Kalsel Tidak Izinkan Tenaga Kerja Asing Masuk Berhasil ke Antariksa, Miliarder Dunia Jeff Bezos Disebut Titisan Alien Demang Lehman Sosok Panglima Perang Banjar, Penelusuran Misteri Kematian dan Makamnya Hari Ini, Belasan Pasien Covid-19 Tanah Bumbu Sembuh! Khawatir Ada Korban, Warga Kotabaru Ramai-Ramai Tangkap Buaya Liar

Sembilan Hari Penyekatan di Perbatasan Kapuas, 1.463 Unit Kendaraan Putar Balik

- Apahabar.com     Rabu, 14 Juli 2021 - 23:24 WITA

Sembilan Hari Penyekatan di Perbatasan Kapuas, 1.463 Unit Kendaraan Putar Balik

Petugas pos penyekatan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan yang ingin masuk ke wilayah Kalteng. Foto-Irfansyah

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Kegiatan penyekatan di perbatasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas sampai saat ini masih berlangsung.

Selama 9 hari melakukan penyekatan, petugas pun telah memeriksa sebanyak 5.490 kali kendaraan yang ingin masuk ke wilayah Kalteng dengan rincian kendaraan roda dua 1.925 kali periksa.

Kemudian kendaraan roda empat sebanyak 1.907 kali periksa, kendaraan roda enam 1.631 kali periksa dan kendaraan roda keatas sebanyak 27 kali periksa.

Sedangkan jumlah kendaraan yang diputar balik arah oleh petugas pos penyekatan dari tanggal 5 sampai 13 Juli 2021, tercatat sebanyak 1.463 unit kendaraan.

Adapun rinciannya sebanyak 236 unit kendaraan roda dua, 637 unit kendaraan roda empat, 598 unit kendaraan roda enam dan sebanyak 1 unit kendaraan roda enam ke atas.

Kapolsek Kapuas Timur Iptu Eko Sutrisno mengatakan, 1.463 unit kendaraan pelaku perjalanan tersebut diminta putar balik arah oleh pihaknya karena tidak melengkapi syarat perjalanan yang telah ditentukan.

“Yaitu surat tes bebas Covid-19 yang di tunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang waktunya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam,” katanya kepada apahabar.com, Rabu (14/7) malam.

Atau lanjut Eko, hasil negatif rapid tes antigen dalam kurun waktu pengambilan 1×24 jam sebelum keberangkatan dengan stempel basah atau barcode di klinik pemerintah atau swasta yang terdaftar di Dinkes provinsi atau kabupaten tempat asal pelaku perjalanan.

“Apabila tidak bisa menunjukan syarat perjalanan itu maka pelaku perjalanan tidak bisa masuk ke wilayah Kalteng. Kegiatan penyekatan ini kami lakukan secara ketat guna mencegah lonjakan kasus Covid- di wilayah Kalteng,” pungkas Eko Sutrisno.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Tak Ada Izin Karaoke, Warkop di Kapuas Ditutup Satpol PP

Kalteng

Dibawa Ibu Naik Motor Buru Penjambret, Bocah di Palangka Raya Tewas
apahabar.com

Kalteng

Polres Barut Tangkap Dua Pencuri Sarang Walet, Sisanya Buron
apahabar.com

Kalteng

Kemunculan Anak Buaya Resahkan Karyawan Perkebunan Sawit di Pulang Pisau
Kapuas

Kalteng

12 Kecamatan di Kapuas Laksanakan Sekolah Tatap Muka
apahabar.com

Kalteng

Laka Maut di Teweh: Pasutri Tewas Mengenaskan, Mayat Bergelimpangan di Jalan
apahabar.com

Kalteng

Menuju Pilgub Kalteng 2020, Sugianto-Edy dan Ben-Ujang Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSDS Palangka Raya
apahabar.com

Kalteng

Patroli Dialogis Satsabhara Polresta Palangka Raya, Ajak Pemilik Kebun Cegah Karhutla
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com