3 Profesor Bertarung di Pilrek UIN Antasari, DEMA-Senat Beri Sederet Catatan Kritis Arab Saudi Izinkan Wisatawan Asing Masuk Mulai 1 Agustus, Intip Syaratnya Siap-siap! Sejumlah Kawasan Banjarmasin Timur Bakal Alami Gangguan Air Bersih Jokowi: Lompatan Kasus Covid-19 Bisa Direm karena PPKM DITANGKAP! Pengeroyok-Penusuk Remaja di Warung Miras Banjarmasin

Selain PPKM Darurat, Faktor Lain Bisa Tunda PTM di Banjarmasin

- Apahabar.com     Kamis, 22 Juli 2021 - 12:12 WITA

Selain PPKM Darurat, Faktor Lain Bisa Tunda PTM di Banjarmasin

Disdik Banjarmasin mengungkap dua prasyarat yang mesti dipenuhi agar sekolah tatap muka tetap berlangsung. Foto: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Desakan menunda pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Banjarmasin terus berdatangan.

Mulai dari Tim Pakar Covid-19 Universitas Lambung Mangkurat (ULM) hingga wakil rakyat Banjarmasin.

Namun Pemkot Banjarmasin tidak bergeming. Dinas Pendidikan komit melanjutkan PTM dan akan mengevaluasinya sepekan kemudian.

Usut punya usut, terdapat dua faktor untuk membatalkan PTM yang telah berjalan 2 pekan tersebut.

“Kecuali PPKM [pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat] darurat dan zona merah yang harus berhenti kapanpun,” ujar Kepala Disdik Banjarmasin, Totok Agus Daryanto kepada apahabar.com.

Penyebaran Covid-19 di Banjarmasin saat ini berstatus level III, atau dalam situsi penyebaran komunitas dengan respons terbatas. Jika terus begitu, tidak memengaruhi pelaksanaan PTM terbatas.

Artinya PTM terbatas untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD dan SMP di Banjarmasin bisa tetap berjalan seperti semula. Namun beda halnya dengan rukun tetangga (RT) yang berada di zona oranye.

Berdasar data Dinas Kesehatan (Dinkes) Senin (19/7), terdapat 53 RT atau 3,4 persen masuk zona oranye. Sedangkan zona kuning 497 RT atau 31,4 persen dan zona hijau 1032 RT dengan 65,2 persen.

“Gas rem gas rem aja kalau sekolah berada di zona oranye,” ucapnya.

Sebelumnya, pemerintah resmi menghapus istilah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, dan menggantinya dengan PPKM level IV.

Mengutip data Komite Penanganan Covid-19-Pemulihan Ekonomi (KPC-PEN), Banjarmasin dan Banjarbaru masuk dalam level III penyebaran Covid-19. Namun begitu, baru Banjarbaru saja yang menerapkan PPKM pra-darurat tersebut.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Banjarmasin

GEGER!! 2 Perampokan Terjadi di Banjarmasin, Pelaku Todongkan Pisau di ATM
Denny Indrayana

Banjarmasin

Siapa Sosok Aman? Seteru Jurkani di Ricuh ‘Subuh Keliling’ Denny Indrayana
Banjarmasin

Banjarmasin

Resmi, Belajar Tatap Muka di Banjarmasin Digelar Mulai Pagi Ini

Banjarmasin

Ratusan Ribu Surat Suara PSU Pilgub Kalsel Mulai Dilipat, KPU Banjarmasin: Paling Cepat Tiga Hari
PPKM

Banjarmasin

Sambut Idulfitri 1442 Hijriah, Banjarmasin Perketat PPKM
Banjarmasin

Banjarmasin

Kebakaran Veteran Banjarmasin: 3 Rumah Ludes, Salah Satunya Milik Pol PP
penganiayaan

Banjarmasin

Viral Video Penganiayaan Seorang Perempuan di Banjarmasin, Polisi Buru Pelaku
Ila

Banjarmasin

Lolos Final Putri Pendidikan Indonesia, Jago Karate Kalsel Terganjal Ongkos
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com