Kucurkan Miliaran Rupiah, PPKM Level IV Banjarmasin Tanpa Jam Malam Tok! Banjarmasin Esok PPKM Level IV, Berikut Ketentuannya Meninggal di Rumah, Guru Khalil Sempat Tak Sadarkan Diri Sejak Kamis Dikenal Karismatik, Alumni Ponpes Darussalam Sukses Jadi Bupati Banjar Kini Telah Tiada Ibnu Sina Ingin Penerapan PPKM Level IV Banjarmasin Lebih Humanis

PT SIS Adaro Vs Buruh di Tabalong, Sorotan Internasional Cuma Berbalas Saran

- Apahabar.com     Jumat, 9 Juli 2021 - 16:30 WITA

PT SIS Adaro Vs Buruh di Tabalong, Sorotan Internasional Cuma Berbalas Saran

Para buruh tak terima surat balasan mereka terkait permasalahan sanksi dan pemangkiran sepihak hanya berbalas saran. apahabar.com/Amin

apahabar.com, TANJUNG – Ratusan karyawan PT Saptaindra Sejati (SIS) site Adaro Mining Operation (Admo) tergabung dalam DPC FSP-KEP Tabalong kecewa. Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah III Provinsi Kalimantan Selatan hanya mengeluarkan saran.

Sebelumnya polemik muncul buntut pemangkiran ratusan pekerja Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi dan Umum tersebut. Totalnya, ada lebih dari 800 pekerja. Mereka dianggap mangkir lantaran nekat turun ke jalan merayakan May Day atau Hari Buruh 2021 kemarin.

“Harusnya Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah III Provinsi Kalsel mengeluarkan nota pemeriksaan khusus,” kata Ketua PUK SP-KEP SIS ADMO, Muhammad Riyadi, Kamis (8/7).

Yadi bilang dalam surat tersebut Balai Ketenagakerjaan salah satunya menyarankan penyelesaian polemik hari libur nasional May Day diselesaikan dalam perundingan bipartit atau tahapan selanjutnya, sesuai mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial (PHI).

“Menurut kami semua permasalahan tidak mesti harus ke PHI, harusnya Balai mengeluarkan nota pemeriksaan khusus,” ucap Yadi.

“Hal itu pernah dilakukan balai tersebut terhadap pengaduan PUK SP-KEP SIS SERA,” sambungnya.

Karenanya, pihaknya saat ini menunggu informasi dari Kementerian Tenaga Kerja RI. Namun sampai saat ini belum ada penjelasan apapun.

“Padahal kami (PUK SP-KEP SIS ADMO) membuat pengaduan juga kepada Kemenaker RI,” sebutnya.

Karyawan, kata Yadi, akan terus berjuang mendapatkan keadilan. Yang jelas PHI hanya langkah terakhir.

“Bisa juga kami akan kembali turun ke jalan menuntut keadilan dan hak karyawan,” pungkasnya.

Tuai Sorotan Internasional

Sebelumnya, polemik yang melibatkan ratusan pekerja dengan manajemen PT SIS, subkontraktor PT Adaro mengundang perhatian internasional.

Adalah IndustriALL Global Union yang mewakili lebih dari lima puluh juta pekerja di sektor manufaktur, termasuk sektor kimia, di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Satu dari 10 serikat buruh internasional ternama itu menyurati PT SIS, dan Adaro ihwal polemik pemangkiran tersebut.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tabalong

Gelar Operasi Yustisi, Polsek Tanta Jaring 3 Pelanggar
Pemkab Tabalong

Pemkab Tabalong

Pemkab Tabalong Mulai Ngegas, Sejumlah Infrastruktur Jalan Akan Dibangun Tahun Ini

Tabalong

Puluhan Petugas Rutan Tanjung Tabalong Disuntik Vaksin Covid-19
Satlantas Polres Tabalong

Tabalong

Punya Alat Canggih, Satlantas Polres Tabalong Bakal Sikat Knalpot Brong

Tabalong

Cegah Penyebaran Covid-19 di Cafe, Petugas Gabungan Tabalong Gelar Operasi Yustisi
Timbun Elpiji

Kalsel

Diduga Timbun Elpiji 3 Kg, Polisi Amankan Seorang Warga Tabalong
apahabar.com

Tabalong

Hingga Oktober 2020, 141 Titik Hotspot Terdeteksi di Tabalong
apahabar.com

Tabalong

Hari Bhakti Adhiyaksa ke-60, Kajari Tabalong: Terus Bergerak dan berkarya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com