IKN Dipimpin Kepala Otorita, Sederet Nama Kandidat Termasuk Ahok Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung? Mimpi Ibnu Sina, Masyarakat Banjarmasin Lepas Masker Awal Tahun 2022 Bocah 8 Tahun Hilang di Samarinda, Pencarian Selami Selokan Genangan Banjir Target Vaksinasi di Tanah Laut Terkendala Stok Vaksin

Rencana Sri Mulyani Jika PPKM Darurat Berlangsung Lebih Lama

- Apahabar.com     Jumat, 2 Juli 2021 - 19:12 WITA

Rencana Sri Mulyani Jika PPKM Darurat Berlangsung Lebih Lama

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Konferensi Pers : Aspek APBN Terhadap Implementasi PPKM Darurat. Foto -Tangkapan Layar Youtube Kementerian Keuangan

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada Kuartal III-2021 akan mengalami pelemahan.

Bahkan jika PPKM Darurat diperpanjang hingga satu bulan, pengaruhnya akan semakin dalam untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia keseluruhan.

Sri Mulyani menjelaskan PPKM darurat yang akan berlangsung pada 3-20 Juli 2021, dampaknya akan sama seperti saat adanya lonjakan kasus Covid-19 pada Februari-Maret 2021.

Oleh karena itu, Sri Mulyani belum bisa memastikan berapa target yang bisa terealisasi pada pertumbuhan ekonomi pada Kuartal III-2021. Karena hal tersebut tergantung dari pelaksanaan PPKM Darurat ini.

“Memang ada potensi outlook mengalami pelemahan dari yang tadinya kita proyeksikan 6,5%. Berapa? Ya tergantung nanti kita lihat berapa lama PPKM-nya ini jalan,” jelas Sri Mulyani dalam konferensi pers, dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (2/7/2021).

Sri Mulyani bahkan menyebut bisa saja PPKM Darurat dilakukan selama satu bulan apabila lonjakan kasus Covid-19 tidak juga melandai.

“Kalau hanya dua minggu dan efektif (mengurangi lonjakan kasus) maka dampaknya barangkali relatif bisa terbatas. Namun, kalau tidak dan panjang, bisa satu bulan pengaruhnya cukup signifikan terutama pada level konsumsi,” ujarnya.

“Karena kalau konsumsi turun, growthnya karena ada PPKM, maka ini akan mempengaruhi outlook dari growth. Jadi untuk Kuartal III kita lihat dulu nanti perkembangan dari PPKM Darurat ini,” kata Sri Mulyani melanjutkan.

Sri Mulyani berharap seluruh masyarakat bisa berperan aktif dalam pelaksanaan PPKM Mikro Darurat, untuk mengurangi kenaikan lonjakan Covid-19. Sehingga kegiatan ekonomi dan sosial nantinya bisa berkembang dan bisa kembali normal.

Apabila situasinya bisa kembali normal, Sri Mulyani optimistis pertumbuhan ekonomi pada Kuartal III-2021 bisa menyentuh pada angka 6,5%.

“Kalau normal baseline kita di 6,5% Kuartal III. Tapi dengan ini sebelum terjadi PPKM Darurat. Jadi, pasti nanti dengan PPKM Darurat tergantung dari berapa lamanya tentu akan mengalami penurunan di bawah 6,5%,” jelas Sri Mulyani.

Adapun proyeksi pertumbuhan ekonomi pada Kuartal II-2021, Sri Mulyani masih optimistis bisa menyentuh target 7,1% sampai 7,5%. Karena penerapan PPKM Darurat mulai dilaksanakan pada Juli, sehingga aktivitas ekonomi pada Kuartal II-2021 tidak terpengaruh

“Kita melihat bulan Juni tadi ada sedikit mulai terjadi pelemahan, tapi kita harap itu tidak akan mempengaruhi banyak. Dengan demikian untuk Kuartal II ini kita masih menggunakan outlook antara 7,1% hingga 7,5% untuk Kuartal II.”

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

2019, Layanan ‘Dokter Terbang’ Kaltara Sentuh 2.107 Warga
apahabar.com

Nasional

Kebanyak Perziarah Selfie di Makam BJ Habibie, Sekuriti Kemensos Mulai Siaga
WALHI

Nasional

WALHI: Penting Turunkan Emisi dari Penggunaan Lahan dan Kehutanan
Puan Maharani

Nasional

Puan Maharani Bicara Pilpres: Saya Tak Pernah Bisiki Bu Mega

Nasional

Sosok Fuad, Pengganti Dirut Garuda yang Selundupkan Harley
Vaksin Moderna

Nasional

Dipakai RI, Ini Efek Samping Vaksin Moderna
Hilang Kontak Pesawat Rimbun Air

Nasional

Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Pedalaman Papua
apahabar.com

Nasional

Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik Diukur Ulang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com