BMKG: Kalsel Berpotensi Hujan Berpetir Teror Perampasan Motor di Banjarmasin, Pelaku Ternyata Oknum Polisi! Sentuh Ratusan Juta, Perputaran Uang di Festival Pasar Terapung 2022 Norman Marciano Apresiasi Priska Medelyn Usai Juara Tunggal dan Ganda W15K Monastir Di Tengah Situasi Krisis Global, FAO dan IRRI Puji Ketangguhan Sektor Pertanian Indonesia
agustus

Siswa Zona Berisiko Diminta Pulang, SMP 9 Banjarmasin Dua Murid

Sejumlah siswa di SMPN 9 Banjarmasin kembali diminta pulang saat pembelajaran tatap muka (PTM) pekan kedua. Mereka diminta pulang...
- Apahabar.com     Senin, 19 Juli 2021 - 12:30 WITA

Siswa Zona Berisiko Diminta Pulang, SMP 9 Banjarmasin Dua Murid

Sejumlah siswa di SMPN 9 Banjarmasin kembali dilarang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) pekan kedua. Hal itu sebagai upaya protokol pencegahan Covid-19. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejumlah siswa di SMPN 9 Banjarmasin kembali dilarang ikut pembelajaran tatap muka (PTM) pekan kedua. Hal itu sebagai  protokol pencegahan Covid-19.

Pasalnya, keduanya berasal dari Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin. Daerah ini masuk zona oranye Covid-19.

“Kita sudah mendata. Siswa berdomisili di zona oranye tidak diperkenankan masuk ke sekolah, mereka memilih untuk belajar di rumah saja,” ujar Kepala SMPN 9 Banjarmasin, Pahri.

Ia mengatakan bahwa kebijakan untuk siswa zona oranye memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) hanya pekan ini.

Sepekan lalu, pihaknya hanya menerapkan sosialisasi kepada orang tua siswa. Mulai protokol kesehatan hingga pembagian kelas bagi siswa.

“Bahwa dari rumah harus pakai masker. Di dalam tas anak harus ada masker cadangan dan usahakan ada handsanitizer. Kami mengimbau juga untuk membawa bekal,” ucapnya.

Ia juga menerangkan bahwa siswa ataupun tenaga pendidik jika kedapatan memiliki suhu tubuh di atas 38 celcius akan dipersilakan pulang. Hal tersebut juga berlaku bagi siswa kurang enak badan, seperti flu dan panas.

“Alhamdulillah tidak ada yang di atas 38. Kami tetap kontrol,” pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, Disdik Banjarmasin resmi memperpanjang PTM hingga sepekan ke depan sejak hari ini.

Perpanjangan PTM berdasar hasil rapat evaluasi Sabtu (17/7) malam. Namun ada sejumlah syaratnya.

Pertama, hanya sekolah di zona aman, yakni hijau dan kuning yang boleh melanjutkan PTM.

Kemudian, jumlah guru yang mengajar pun tidak kurang dari 80 persen telah divaksinasi.

Selanjutnya, sekolah memfasilitasi vaksinasi siswa berumur di atas 12 tahun.

Disdik juga meminta Satgas Covid-19 di satuan pendidikan proaktif mengawasi jalannya PTM.

“Sekolah juga mengedukasi warga atau orang tua dalam penerapan prokes,” ucap Totok.

Namun begitu PTM hari ini tidak semua diikuti oleh satuan pendidikan. Terlebih yang berada di zona oranye penyebaran Covid-19.

Banjarmasin Sekolah Tatap Muka Lagi, Sederet SMP-SD Batal !

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Viral Pedagang Online Ditagih Pajak Rp35 Juta, Begini Aturan Mainnya
apahabar.com

Tak Berkategori

Tak Bisa Asal Gowes, Ini Aturan Bersepeda dari Kemenhub RI
apahabar.com

Tak Berkategori

Sukamta Terima DIPA 2020 dari Gubernur Kalsel

Tak Berkategori

Sudah Bertemu, Polemik Wabup Batola dan Bos Feri Alalak Selesai
Banjarmasin

Tak Berkategori

Ketika Kegiatan Dibatasi, Kejahatan Anak di Banjarmasin Justru Meningkat!
apahabar.com

Tak Berkategori

Berikut 7 Golongan yang Akan Mendapat Payung di Padang Mahsyar
apahabar.com

Tak Berkategori

Cerita ‘Ganjil’ Saat Renovasi Masjid Sultan Suriansyah
apahabar.com

Tak Berkategori

Dipicu Peringatan Gubernur The Fed, Rupiah Ditutup Melemah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com