Update Pemakaman Istri Guru Ijai: Sekumpul Lengang, Polisi Berjaga di Puluhan Titik Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor! Ditegur Saat Minum Miras, Dua Pemuda Banjar Bacok Pria di Banjarmasin Timur Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf “Kalsel Lagi Sakit”, Aktivis Lingkungan Beri Catatan Kritis ke BirinMU

Suami Bunuh Istri di Tabalong, Keluarga Percaya Proses Hukum

- Apahabar.com     Sabtu, 10 Juli 2021 - 10:10 WITA

Suami Bunuh Istri di Tabalong, Keluarga Percaya Proses Hukum

Polisi saat mengidentifikasi korban. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Widiyanti (22), korban pembunuhan sadis oleh suaminya sendiri di Kabupaten Tabalong dikenal sebagai sosok yang ramah.

Ucapan doa pun mengalir dari warga. Hal itu diketahui dari kolom komentar postingan berita apahabar.com tentang kematian korban di Facebook Habar Ampah, Barito Timur, dan sejumlah grup lainnya.

“Langganan banar (langganan) menukar (membeli) ayam hari Jumat lawan inya nih (dengan dia). Mudahan husnul khotimah,” tulis akun Facebook, Sen Ja.

“Inalillahi, husnul khatimah. Ngini yang bejual ayam rajin kaloo (ini yang menjual ayam itu kan?),” timpal akun Bil Bil.

Komentar itu kemudian ditanggapi oleh akun Ars Sandy.

“Inggih iya ai, Cil, ai (iya, acil)”.

Warga lainnya juga membenarkan korban sebagai orang baik. Bahkan korban kerap menjual ayam dengan harga murah.

“Kasian ya, maka orangnya baikan banar, dan pemurahan sekali menjuali ayam, sehingga lekas laku,” tulis akun Nina Gin Lah.

Korban memang dikenal sebagai pedagang ayam potong. Dia biasa berdagang di pasar mingguan di Ampah, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Sementara adik korban, Nor Akbar, bercerita dirinya dulu pernah ikut bersama almarhum di Takulat, Kelua, sebelum pulang dan tinggal di Banjarmasin.

Akbar enggan menjawab pertanyaan perihal hubungan rumah tangga antara kakaknya dengan suaminya, termasuk apakah keduanya sering bertengkar.

“Soal itu saya belum siap menjawab. Pasti akan saya jawab nanti di persidangan. Mas-nya kalo mau lebih jelas tanya sama pihak Polres Tabalong saja,” tulisnya melalui pesan WhatsApp, Jumat (9/7) malam kepada apahabar.com.

Dia menyerahkan masalah ini kepada proses hukum.

“Biar hukum yang menindaklanjuti. Kami sebagai keluarga korban hanya bisa membicarakan masalahnya di pengadilan nanti,” pungkasnya.

 

Dilengkapi oleh Riyad Dahfi

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

PDIP Tunjuk Muslimin Jadi Ketua DPRD Tala  
apahabar.com

Kalsel

Pilkada Kotabaru, Kapolres: Pers Harus Jadi Penyejuk

Kalsel

Top! MAN Kotabaru Terbaik Pertama Lomba Syiar Anak Madrasah di Tabalong
apahabar.com

Kalsel

Safari Religi, Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan Kunjungi Ponpes Nurul Muttaqin Amuntai
Tanam Pohon Ulin

Kalsel

Lepas Jabatan Gubernur Kalsel, Paman Birin Tanam Pohon Ulin
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Bantu Logistik untuk Korban Banjir di Kotabaru
Operasi Yustisi

Kalsel

Sudah 807 Warga Terjaring, Razia Masker di Banjarmasin Resmi Diperpanjang!
apahabar.com

Kalsel

Bawa Anak Kecil, Pasutri di Amuntai Nekat Edarkan Uang Palsu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com