BREAKING! Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas

Polisi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 6 Miliar

- Apahabar.com     Selasa, 13 Juli 2021 - 23:35 WITA

Polisi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 6 Miliar

Polres Pelabuhan Tanjung Priok gagalkan penyelundupan ekspor benur senilai Rp 6 M. Foto-dok.Polres Pelabuhan Tanjung Priok

apahabar.com, JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggagalkan penyelundupan ekspor benur ilegal, di Muara Angke, Jakarta Utara. Polisi mengamankan 61.398 ekor benur senilai Rp 6,1 miliar dari dua tersangka.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan kasus ini terungkap setelah pihaknya mendapat informasi soal rencana penyelundupan benur.

Tim opsnal dipimpin AKP David Kanitero kemudian melakukan observasi dan mendapati 2 mobil melakukan aktivitas mencurigakan pada Minggu (11/7) dini hari.

“Sekira pukul 01.05 WIB didapati 2 unit kendaraan yang mencurigakan sedang memindahkan sejumlah styrofoam dari mobil satu ke mobil lainnya,” ujar Putu dikutip dari detik.com, Selasa (13/7/2021).

Polisi kemudian menggeledah 2 mobil tersebut. Dari mobil tersebut ditemukan 11 boks styrofoam yang di dalamnya terdapat bungkusan plastik berisi benur.

“Ketika ditanyakan tentang surat-surat dan dokumen terkait barang tersebut kedua pemilik kendaraan tidak bisa menunjukkan,” kata Putu.

Selanjutnya dua pengemudi mobil diamankan ke Polsek Sunda Kelapa untuk diminta keterangan lebih lanjut. Dalam kasus ini polisi menetapkan 3 orang tersangka yaitu UJ, N dan RH.

Dari ketiga pelaku polisi menyita 11 boks styrofoam berisi benur, 2 unit mobil beserta STNK dan 12 boks fiber serta uang senilai Rp 1,65 juta.

Atas perbuatannya tersebut, ketiga tersangka dikenakan sanksi hukuman sesuai dengan Pasal 92 Jo Pasal 26 ayat 1 No. 11 Tahun 2020 dan Pasal 88 Jo Pasal 16 ayat 1 UU No. 31 Tahun 2004 dengan ancaman hukuman penjara paling lama 8 tahun.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Inisiatif Indonesia Kembali Sukses Gelar Asian Festival di Bulgaria
Covid-19 Indonesia

Nasional

Pecah Rekor Lagi! Kasus Covid-19 Indonesia Tambah 12.818 Hari Ini
apahabar.com

Nasional

Buntut Spanduk Ucapan Terima Kasih, Wali Kota Balikpapan Klarifikasi
apahabar.com

Nasional

Blokir Akses Internet di Papua, Presiden Dianggap Melanggar Hukum
apahabar.com

Nasional

Habib Bahar Ditahan, Ma’ruf Amin: Murni Penegakan Hukum
apahabar.com

Nasional

Di Sidang Umum PBB, Presiden Jokowi Kembali Tegaskan Mendukung Kemerdekaan Palestina
Harkitnas

Nasional

Hari Kebangkitan Nasional, Simak Pesan Presiden Jokowi
apahabar.com

Nasional

Bawa Ganja Cair, Warga Negara AS Diamankan di Kalbar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com