Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang Detik-Detik Laka Maut Sepagar Kotabaru yang Tewaskan Reski dan Ibunya Kabar Duka, Mantan Atlet Panahan Putri Andalan Kalsel Tutup Usia

Prihatin Macet saat PPKM Darurat, Menkes: Mobilitas Warga Tak Terkontrol!

- Apahabar.com     Senin, 5 Juli 2021 - 13:41 WITA

Prihatin Macet saat PPKM Darurat, Menkes: Mobilitas Warga Tak Terkontrol!

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut lonjakan kasus Covid-19 saat ini lantaran mobilitas warga yang tinggi. Dia menyayangkan meski PPKM Darurat diberlakukan, namun di Jakarta tetap ada kemacetan.

“Di halaman selanjutnya yang juga sangat penting, karena saya tidak tampilkan di sini tapi semua ini terjadi karena mobilitas tidak terkontrol. Jadi kenaikan ini terjadi karena pergerakan masyarakat sulit diminta agar disiplin,” kata Menkes Budi Gunadi dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI, yang disiarkan YouTube DPR RI, Senin (5/7/2021).

Menkes Budi Gunadi menyoroti jalan di Jakarta yang macet hari ini meski sedang ada penerapan PPKM Darurat. Menkes menyinggung kemacetan Jakarta membuat sejumlah peserta rapat Komisi IX DPR RI terlambat hadir.

“Saya masih melihat di jalan-jalan di Jakarta sudah diimplementasi PPKM Darurat masih juga macet. Sampai beberapa teman-teman kita terlambat untuk hadir. Dan saya rasa memang ini yang sangat penting, tidak mungkin kita bisa mengontrol pandemi ini kalau kita tidak disiplin,” ujarnya.

PPKM Darurat, kata Budi, sesungguhnya untuk mengurangi mobilitas warga. Dengan berkurangnya mobilitas warga, diharapkan laju lonjakan kasus Covid-19 juga turun.

“Dengan adanya PPKM darurat 3-20 juli tujuan kita memang memang menghambat mobilitas. Mempersulit mobilitas agar kita bisa mengurangi laju pandemi ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, memasuki hari ketiga pelaksanaan PPKM Darurat di Jakarta, pemerintah menyekat sejumlah titik demi meminimalisir kerumunan. Nampaknya, hal tersebut malah menambah masalah baru, yaitu adanya kemacetan di sejumlah ruas jalan seperti di Jalan Raya Daan Mogot, Jakarta Barat.

Akibat tingginya jumlah pengendara yang melalui jalan tersebut polisi memutuskan akan mempertebal petugas jaga di Jalan Raya Daan Mogot. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo.

“Kami juga akan melakukan penebalan pasukan jika nanti adanya eskalasi peningkatan massa yang akan melintas,” ujar Ady dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/7).

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Masyarakat Meulaboh Ziarahi Kubur Korban Tsunami
Gibran

Nasional

Blusukan Usai Dilantik Jadi Wali Kota Surakarta, Simak Potret Gibran Putra Jokowi
apahabar.com

Nasional

Anggap Bawaslu Banjarbaru ”Tebang Pilih”, TKD Jokowi – Ma’ruf Amin Lapor ke Bawaslu Kalsel
BPP Hipmi

Nasional

BPP Hipmi Siapkan 40.000 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Kalsel
apahabar.com

Nasional

Belasan Gempa Susulan Terekam Pascagempa 7,1 SR

Nasional

Satgas IDI Minta Pemerintah Lockdown 2 Minggu
apahabar.com

Nasional

Gunung Merapi Alami 18 Kali Gempa Guguran

Nasional

Simpan Narkoba, Komika Coki Pardede Diciduk Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com