Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Prabowo Temui Dirjen WHO di Swiss, Bahas Penanganan Pandemi Covid-19

- Apahabar.com     Kamis, 1 Juli 2021 - 08:43 WITA

Prabowo Temui Dirjen WHO di Swiss, Bahas Penanganan Pandemi Covid-19

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bertemu dengan Dirjen WHO Dr Tedros A Gebreyesus di kantor pusat mereka di Jenewa, Swiss. Keduanya disebut membahas beberapa agenda berkaitan dengan penanganan pandemi Covid-19.

“Menhan dan Dirjen WHO membahas beberapa agenda terkait penanganan pandemi Covid-19 dan isu keamanan kesehatan lainnya,” kata juru bicara Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak, seperti dilansir Detik.com, Kamis (1/7).

Dahnil mengatakan, dalam pertemuan yang berlangsung Rabu (30/06) itu Prabowo juga memberikan apresiasi kepada Tedros berkaitan dengan fungsi WHO sebagai wadah yang memfasilitasi koordinasi antar negara dan mitra untuk penanganan Covid-19. Tak hanya itu, Dahnil menyebut Prabowo juga membahas terkait upaya meningkatakan kapasitas keamanan kesehatan Indonesia.

“Salah satu yang diangkat Menhan adalah upaya meningkatkan kapasitas Indonesia terkait dengan keamanan kesehatan Indonesia khususnya peran Kementerian Pertahanan dan sumber daya pertahanan dalam menghadapi pandemi saat ini dan kesiapsiagaan Indonesia menghadapi kedaruratan kesehatan di masa yang akan datang,” ucapnya.

Dahnil mengatakan Pemerintah Indonesia, lewat Menhan Prabowo, memang berencana membangun center of excellence di bidang keamanan kesehatan pada tingkat provinsi. Dengan begitu, kata dia, keamanan kesehatan hingga penanganan pandemi di seluruh RS Militer di Tanah Air bisa lebih kuat lagi.

“Indonesia berencana membangun Center of Excellence di bidang keamanan kesehatan di tingkat provinsi. Inisiarif ini akan memperkuat kapasitas Indonesia dalam mendeteksi dan menangkal tantangan keamanan kesehatan di masa yang akan datang, dan akan terus memperkuat 110 RS Militer diseluruh Indonesia untuk penanganan pandemi,” ujarnya.

“Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terus menginisiasi upaya-upaya penguatan center of Excellence di Universitas Pertahanan Misalnya untuk memperkuat riset dan calon-calon Dokter Militer dan ahli-ahli biologi militer yang bisa menjadi kekuatan pertahanan kesehatan di masa yang akan datang, termasuk mendukung riset-riset penting bidang kesehatan yang dilakukan oleh dokter-dokter Militer di Rumah Sakit-Rumah Sakit Militer,” lanjutnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Cuaca Buruk, Helikopter Jokowi Batal Mendarat di Sukajaya
apahabar.com

Nasional

Libur Tambahan Wajib Disertai Perbaikan Kinerja PNS
apahabar.com

Nasional

Penggugat UU Cipta Kerja ke MK Tumbuh Subur, Mulai Karyawan hingga Pelajar
apahabar.com

Nasional

Jemaah Haji Tahun Ini Capai 2,4 Juta Jiwa, Asia Terbanyak
apahabar.com

Nasional

Empat Anak Tewas Tertimbun Tanah Galian, Tujuh Pekerja Ditahan

Nasional

Benarkah Depresi? Ibu Terduga Pembunuh Anak Kandung di Batu Benawa HST di Mata Warga
apahabar.com

Nasional

Babinsa Tewas di Bombana Dimakamkan di Kampung Halaman
apahabar.com

Nasional

Setelah Kiai Ma’ruf, Jokowi Jenguk Ustaz Arifin Ilham
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com