Hari Ini, Belasan Pasien Covid-19 Tanah Bumbu Sembuh! Khawatir Ada Korban, Warga Kotabaru Ramai-Ramai Tangkap Buaya Liar Banjarbaru Masuk PPKM Level IV, Wali Kota Tunggu Instruksi Presiden Komisi VII DPR-RI Kunjungan Kerja ke PLN Palangka Raya Skenario Jika Kalsel Terapkan PPKM Level III: Serba Terbatas!

PPKM Darurat Pekan Kedua, IHSG Naik 0,54 Persen

- Apahabar.com     Sabtu, 17 Juli 2021 - 08:16 WITA

PPKM Darurat Pekan Kedua, IHSG Naik 0,54 Persen

Pengendara sepeda motor melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta. Foto-Liputan6.com

apahabar.com, JAKARTA – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menguat di tengah sentimen Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali.

IHSG naik 0,54 persen menjadi 6.072,51 pada 12-16 Juli 2021 dari pekan lalu di posisi 6.039,84. Sementara itu, kapitalisasi pasar bursa menguat 0,20 persen dari Rp 7.187,63 triliun menjadi Rp 7.202,25 triliun. Demikian mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (17/7/2021).

Sedangkan, rata-rata frekuensi harian bursa turun 3,83 persen menjadi 1.155.902 transaksi dari pekan lalu 1.201.900 transaksi. Demikian juga penurunan dialami nilai transaksi harian BEI. Rata-rata nilai transaksi harian bursa menjadi Rp 10,47 triliun dari Rp 11,80 triliun pada pekan sebelumnya.

Kemudian rata-rata volume transaksi harian bursa melemah 15,99 persen dari 19,04 miliar saham menjadi 15,99 miliar saham. Investor asing mencatat nilai beli bersih Rp 74,52 miliar, sedangkan 2021, investor asing mencatatkan aksi beli bersih Rp 17,64 triliun.

Total Emisi Obligasi dan Sukuk

Selain itu, Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank BJB Tahap I Tahun 2021 yang diterbitkan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk resmi dicatatkan di BEI dengan nilai nominal obligasi sebesar Rp 1triliun.

Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk Obligasi ini adalah idA (Single A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2021 adalah 47 emisi dari 34 emiten senilai Rp50,31 triliun. Dengan pencatatan ini, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 470 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp426,69 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 125 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 153 seri dengan nilai nominal Rp4.222,46 triliun dan USD400,00 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp6,39 triliun.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

231 Fintech Lending Ilegal Diblokir, OJK: Kalsel Aman dari Fintech Ilegal
apahabar.com

Ekbis

Pemilu Selesai, Pengamat: Pasar Beri Respon Positif
Rupiah Menguat

Ekbis

Kekhawatiran Inflasi di AS Mereda, Rupiah Kembali Menguat
apahabar.com

Ekbis

Kembangkan Potensi Bisnis, Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris Danareksa
apahabar.com

Ekbis

Sri Mulyani: Indonesia Waspadai Dampak Pemakzulan Trump
apahabar.com

Ekbis

AS Tahan Suku Bunga, Rupiah Loyo
apahabar.com

Ekbis

Dipicu Sentimen Virus Corona, Rupiah Ditutup Melemah
apahabar.com

Ekbis

Di Ambang Kebangrutan, Pizza Hut Ajukan Perlindungan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com