Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Pria ‘Didor’ di Banjarmasin Sempat Tantang Polisi Lalu Lintas

- Apahabar.com     Selasa, 13 Juli 2021 - 19:35 WITA

Pria ‘Didor’ di Banjarmasin Sempat Tantang Polisi Lalu Lintas

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Alfian Tri Permadi, angkat bicara tentang peristiwa penembakan di Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin Tengah, Selasa (13/7).

Ia menyebut keputusan polisi menembak pria tersebut karena melawan anggota Polantas, Banjarmasin.

Sebenarnya, kata dia, polisi sudah memberikan peringatan kepada pria tersebut. Namun, pria itu tak kunjung melepaskan senjata tajam dari tangannya.

Penembakan di Banjarmasin Tengah, Simak Keterangan Sejumlah Saksi Mata

“Pria tersebut sempat mengancam dan ingin menyerang petugas,” pungkasnya.

Untuk masalah kejiwaan pria tersebut, pihak terkait masih melakukan penyelidikan.

“Kita masih menerima laporan,” ucapnya.

Berdasarkan keterangan saksi mata, pria tersebut sempat mendatangi pos polisi di kawasan Pasar Antasari.

Pria diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) itu datang untuk menantang aparat kepolisian.

“Lama tidak membunuh orang, katanya,” ucap Mila menirukan ucapan pria tersebut.

Saksi mata lainnya, Ulah, melihat polisi yang sedang mengejar pria tersebut. Pria itu terlihat menghunuskan sebuah parang sepanjang kurang lebih setengah meter.

Polisi kemudian memberikan tembakan peringatan dua kali. Baru di peluru ketiga, polisi benar-benar menembak dan terkena kaki pria tersebut.

“Dia sempat berdiri terus terjatuh,” ujarnya.

Polisi kemudian mendatangi pria tersebut dan segera menjauhkan senjata tajam dari tempatnya terjatuh. Setelah itu, polisi mengangkat pria dengan kendaraan roda dua.

“Dibantu oleh tukang becak di sana, karena darahnya berceceran,” pungkasnya.

Saksi mata lainnya, Bani, menyebut orang tersebut menghunuskan sebuah parang dengan posisi keatas. Di belakangnya, beberapa polisi melakukan pengejaran.

“Kita takut. Lari juga ke belakang,” ucap pria 33 tahun ini.

Namun senjata tajam tersebut tidak juga dilepas. Alhasil, polisi menembakkan timah panas ke kaki warga tersebut.

“Sama polisi ditembak di kaki,” ujarnya.

Setelah ditembak, si pria tidak langsung jatuh. Dia sempat berjalan sebentar dan duduk di sekitar lokasi.

“Langsung dibawa ke RS Bhayangkara,” pungkasnya.

Sebelum ‘Didor’, Pria di Banjarmasin Tengah Diberikan Tembakan Peringatan

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Api Muncul di Ruang Spa, Karyawan Hotel Rattan Inn Berlarian

Banjarmasin

Realisasi Vaksinasi Masih Rendah, Biddokkes Polda Kalsel Beri Catatan
apahabar.com

Kalsel

Jelang Perekrutan Anggota Saka Bhayangkara, Polsek Bintang Ara Aktif Bersosialisasi
apahabar.com

Kalsel

Pasar Agrobisnis di Barabai Dinilai Salah Konsep, Begini Penjelasan Kadisdag

Kalsel

Satu Warga Binaan Rutan Kelas IIB Pelaihari Dapat Remisi Waisak
apahabar.com

Kalsel

Langgar Protokol Kesehatan di Kabupaten Banjar, 6 Warga Martapura Harus Terima Sanksi Ini
Duta Mall

Kalsel

Traffic Meningkat, Duta Mall Banjarmasin Antisipasi Prokes Jelang Libur Panjang
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Di-PSBB, TNI-Polri Perketat Perbatasan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com