3 Profesor Bertarung di Pilrek UIN Antasari, DEMA-Senat Beri Sederet Catatan Kritis Arab Saudi Izinkan Wisatawan Asing Masuk Mulai 1 Agustus, Intip Syaratnya Siap-siap! Sejumlah Kawasan Banjarmasin Timur Bakal Alami Gangguan Air Bersih Jokowi: Lompatan Kasus Covid-19 Bisa Direm karena PPKM DITANGKAP! Pengeroyok-Penusuk Remaja di Warung Miras Banjarmasin

PTM Hari Pertama: Dua Siswa di SMPN 2 Banjarmasin Diminta Pulang

- Apahabar.com     Senin, 12 Juli 2021 - 11:48 WITA

PTM Hari Pertama: Dua Siswa di SMPN 2 Banjarmasin Diminta Pulang

 Suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Banjarmasin saat Pembelajaraan Tatap Muka (PTM) hari pertama. Foto-apahabar.com/Bahaudin.

apahabar.com, BANJARMASIN – Dua siswa kelas 7 di SMPN 2 Banjarmasin dilaporkan tidak mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (12/7).

Siswa tersebut ternyata bertempat tinggal di zona oranye penyebaran Covid-19. Dia berada di Kelurahan Surgi Mufti dan Tanjung Pagar.

“Barusan dua saja untuk SMPN 2 memang ada di daerah oranye,” ujar Kepala SMPN 2 Banjarmasin, Satoli.

Laporan itu diperolehnya dari tenaga pendidik yang bergerak saat orang tua siswa mengantarkan buah hatinya.

Tenaga pendidik tersebut langsung bertanya ke orang tua siswa. Terutama kawasan kelurahan tempat tinggal mereka.

Diketahui Dinas Kesehatan merilis peta zona oranye di Banjarmasin. Terdapat 6 kawasan, yaitu Kelurahan Sungai Miai, Sungai Andai, Surgi Mufti, Pekapuran, Pemurus Dalam dan Tanjung Pagar.

“Kalau kelurahan ada yang di enam ini, maka disuruh istirahat dan belajar jarak jauh (PJJ) di rumah,” pungkasnya.

Saat pemberitahuan, kata dia bahwa orang tua sempat bingung. Namun selama tenaga pendidik menjelaskan akhirnya mereka paham.

Selain itu, ia menekankan bahwa siswa yang pulang ini akan dibekali sederet materi tentang MKLS hingga Protokol Kesehatan (Prokes).

Adapun terdapat 8 rombongan belajar untuk kelas 7 SMPN 2 Banjarmasin.

“Kita serahkan kepada orang tua supaya sama untuk mereka sama tahu,” ucapnya.

Sebelumnya, Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mewanti-wanti pelaksanaan belajar muka pada hari ini. Sebab, selama 10 hari pertama Juli jumlah penduduk di Banjarmasin yang terkonfirmasi positif sebanyak 241 kasus.

Dibandingkan dengan pertambahan kasus positif pada 10 hari terakhir bulan Juni, maka kasus di bulan Juli mengalami pertumbuhan sebesar 3,8 kali lipat. Lonjakan kasusnya lebih besar dari pertumbuhan di tingkat provinsi yang bertambah 2,6 kali lipat.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Banjarmasin

PTM Hari Kedua, Murid SMPN 7 Banjarmasin Harus Selesaikan Tugas PJJ di Sekolah
Banjarmasin

Banjarmasin

Pandemi, Rp8 M Insentif Ribuan Guru Ngaji-Marbot di Banjarmasin Disiapkan
Pelantikan

Banjarmasin

Sah! Ibnu-Ariffin Pimpin Banjarmasin, Safrizal: Realisasikan Janji Kampanye

Banjarmasin

Wali Kota Banjarmasin Terpilih Ibnu Sina Nyoblos di TPS 02 Pemurus Baru
Uniska

Banjarmasin

Viral Mahasiswa Bakar Jas Almamater Uniska, “Maaf, Gak Sengaja Ketumpah Bensin!”
Bansos

Banjarmasin

Dapatkan Bansos BST PPKM Level IV Banjarmasin, Warga Antre Sejak Pagi
Banjarmasin

Banjarmasin

Siswa Zona Berisiko Diminta Pulang, SMP 9 Banjarmasin Dua Murid
Banjarmasin

Banjarmasin

Air Pasang Belum Menerjang, Pedagang di Pasar Sudimampir Banjarmasin Tutup Lebih Awal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com