BREAKING! Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas

Tempat Ibadah Dibuka, Warga Diimbau Tetap di Rumah

- Apahabar.com     Minggu, 11 Juli 2021 - 15:38 WITA

Tempat Ibadah Dibuka, Warga Diimbau Tetap di Rumah

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meminta umat Islam tetap beribadah di rumah meski pemerintah tak lagi menutup tempat ibadah saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad mengatakan potensi penularan masih ada. Ia juga berharap masjid tak menggelar kegiatan peribadatan yang menimbulkan kerumunan.

“Salat berjamaah dari fardu sampai Jumat dianjurkan di rumah, termasuk nanti salat Iduladha,” kata Dadang dilansir dari CNNIndonesia.com, Minggu (11/7).

Dadang mengimbau masjid tidak mengadakan pengajian sementara waktu. Ia pun meminta masjid menyerahkan penyembelihan hewan kurban saat Iduladha ke rumah pemotongan hewan.

Dia menyampaikan pembatasan-pembatasan ini harus dilakukan guna mencegah penularan Covid-19. Dadang meminta umat Islam memahami kondisi saat ini.

“Apapun motifnya, mau belanja, mau ibadah, bekerja, sama. Tidak ada orang-orang berkumpul,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Humas Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Phillip Situmorang juga manyampaikan imbauan serupa kepada umat Kristen Protestan. PGI, kata dia, meminta umat untuk ibadah di rumah.

“Meski ada perubahan, kami tetap mengimbau bagi gereja-gereja untuk melakukan peribadatan dengan daring,” ucap Phillip masih dari CNNIndonesia.com, Minggu (11/7).

Phillip meminta gereja untuk tidak menyelenggarakan kegiatan ibadah tatap muka sementara waktu. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan untuk mencegah potensi penularan virus Corona.

“Jika memang ada gereja yang melakukan peribadahan tatap muka, maka harus dilakukan dengan ketat protokol kesehatannya,” tuturnya.

Sebelumnya, pemerintah merevisi aturan rumah ibadah selama PPKM Darurat. Perubahan tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2021.

Dalam aturan itu, pemerintah tak lagi menggunakan kalimat “menutup rumah ibadah”. Pemerintah hanya meminta rumah ibadah untuk tidak melakukan kegiatan peribadatan.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

TNI Butuh Rp118 Triliun dalam Pemindahan Ibu Kota
Bansos

Nasional

Ketahui Enam Jenis Bansos yang Digelontorkan Era PPKM Level 4
apahabar.com

Nasional

Dewan Pers: Kode Etik Jurnalistik “Mahkota” Bagi Wartawan
Jokowi

Nasional

Jokowi Sebut Bansos 2021 Cepat Sampai, Warganet Langsung Curhat
apahabar.com

Nasional

Menko Airlangga: New Normal Dilakukan Bertahap
apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Pemadaman Listrik Tidak Terulang Lagi
apahabar.com

Nasional

Hasil Rapat Rekapitulasi Nasional, KPU Kalsel Mulus
apahabar.com

Nasional

Sandiaga: Penegak Hukum Harus Bertindak Kasus di Malaysia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com