasi Gotong Royong.

“Ini adalah tahap keempat rangkaian kedatangan vaksin Sinopharm yang merupakan bagian dari Vaksin Gotong Royong yang dilaksanakan Kimia Farma bekerja sama dengan Sinopharm,” kata Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury dilansir Antara, Jumat.

Sebanyak 1,4 juta dosis vaksin Sinopharm itu tiba dengan dibawa pesawat Garuda Indonesia nomor GA 891.

Dengan kedatangan hari ini, maka total sudah tiba sebanyak 4,316 juta dosis vaksin Sinopharm di Indonesia.

Pahala mengatakan akan ada ada satu kedatangan lagi dalam waktu dekat. Yakni sebanyak 1,184 juta dosis pada Senin (19/7) mendatang, dan 2 juta dosis pada pekan terakhir Juli.

Dengan demikian, pada bulan ini rencananya Indonesia akan menerima 6 juta vaksin Sinopharm.

Jumlah tersebut merupakan bagian dari kontrak pasokan vaksin antara Kimia Farma dengan Sinopharm sebesar 15 juta dosis vaksin untuk kebutuhan vaksinasi Gotong Royong.

“Dan merupakan bagian dari target mengamankan dan menyuntikkan 20 juta dosis lewat opsi vaksin Gotong Royong pada tahun 2021 ini,” ujarnya.

Vaksinasi Gotong Royong merupakan pilihan atau opsi tambahan mengakses vaksin bagi korporasi, karyawan, keluarga, dan yang terkait, untuk mendukung tercapainya target vaksinasi nasional sebanyak 2 juta dosis per hari.

Target tersebut dipatok demi tercapainya herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Juga membantu Warga Negara Asing yang bertugas atau tinggal di Indonesia, agar mereka juga bisa terlindungi,” ujar Pahala.

Pahala menegaskan pengadaan vaksin untuk Vaksinasi Gotong Royong tidak menggunakan APBN baik untuk pembelian vaksin maupun pengiriman dan
pelaksanaan vaksinasinya.

Program tersebut digulirkan murni dengan semangat gotong royong untuk meringankan beban pendanaan pemerintah.

Pahala juga menegaskan jenis vaksinnya pun tidak menggunakan vaksin untuk program pemerintah, ataupun vaksin hibah dari negara sahabat atau dari skema hibah multilateral seperti hibah 500.000 dosis vaksin Sinopharm dari pemerintah Uni Emirat Arab, maupun vaksin dari skema GAVI-COVAX.

“Kehadiran vaksin Sinopharm ditambah vaksin merek lainnya yang telah tiba dan akan tiba nantinya menjadi bukti bahwa ketersediaan vaksin di Indonesia aman,” ujarnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Demi Keadilan, Rizieq Rela Dipenjara untuk 6 Laskar FPI yang Tewas
apahabar.com

Nasional

Polda Kalsel Berduka: Terima Kasih Brigadir Pol Arie.!! Jasamu Dikenang
apahabar.com

Nasional

Libur Panjang, 254.673 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Lewat Tol Cikampek

Nasional

165 Ribu Karyawan Disuntik Vaksin Gotong Royong Tahap I
apahabar.com

Nasional

AirNav: Balon Udara Liar Bahayakan Keselamatan Penerbangan
apahabar.com

Nasional

Malaysia Lacak 5.000 Warganya Usai Positif Corona di Masjid
apahabar.com

Nasional

Beri Bantuan Modal Kerja, Presiden Jokowi Minta Pedagang untuk Bertahan
apahabar.com

Nasional

Sahkan UU Cipta Kerja, Gedung DPR Dijual Murah di Tokopedia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com