Kapten TNI Tewas Ditembak OTK di Aceh Duel Maut di SPBU Liang Anggang, Satu Sekarat Duel Maut di SPBU Liang Anggang, Pria Tewas Bersimbah Darah Jalan Tambang Sisakan Lumpur di Tapin, Warga Ngadu ke DPRD Kalsel Penyerangan Brutal Jurkani di Tanbu, Komnas HAM hingga LSPSK Turun Tangan

Respons Farmasis Indonesia Bersatu Soal Obat Cacing Ivermectin Mampu Sembuhkan Covid-19

- Apahabar.com     Senin, 5 Juli 2021 - 19:15 WITA

Respons Farmasis Indonesia Bersatu Soal Obat Cacing Ivermectin Mampu Sembuhkan Covid-19

Obat cacing Ivermectin. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Presidium Nasional Farmasis Indonesia Bersatu, Hasan Ismail, buka suara terkait kabar Ivermectin 12 mampu menyembuhkan pasien diagnosa Covid-19.

Sebelumnya, obat ini sempat ramai diburu masyarakat di apotik-apotik.

Bahkan, pemerintah telah menetapkan HET demi mencegah para spekulan memanfaatkan kondisi Covid-19 di Indonesia.

Penetapan HET tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4826/2021, dengan harga Rp7,5 ribu.

Benarkah obat ini mampu menyembuhkan pasien diagnosa Covid-19?

Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) saat ini masih melakukan uji klinis Ivermectin untuk obat pasien Covid-19.

Hasan Ismail mengimbau agar para apoteker menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat, dengan cara menyampaikan informasi dan edukasi yang benar serta profesional.

“BPOM menyatakan, Ivermectin sedang proses uji klinis untuk Obat Covid 19. Saat ini indikasinya untuk obat cacing, sehingga tidak tepat Kemenkes merilis HET ivermectin 12 mg sebagai salah satu obat untuk Covid-19 ke publik,” ucap Hasan Ismail melalui siaran tertulis yang diterima apahabar.com, Senin (5/7) siang.

Mereka berharap kepada semua pihak agar selalu berpegang teguh pada tahapan ilmiah dan aturan yang berlaku tanpa pandang bulu.

“Dan segera meluruskan informasi-informasi yang terlanjur salah beredar di masyarakat,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat bijak dalam memilih obat-obatan Covid-19. Patut diwaspadai, adanya spekulan di tengah kondisi darurat sekarang.

“Serta jangan sampai ada niat mencari keuntungan sesaat pada kondisi darurat pandemi saat ini,” tutupnya. (*)

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hore! Mei 2019 THR PNS Cair
apahabar.com

Nasional

Ini Kronologi Pembantaian Pekerja Trans Papua oleh Kelompok Bersenjata
apahabar.com

Nasional

Beda Sikap Jokowi Saat Umumkan Prabowo sebagai Menteri Pertahanan
apahabar.com

Nasional

2.500 Korban Tsunami Mengungsi di Kantor Gubernur Lampung
apahabar.com

Nasional

Istri Ustaz Maulana Meninggal
apahabar.com

Nasional

Asosiasi Pelajar Muslim Se-Asia Tenggara Dukung Jokowi-Ma’ruf, Alasannya?
apahabar.com

Nasional

Wapres Tutup Rakornas Forkompimda, Gubernur Isran: Semoga Kaltim Jadi Bagian Indonesia Maju
apahabar.com

Nasional

Muhammadiyah Berbelasungkawa atas Wafatnya Guru Zuhdi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com