Golkar Banjar Terbelah, Antung Aman & H Rusli Saling Klaim Kepemimpinan INNALILLAHI, Nelayan Kerumputan Kotabaru Ditemukan Tak Bernyawa Geger Api di Liang Anggang, Relawan Sulit Jangkau Titik Api Kisah Istri Alm Brimob Kalsel Jadi Sopir Travel Demi Hidupi 8 Anak, Gaji Habis Bulan Depan Walau Ditentang, Pemkot Banjarmasin Ngotot Tertibkan Reklame

Ribuan Lowongan CPNS, Karutan Barabai Ajak Putra-Putri HST Bergabung di Kemenkumham

- Apahabar.com     Sabtu, 3 Juli 2021 - 12:06 WITA

Ribuan Lowongan CPNS, Karutan Barabai Ajak Putra-Putri HST Bergabung di Kemenkumham

Rutan Kelas II B Barabai. Foto-Istimewa

apahabar.com, BARABAI – Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas II B Barabai, Gusti Iskandarsyah mengajak putra-putri di Hulu Sungai Tengah (HST) bergabung dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.

Pasalnya di 2021 ini, Kemenkumham membuka ribuan lowongan CPNS. Khususnya untuk insan pengayoman atau penjaga tahanan (Sipir).

Khusus Kalsel, kata Iskandarsyah, kouta terbatas. Kemenkumham RI mengalokasikan sebanyak 53 CPNS, khusus sipir.

“Kami memanggil putra-putri terbaik HST ini untuk bergabung bersama kami dalam keluarga besar Kemenkumham,” kata Iskandarsyah kepada apahabar.com, Sabtu (3/7).

Secara nasional, Kemenkumham RI membuka pendaftaran CPNS dengan formasi 4.548 orang. Rinciannya, 253 tenaga kesehatan (nakes) dan 4.30t tenaga teknis.

Untuk formasi nakes, diperuntukkan bagi jabatan dokter, perawat, dan bidan. Sementara formasi tenaga teknis diperuntukkan bagi jabatan pranata komputer, analis hukum dan pembimbing kemasyarakatan bagi jenjang pendidikan D-3, S-1 dan S-2.

Ada pula jabatan penjaga tahanan serta pemeriksa keimigrasian bagi jenjang pendidikan SMA.

Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Komjen Pol Andap Budhi Revianto menyampaikan bahwa Kemenkumham membuka formasi umum, formasi lulusan terbaik atau cumlaude dan formasi disabilitas.

Peserta yang memilih formasi cumlaude akan memiliki persyaratan tersendiri. Demikian juga, bagi para penyandang disabilitas.

Revianto bilang, ada beberapa tahapan yang harus dilalui peserta untuk dinyatakan lulus seleksi CPNS.

Pertama, peserta dapat melakukan pendaftaran secara online melalui laman sscasn.bkn.go.id pada 30 Juni – 21 Juli 2021.

“Pada tahap ini, peserta diwajibkan membuat akun. Setelah berhasil, peserta mengikuti seleksi administrasi dengan mengunggah dokumen sesuai persyaratan untuk diverifikasi oleh panitia,” kata Revianto dalam siaran persnya, Sabtu (3/7).

Seiring dengan diselenggarakannya pendaftaran online, tahap proses seleksi administrasi dan pengumumannya dilaksanakan antara 28 – 29 Juli 2021, calon peserta dapat secara langsung melihat apakah mereka lolos seleksi administrasi atau tidak dalam kurun waktu tersebut.

Bagi calon peserta yang tidak lulus seleksi administrasi, kata Revianto diberikan kesempatan untuk melakukan sanggahan pada kisaran tanggal 30 Juli sampai 01 Agustus 2021.

“Panitia akan memberikan jawaban sanggah sekitar tanggal 30 Juli – 08 Agustus 2021,” terang Revianto.

Untuk menghindari permasalahan dalam masa pendaftaran dan seleksi administrasi, dia menyuarakan sebelum mendaftar di laman BKN, calon peserta terlebih dahulu membaca secara detil dan seksama terkait berbagai syarat dan ketentuan yang diperlukan di laman cpns.kemenkumhan.go.id.

Hal itu, kata Revianto untuk menghindari calon peserta gugur dalam proses seleksi administrasi. Persyaratan yang disampaikan dalam laman BKN adalah persyaratan secara umum.

Bagi para pelamar CPNS Kemenkumham, secara spesifik persyaratan ada dalam laman cpns.kemenkumham.go.id.

“Apabila tidak teliti, calon peserta bisa gugur dalam tahap seleksi administrasi,” tegas Revianto.

Tahap berikutnya adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sekitar 25 Agustus – 04 Oktober 2021 dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Materi soal yang diujikan saat SKD adalah Tes Intelejensi Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

“Hasil SKD akan diumumkan kira-kira tanggal 17 – 18 Oktober 2021,” kata Revianto.

Peserta yang dinyatakan lulus SKD akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang terdiri dari CAT, Ujian Praktek dan Wawancara (bagi pelamar Non-SLTA) dan Tes Kesamaptaan, Wawancara, Pengamatan Fisik dan Keterampilan (bagi pelamar SLTA).

“Adapun tanggal pelaksanaannya akan diinfokan melalui laman resmi cpns.kemenkumham.go.id.,” kata Revianto.

Tahap terakhir yakni pengumuman. Kelulusan CPNS Kemenkumham 2021 diumumkan sekitar 18 -19 Desember 2021.

Pelamar diberikan waktu untuk masa sanggah pengumuman akhir dari seleksi CPNS antara 20 – 22 Desember 2021.

Panitia akan memberikan jawab sanggah pada 20 – 29 Desember 202.1. Untuk pengumuman akhir yang bersifat final dikeluarkan sekitar 30 – 31 Desember 2021.

Revianto mengimbau para pelamar atau peserta CPNS Kemenkumham agar tidak mempercayai pihak manapun yang menawarkan bantuan dengan imbalan.

Sebab, ditegaskan Revianto setiap peserta akan dinilai berdasarkan kemampuannya masing-masing.

“Jika ada pihak yang menawarkan bantuan bisa meluluskan peserta, jangan percaya. Saya pastikan itu bohong,” tutup Revianto.

 

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tekan Risiko Covid-19 di Batola, Jadwal Siswa Belajar di Rumah Diperpanjang

Kalsel

Tepis Stigma Negatif, Komunitas Pria Gondrong di Banjarmasin Bantu Korban Banjir Kalteng
apahabar.com

Kalsel

4 Rumah Terbakar di Kelayan, Korban Lari Tinggalkan Kendaraan

Kalsel

Nyambi Sabu, Buruh di Hampang Kotabaru Terpaksa Tujuh Belasan di Bui

Kalsel

Harhubnas 2021, Ratusan Sopir Angkutan di Kalsel Divaksinasi
apahabar.com

Kalsel

Jalani Sidang, 8 Warga Tak Bermasker di Banjarmasin Pilih Bayar Denda
apahabar.com

Kalsel

Pengamat: Pembangunan Kereta Api Jangan Mempermudah Korporasi
apahabar.com

Kalsel

Tiga Orang Terjebak Api di Dalam Fitnes Yoga Club yang Terbakar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com