Simpan Sabu di Dapur, Pemuda Kelumpang Tengah Kotabaru Ditangkap Catat Tanggalnya, BPJN Kalsel Tutup Jembatan Paringin Selama Perbaikan Jaringan Internet Telkom Down, Panitia Tes SKD CPNS HSS Tak Kehabisan Akal Ciaatt! Serunya Lomba Lawang Sakepeng Seni Bela Diri Dayak Ngaju di Kapuas Masih Berlangsung! Penggeledahan KPK di Kantor Dinas PUP HSU

RS Rujukan di Banjarmasin Penuh, Ibnu Sina: Tidak Ada Sesak Nafas, Cukup Isoman

- Apahabar.com     Rabu, 28 Juli 2021 - 10:19 WITA

RS Rujukan di Banjarmasin Penuh, Ibnu Sina: Tidak Ada Sesak Nafas, Cukup Isoman

Petugas terlihat mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap di salah satu rumah sakit di Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 Banjarmasin kembali mengalami peningkatan pada Rabu (28/7).

Bahkan RS sempat menolak pasien Covid-19 yang berkeinginan untuk mendapatkan perawatan di tempat itu.

“Tadi malam saya dengan juga banyak RS yang menolak pasien karena mau dimasukan tapi oksigen terbatas,” ujar Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

Atas itulah, Ibnu menyampaikan bagi pasien Covid-19 jika bisa melakukan karantina dan isolasi mandiri (isoman) di rumah.

“Pastikan kalau tidak ada sesak nafas tidak usah ke RS, cukup di rumah aja isoman,” katanya.

Ibnu Sina menegaskan bahwa penegakan PPKM Level IV mulai efektif berjalan pada Rabu hari ini (28/7).

Hal ini diucapkan usai apel giat pasukan di Balai Kota Banjarmasin. Mulai dari Kodim 1007/Banjarmasin, Polresta Banjarmasin, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub) dan BPBD Banjarmasin.

“Walaupun tetap persuasif, humanis dan dua hari ini penyampaian sosialisasi terkait tindak lanjut Inmendagri dalam bentuk surat edaran (SE) Wali Kota. Mudahan mudahan ini bisa difahami oleh warga,” ujar Ibnu Sina.

Kepada petugas, Ibnu menyampaikan untuk mengedepankan edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat. Hal ini supaya petugas memahami kondisi saat ini yang seluruh sektor terpuruk dampak Covid-19.

“Diberikan teguran lebih dahulu sesuai dengan Perwali 68 tahun 2020 sebelum lanjut sanksi kelain,” pungkasnya.

Adapun pelaksanaan PPKM level IV hingga 2 Agustus mendatang. Hal ini sesuai intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 25 tahun 2021 tentang pelaksanaan PPKM diluar Jawa Bali.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Diresmikan Bupati, Yayasan Saber HST Buka Layanan
Ilustrasi, PPKM Banjarmasin. Foto-Net

Banjarmasin

PPKM Banjarmasin Resmi Dimulai, Simak 18 Poin Ketentuannya
apahabar.com

Kalsel

Rp43,9 Juta Dana Desa Raib, Plt Kades Galam Janji Mengembalikan

Banjarmasin

Salut! Bukan Sarjana, Pria Banjarmasin Ciptakan Alat Deteksi Vaksinasi
apahabar.com

Kalsel

Angkut ‘Masker Mahal’, Heli Chinook Mendarat di Lapangan Dwi Warna Barabai
apahabar.com

Kalsel

Meneladani Perjuangan Tentara ALRI 17 Mei 1949
Bocah Pelaihari

Kalsel

Dua Bocah Pelaihari Jatuh ke Sungai, Satu Ditemukan Tewas
apahabar.com

Kalsel

Terhalang Aturan, Pemkab HST Tunda Lantik Puluhan Pejabat Fungsional
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com