Braakk! Pemuda “Gaduk” Tubruk Bokong Truk di Kotabaru Golkar Banjar Terbelah, Antung Aman & H Rusli Saling Klaim Kepemimpinan INNALILLAHI, Nelayan Kerumputan Kotabaru Ditemukan Tak Bernyawa Geger Api di Liang Anggang, Relawan Sulit Jangkau Titik Api Kisah Istri Alm Brimob Kalsel Jadi Sopir Travel Demi Hidupi 8 Anak, Gaji Habis Bulan Depan

Sssttt..Kalsel Kirim Spesimen ke Pusat, Curiga Varian Delta dan Kappa

- Apahabar.com     Rabu, 7 Juli 2021 - 22:52 WITA

Sssttt..Kalsel Kirim Spesimen ke Pusat, Curiga Varian Delta dan Kappa

FOTO: Ilustrasi Covid-19 varian delta. Foto-detikcom

apahabar.com, BANJARMASIN – Diam-diam Gugus Tugas Covid-19 Kalimantan Selatan (Kalsel) telah mengirimkan sejumlah spesimen ke Pemerintah Pusat.

Spesimen itu dikirim dicurigai merupakan virus Corona varian baru seperti Delta maupun Kappa, yang disebut-sebut lebih ganas dari sebelumnya menular.

Pengiriman spesimen mencurigakan itu terungkap pada saat Rakor Kontijensi Penanganan Covid-19 di Kalsel yang dilaksanakan di Mapolda Kalsel tadi sore, Rabu (7/7).

Di mana saat Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA menyampaikan laporan kepada Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto tentang kondisi dan situasi di Kalsel.

“Kami beberapa kali mengirimkan spesimen yang cycle threshold (CT) value-nya di bawah 25 untuk di cek apakah varian Delta, varian Kappa sudah masuk Kalsel apa belum,” ujar Safrizal.

Kendati demikian, Safrizal tak merinci dalam laporannya ada berapa jumlah spesimen mencurigakan yang sudah dikirimkan untuk diteliti tersebut.

Selain itu, dalam laporan itu juga disampaikan kondisi peningkatan kasus yang terjadi beberapa hari terakhir.

Meski dinyatakan tak masuk zona merah, namun disampaikan Safrizal bahwa di Kalsel terdapat peningkatan kasus baru Covid-19 dalam dua hari terakhir.

Sehingga diputuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro serta pengetatan di setiap pintu masuk provinsi.

“Karena hari ini jumlahnya dari 50 ke 100 itu cukup membuat kita waspada penyebaran Covid-19 di Kalsel,” ucapnya.

Selain soal kenaikan jumlah kasus, juga dilaporkan soal kondisi ketersediaan kasur atau Bed Occupancy Rate (BOR) baik untuk ICU maupun isolasi yang ada di rumah sakit.

“BOR ICU naik 51,1 persen sedang isolasi 44, 9. Bahkan di dua rumah sakit BOR ICU-nya sudah 100 persen,” imbuhnya.

Terapkan PPKM Mikro, Masuk Kalsel Wajib Kantongi Surat PCR

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Kalsel

DIALOG KPC-PEN: Kaltara Diwaspadai, Testing Grade Kaltim Lampaui Kalsel
Martapura

Kalsel

Polisi Ungkap Fakta Mayat di Sungai Martapura Banjarmasin
Temuan Mayat

Kalsel

Pelambuan Heboh, Pria Sebatang Kara Tewas Misterius

Kalsel

Banjir Binuang Mulai Surut, BPBD Tapin: Jalur Transportasi Warga Masih Terganggu Longsor
apahabar.com

Kalsel

Rumah Singgah Banjarmasin Sudah Tangani 3 Pencandu Lem Fox
apahabar.com

Kalsel

Sungai Bilu Banjarmasin Heboh! Anak Hilang Diduga Disembunyikan Makhluk Halus
apahabar.com

Kalsel

Realisasi Dana Kelurahan: Kecamatan Banjarmasin Timur Terendah, Barat Tertinggi
Covid-19 Tanbu

Kalsel

Update Covid-19 Tanbu Saat Libur Nataru, 20 Orang Positif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com