Simpan Sabu di Dapur, Pemuda Kelumpang Tengah Kotabaru Ditangkap Catat Tanggalnya, BPJN Kalsel Tutup Jembatan Paringin Selama Perbaikan Jaringan Internet Telkom Down, Panitia Tes SKD CPNS HSS Tak Kehabisan Akal Ciaatt! Serunya Lomba Lawang Sakepeng Seni Bela Diri Dayak Ngaju di Kapuas Masih Berlangsung! Penggeledahan KPK di Kantor Dinas PUP HSU

Resmi! Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Subsidi Upah Pekerja

- Apahabar.com     Jumat, 30 Juli 2021 - 17:19 WITA

Resmi! Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Subsidi Upah Pekerja

Menaker Ida Fauziah (tengah kiri) dan Dirut BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo (tengah kanan) pada penyerahan data pekerja calo penerim Bantuan Subsidi Upah 2021. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah kembali memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada pekerja yang terdampak pandemi Covid-19 berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

Kriteria penerima BSU tahun 2021 tertuang dalam Permenaker No.16/2021 dengan penyesuaian pada kriteria penerima.

Antara lain batas maksimal upah menjadi Rp3,5 juta atau jika upah minimum setempat lebih tinggi, maka akan mengacu pada upah minimum yang berlaku.

Sementara untuk masa kepesertaan aktif BPJAMSOSTEK ditentukan hingga Juni 2021, demikian penjelasan sejumlah ketentuan disiarkan via virtual seperti dilansir Antara, Jumat (30/7).

Penyaluran dana BSU ini diberikan kepada pekerja terdampak di wilayah PPKM kategori Level 3 dan 4 di seluruh Indonesia.

Rekening bank yang bisa menerima BSU hanya diperkenankan menggunakan Bank Himbara (BNI, Bank Mandiri, BRI, dan BTN).

Besaran BSU tahun 2021 mencapai Rp500 ribu selama 2 bulan yang diberikan sekaligus atau total Rp1 juta.

Anggoro Eko Cahyo, Direktur Utama BPJAMSOSTEK menyatakan penggunaan kembali data yang dikelola institusinya untuk BSU, menunjukkan pentingnya data yang valid.

Data kepesertaan BPJAMSOSTEK tersebut merupakan bank data pekerja yang terbesar di Indonesia.

Untuk itu Anggoro mengingatkan pemberi pekerja untuk tertib kepesertaan dan selalu menjaga validitas datanya. Para pekerja juga harus selalu memastikan telah mendapat perlindungan BPJAMSOSTEK.

“Dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, pekerja terlindungi dari risiko kerja, juga mendapatkan nilai tambah seperti BSU. Pastikan tertib data melalui aplikasi BPJSTKU dan cek di HRD masing-masing,” ujar Anggoro.

Untuk mempermudah penyaluran BSU, pekerja yang belum memiliki rekening Bank Himbara akan dibukakan rekening secara kolektif, dengan memenuhi beberapa kebutuhan data tertentu.

“Kantor Cabang kami akan berkoordinasi dengan HRD perusahaan untuk mengumpulkan secara kolektif 7 mandatory data untuk syarat pembukaan rekening Bank Himbara, yaitu nama lengkap pekerja, NIK, tempat dan tanggal lahir, nama ibu kandung, alamat sesuai KTP, alamat email yang aktif, dan nomor telepon selular. Mohon kerja sama pihak perusahaan agar proses ini dapat berjalan lancar,” ujar Anggoro.

Penyerahan data dilakukan secara bertahap kepada Kementerian Ketenagakerjaan, sebagai pelaksana teknis BSU.

“Hari ini, Jumat, BPJAMSOSTEK menyampaikan 1 juta data peserta tahap pertama yang siap menerima BSU oleh Kemnaker. Kami harapkan total proses penyampaian data dapat selesai pada Agustus 2021,” ucap Anggoro.

Pemberian BSU ini digulirkan oleh Pemerintah kepada pekerja agar roda perekonomian dapat terus berjalan dengan mempertahankan daya beli masyarakat.

“Kami berharap para pekerja segera menerima BSU untuk membantu menopang kebutuhan hidup sehari-hari bersama keluarga,” kata Anggoro.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Dewas Cermati Risiko Keamanan Nasional di Isu Data BPJS Bocor
apahabar.com

Nasional

Usai Bentrok Polisi-FPI, LPSK Siap Lindungi Korban dan Saksi
apahabar.com

Nasional

Apa Pekerjaan Putra-Putra BJ Habibie?
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 790 Positif, 58 Meninggal, 31 Sembuh
apahabar.com

Nasional

Beratribut 01, Pengemudi Taksi Online Turunkan Penumpang

Nasional

Covid-19 Menggila, Kementrian Kominfo Terapkan WFH 100 Persen
apahabar.com

Nasional

KPK Sebut 3 Modus Korupsi Kepala Daerah: dari Gratifikasi, Jual Beli Jabatan, Hingga Kickback
apahabar.com

Nasional

Jangan ‘Jajan’ Sembarang, Waspada Sifilis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com