Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Salat Iduladha di Masjid Tak Dilarang di Balikpapan, DMI: Asal Menerapkan Prokes

- Apahabar.com     Senin, 19 Juli 2021 - 19:03 WITA

Salat Iduladha di Masjid Tak Dilarang di Balikpapan, DMI: Asal Menerapkan Prokes

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, BALIKPAPAN – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Balikpapan tidak melarang umat muslim melaksanakan salat iduladha di masjid, meski saat ini Kota Balikpapan menerapkan PPKM Darurat. DMI meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan saat salatidul adha nanti.

Ketua DMI Balikpapan, Solahudin Siregar mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota untuk menyampaikan saran bahwa pihaknya tak melarang masjid menggelar salat iduladha. Termasuk tak melarang pelaksanaan salat lima waktu di masjid.

“Menyikapi yang kaitan dengan edaran pemerintah tentang covid, DMI tidak melarang untuk salat 5 waktu, salat jumat dan idul adha sepanjang menerapkan protokol kesehatan dan tidak ada yang terkonfirmasi positif,” katanya.

Solahudin juga menanggapi perihal pelaksanaan pemotongan hewan kurban, yang mana pemerintah kota sebelumnya menyarankan agar pemotongan dilaksanakan di Rumah Potong Hewan (RPH). Hal ini menurutnya sangat tidak mungkin, sebab jumlah masjid di Balikpapan cukup banyak, sehingga akan menimbulkan kerumunan bila sejumlah masjid memilih memotong kurban di RPH.

“Pemotongan hewan kurban, pernyataan harus di RPH adalah pernyataan yang kurang tepat. Tidak mungkin di RPH. Bayangkan 440 masjid. Setiap masjid katakanlah paling sedikit 5 ekor. Mampukah di sana memotong sebanyak itu. Pasti berkerumun dan itu harus dihindari. Tidak mungkin memotong di RPH untuk semua masjid,” jelasnya.

Namun ia mencontohkan solusi yang diterapkan Masjid Agung At Taqwa yakni membatasi petugas pemotongan serta melakukan sterilisasi terlebih dahulu di area pemotongan. Bahkan para penjagal dan panitia kurban akan diseleksi dengan ketat yakni pemeriksaan suhu tubuh dengan rutin.

“Jadi tempat itu kami sterilkan, dilakukan pengecekan suhu seluruh panitia. Kami perketat protokol kesehatan di At Taqwa,” ungkapnya.

Termasuk pendistribusian daging kurban, pihaknya akan membagikannya di depan gerbang masjid dengan jaga jarak satu meter setiap antrean. Sementara untuk pembagian kepada warga sekitar pihaknya akan menitipkan daging tersebut pada Ketua RT.

“Pendistribusian di luar area masjid. Di gerbang masjid pakai tanda khusus dan dibuat antrean dengan jarak 1 meter. Sistem pembagian sudah desain kita antar ke RT-RT dan RT yang bagi ke warganya,” pungkasnya.

Untuk diketahui saat ini jumlah sapi yang akan dikurbankan di Masjid Agung At Taqwa sebanyak 12 ekor sapi.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Terungkap Buronan Kalsel Beraksi di Belasan TKP, Spesialis Kantor Pemerintahan
apahabar.com

Kaltim

Jokowi Ajak Menteri ke Bukit Soeharto, Ibukota Makin Dekat ke Kaltim

Kaltim

Keberangkatan Haji Ditunda, 530 Calon Jemaah di Balikpapan Kembali Gigit Jari
apahabar.com

Kaltim

Mobil Tercebur ke Sungai Mahakam, Pekerja Pencucian Tenggelam
apahabar.com

Kaltim

Jalan Rusak Bak Kubangan di Sepaku Penajam Segera Diperbaiki
Pencurian di Kos-Kosan

Kaltim

Spesialis Pencurian di Kos-Kosan Balikpapan Diringkus Tim Beruang Hitam
apahabar.com

Kaltim

17 April Libur Nasional, Wagub Hadi: Bukan untuk Berwisata tapi Nyoblos
Balikpapan

Kaltim

Sikat Barang Tetangga Senilai Rp70 Juta, Pria Pengangguran di Balikpapan Ditangkap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com