Hari Ini, Belasan Pasien Covid-19 Tanah Bumbu Sembuh! Khawatir Ada Korban, Warga Kotabaru Ramai-Ramai Tangkap Buaya Liar Banjarbaru Masuk PPKM Level IV, Wali Kota Tunggu Instruksi Presiden Komisi VII DPR-RI Kunjungan Kerja ke PLN Palangka Raya Skenario Jika Kalsel Terapkan PPKM Level III: Serba Terbatas!

Pilih Terima Pesangon, Ratusan Karyawan PAMA Tabalong Resmi di-PHK

- Apahabar.com     Rabu, 21 Juli 2021 - 10:42 WITA

Pilih Terima Pesangon, Ratusan Karyawan PAMA Tabalong Resmi di-PHK

Ilustrasi karyawan perusahaan. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) secara resmi memutus hubungan kerja ratusan karyawannya.

Karyawan yang di-PHK berasal dari Tabalong, Kabupaten Balangan, Kabupaten Barito Timur, dan sekitarnya.

“Untuk proses rasionalisasi, terdaftar ada 854 karyawan yang di-PHK,” jelas CSR Manager PT PAMA, Ono Karno, usai acara penyerahan hewan kurban di teras kantor Setda Tabalong, baru-baru ini.

Seperti diketahui, kontrak kerja sama antara PT Adaro Indonesia dengan PT PAMA akan berakhir pada 31 Juli 2021. Kondisi ini berdampak pada nasib kurang lebih 2.800 yang terancam kehilangan pekerjaan.

Ono Karno menjelaskan sebelum memberikan keputusan soal PHK, pihaknya memberikan sejumlah opsi kepada karyawan.

Karyawan, kata dia, diberikan hak memilih untuk tetap bergabung, membuka usaha sendiri, dan sejumlah opsi lainnya.

Namun, ratusan karyawan memilih untuk tidak bergabung lagi dengan PT PAMA, sehingga pihak perusahaan melakukan PHK.

Lantas, berapa besar pesangon yang diberikan kepada ratusan karyawan tersebut?

Ono Karno menjelaskan pesangon yang didapat bervariasi, sesuai dengan masa kerjanya.

“Jika masa kerjanya puluhan tahun, pesangon dikali tiga, ditambah dengan BPJS Ketenagakerjaan dan lain-lain. Ada yang mencapai miliaran rupiah,” beber Ono.

Setelah memilih di-PHK, perusahaan tidak melepas begitu saja. PT PAMA akan mendata apakah eks karyawannya memiliki usaha atau tidak.

Bagi yang mempunyai usaha mikro kecil menengah (UMKM), perusahaan akan mendukung membuat kemasan, perizinan, sertifikat halal hingga sertifikat Balai POM. Sementara yang tidak mempunyai usaha akan dibina dari awal.

Para karyawan yang di PHK juga diberikan pengetahuan cara mengelola keuangan, sehingga uang hasil pesangon dapat digunakan dengan tepat.

“Dengan demikian, karyawan PAMA yang di PHK tidak akan menambah pengangguran di Tabalong dan sekitarnya,” jelas Ono.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

VIDEO: Detik-Detik Evakuasi Pekerja Proyek Jembatan HKSN Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Tolak Omnibus Law, Demo Mahasiswa di DPRD Kalsel Diwarnai Adu Mulut
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Curanmor, Polisi Amankan Tarawih di Masjid Jami Surgi Mufti
apahabar.com

Kalsel

Operasi Yustisi TNI-Polri di Pengaron, 7 Warga Terjaring Tak Kenakan Masker

Kalsel

Universitas Cahaya Bangsa Kalsel Lantik Jajaran Rektorat hingga Staf
apahabar.com

Kalsel

Disiplinkan Warga, Polda Kalsel Kerahkan Personil Gabungan
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Tanbu, Positif Bertambah
apahabar.com

Kalsel

Membahayakan Pengendara, Warga Berjaga di Jembatan Sungai Kupang HSS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com