Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024

PPKM Level IV di Pasar Tradisional Banjarmasin, Pengunjung Dominan Abai Prokes

Penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di Kota Banjarmasin mulai disosialisasikan sejak Senin lalu..
- Apahabar.com     Selasa, 27 Juli 2021 - 10:08 WITA

PPKM Level IV di Pasar Tradisional Banjarmasin, Pengunjung Dominan Abai Prokes

Petugas melakukan sosialisasi kebijakan PPKM level IV di sejumlah pasar tradisional Banjarmaisn. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di Kota Banjarmasin mulai disosialisasikan sejak Senin lalu (26/7). Terutama dilakukan di lingkungan pasar tradisional.

Petugas Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin menyasar Pasar Sudimampir Baru, Selasa (27/7).

Belasan personel tampak mensosialisasikan aturan-aturan yang ada di PPKM Level IV menggunakan pengeras suara.

Imbauan selama PPKM, pasar hanya menampung 50 persen dari kapasitas pengunjung.

Kemudian, pasar tradisional hanya diperkenankan buka hingga jam 8 malam dan tentu saja, menerapkan disiplin protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Sosialisasi tidak hanya menyasar pedagang. Tapi, juga pengunjung. Keduanya diingatkan agar menerapkan prokes ketat. Seperti pengenaan masker dan jaga jarak

Kendati demikian, tak dapat dipungkiri masih saja ada pedagang atau pengunjung, yang hanya mengenakan masker ketika melihat petugas.

Bila petugas sudah tak nampak dari pandangan, masker pun kembali diturunkan ke dagu, atau dilepas.

Kasi Pembinaan Disperdagin Banjarmasin, M Afriansyah membenarkan hal tersebut. Ia tentu sangat sangat menyayangkan hal tersebut.

“Pelanggaran yang banyak kami temui, soal mengenakan masker,” ujarnya.

Ditanya terkait menjaga jarak? Afriansyah mengaku tak bisa berbuat banyak selain hanya mengingatkan. Lantaran kondisi pasar tradisional yang memang sudah terlampau sempit.

“Tapi, kami tetap tekankan agar pedagang berupaya semaksimal mungkin menjalankan protokol kesehatan,” tambahnya.

Sedangkan untuk para pengunjung, Afri hanya meminta kesadaran dan kerja sama mereka. Namun alangkah baiknya, menurutnya pihak Kecamatan melalui Ketua Rukun Tetangga (RT), juga mensosialisasikannya.

“Agar ketika ke pasar, pengunjung bisa menjalankan prokes dengan ketat,” harapnya.

Ditanya apakah bakal ada sanksi bagi para pedagang atau pengunjung yang bebal? Afriansyah mengaku hanya menekankan upaya persuasif atau pembinaan. Alias, tak ada sanksi.

“Yang tidak punya masker, kami berikan masker,” tambahnya.

Selain itu, tak sedikit pengunjung yang tidak mengenakan masker padahal sudah dibagikan secara gratis sekaligus diberi edukasi terkait pelaksanaan protokol kesehatan.

“Karena kesadaran pengunjung masih rendah. Misalnya hari ini kita bagikan masker, besok tetap ada yang tidak memakai masker,” ungkapnya.

Karenanya, ia berharap proses sosialisasi tentang pemakaian masker ini bisa dilakukan mulai dari tingkat kelurahan yang menginstruksikan kepada Ketua RT di wilayahnya agar selalu menerapkan disiplin prokes, terutama dalam hal memakai masker.

Ia membeberkan, proses sosialisasinya itu sendiri dilakukan selama PPKM berlaku di Banjarmasin. artinya pihaknya siap turun ke pasar-pasar untuk selalu memberikan edukasi di masyarakat.

Bukan tanpa alasan, ia mengaku sering kali mendapat pengunjung pasar yang sengaja memakai masker dengan cara yang benar. Misalnya dengan meletakkan di dagu.

“Kalau kesadaran masyarakat sudah terbangun, otomatis mereka akan tertib bermasker ketika memasuki kawasan pasar,” imbuhnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, Kotabaru Tambah 1 Pasien Covid-19 asal Sebuku
apahabar.com

Kalsel

Kunjungi Kampung Tangguh di Tanbu, Kapolda Kalsel Ungkap 5 Strategi Penanganan Covid-19
Martapura

Kalsel

Cerita Tuna Wicara asal Martapura: Tak Libur Menggali Dua Kubur Demi Kemanusiaan
Cuncung Minta Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Dibentuk di Tingkat Desa

Kalsel

Cuncung Minta Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Dibentuk di Tingkat Desa
apahabar.com

Kalsel

KPU HST dan PPK Haruyan Terbukti Melanggar Administrasi
Asa Motoris Banjarmasin

Kalsel

Asa Motoris Banjarmasin Jelang Pembukaan Siring Piere Tendean
CPNS 2021

Kalsel

Hindari Joki, Seleksi CPNS 2021 Dirancang Superketat

Kalsel

Pelaku Tak Sempat Gunakan Senpi, Korban Rampok Kotabaru Jalani 100 Jahitan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com