Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak Kronologi Lengkap Pembunuhan di Pelambuan Gara-Gara Istri Diganggu Fakta Baru Duel Maut di Sungai Miai Banjarmasin, Hanya Gara-Gara Rumput Laka di Kapar HST: Pengendara Vario Nyungsep ke Kolong Colt L-300

Tanggap Bencana, 36 Peserta Jajal Latihan Gabungan Water Rescue di Nateh HST

- Apahabar.com     Minggu, 4 Juli 2021 - 08:32 WITA

Tanggap Bencana, 36 Peserta Jajal Latihan Gabungan Water Rescue di Nateh HST

FOTO: Para peserta Tim Rescue dari 5 kabupaten di Kalsel mengikuti latihan gabungan di Nateh HST, Minggu (4/7). Foto: apahabar.com/Lazuardi.

apahabar.com, BARABAI – Menambah kesiapan dan tanggap bencana alam, Tim Rescue dari 5 kabupaten di Kalsel mengikuti latihan gabungan.

Latihan gabungan ini dilaksanakan selama 2 hari, terhitung dari 3-4 Juli 2021. Digelar di Desa Nateh Kecamatan Batang Alai Timur (BAT), Hulu Sungai Tengah (HST).

Salah satu Panitia Latihan Gabungan Water Rescue Pecinta Alam Pahuluan, Sarwani menyebutkan ke lima kabupaten tadi yakni, HST, HSS, HSU, Balangan dan Tabalong.

“Pesertanya kita batasi. Keseluruhan hanya ada 36 peserta perwakilan Tim Rescue dari 5 kabupaten itu,” kata Sarwani yang akrab disapa Incus usai pemberian materi di Wisata Arung Jeram Nateh, Minggu (4/7).

Incus bilang, materi yang diberikan kepada peserta, yaknk tentang Rescue dan SAR. Metode pertolongan di air serta depend dan release.

Pematerinya pun merupakan ahli di bidangnya, yakni dari Kalimantan Kayak, Edy Supriatna.

“Peserta juga langsung mempraktikkan materi yang disampaikan,” kata Incus.

apahabar.com

FOTO: Menambah kesiapan dan tanggap bencana alam, Tim Rescue dari 5 kabupaten di Kalsel mengikuti latihan gabungan di HST. Foto-apahabar.com/Lazuardi

Incus menilai, alam Desa Nateh itu dipilih lantaran tempatnya strategis. Sehingga para peserta bisa langsung latihan di lapangan.

“Kegiatan ini juga merupakan inisiatif kawan-kawan rescue guna menambah pengalaman dan kesiapan dalam menghadapi tanggap darurat jika terjadi bencana. Terutama banjir,” tutup Incus.

Peserta dari Yayasan Sunting Malayang Rescue (SMR), Faisal nampak antusias mengikuti latihan bersama.

Pun demikian dengan rekan-rekannya yang lain. Antusias terlihat dalam mengikuti latihan bersama persiapan tanggap bencana itu.

Menurut Faisal, materi serta praktek yang diterapkan di lapangan sangat membantu timnya dalam hal kemanusian.

Berkaca pada 14 Januari lalu kata Faisal, saat Banjir HST yang tercatat sebagai bencana terparah sepanjang sejarahnya, menjadi pengalamannya untuk memperdalam pengetahuan water rescue.

“Banyak hal yang perlu kami pelajari dalam kebencanaan khususnya bidang teknis saat berada di lapangan,” tutup Faisal.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Alasan Ekonomi, Pasutri Sikat Handphone Pegawai Polsek Pelaihari
Covid-19

Kalsel

Bertambah 4 Orang, Positif Covid-19 Kotabaru Tembus 1.565 Kasus
apahabar.com

Kalsel

Sektor Pariwisata Alam Diharap jadi Alternatif Sumbang PAD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Kotabaru Masih Zona Merah, 22 Orang Lagi Positif Covid-19

Kalsel

Breaking News! Warga Temukan Mayat Bersimbah Darah di KM 17 Gambut

Kalsel

Terjaring Operasi Yustisi, 5 Warga Tabalong Berjanji Tak Mengulangi
apahabar.com

Kalsel

Tabrakan Kapal di Sungai Barito, Satu ABK Masih Hilang
apahabar.com

Kalsel

Sepanjang 2020, Curat dan Curanmor Menonjol di Tabalong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com