Duel Maut, Kakek Aniaya Tetangga hingga Tewas di Banjarmasin Terancam Hukuman Berat Ke Kalsel, Jokowi Tak Hanya Resmikan Jembatan Sei Alalak Prokes Dilonggarkan, Arab Saudi Hapus Aturan Jaga Jarak di Masjidil Haram Geger! Warga Hilir Kotabaru Temukan Mayat Bayi dalam Kardus Setelah Kakak, Sang Adik yang Hilang di Hampang Kotabaru Ditemukan Meninggal

Terapkan PPKM Mikro, Masuk Kalsel Wajib Kantongi Surat PCR

- Apahabar.com     Rabu, 7 Juli 2021 - 19:19 WITA

Terapkan PPKM Mikro, Masuk Kalsel Wajib Kantongi Surat PCR

Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA didampingi Kapolda Kalsel Rikwanto saat menyampaikan sejumlah kebijakan usai Rakor Kontinjensi Penanganan Covid-19 di Kalsel. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Kalimantan Selatan (Kalsel) terkepung wilayah provinsi tetangga dengan angka kasus Covid-19 tinggi.

Seperti diketahui, kasus penularan Covid-19 di provinsi tetangga, seperti Kalimantan Tengah (Kalteng) maupun Kalimantan Timur (Kaltim) memburuk.

Bahkan, Kota Balikpapan di Kaltim terpaksa menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai besok.

Rakor Kontinjensi Penanganan Covid-19 di Mapolda Kalsel, Rabu (7/7), memutuskan penerapan PPKM Mikro, tiap pendatang yang masuk Kalsel wajib kantongi surat PCR. Foto-istimewa

Melihat kondisi itu, tim Satgas Covid-19 Kalsel sudah mengambil ancang-ancang untuk mengantisipasinya.

Sejumlah kebijakan lantas diambil. Salah satunya memperketat pintu masuk ke Kalsel.

Setiap orang yang datang baik melalui jalur darat, laut maupun udara diwajibkan mengantongi surat PCR.

“Surat edaran pengetatan akan kita keluarkan secepatnya,” ujar Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA usai Rakor Kontinjensi Penanganan Covid-19 di Mapolda Kalsel, Rabu (7/7).

Safrizal menegaskan pihaknya tidak mengambil kebijakan PPKM Darurat.

Meski begitu, pihaknya tetap waspada. Sebab kondisi Kalsel berzona oranye.

Rinciannya 9 Kabupaten/kota zona oranye dan 4 kuning maka cukup diberlakukan PPKM Mikro.

Dalam kesempatan itu, Safrizal pun menyatakan PPKM Mikro untuk Kalsel diperpanjang sejak hari ini hingga dua pekan mendatang.

“Hari ini PPKM Mikro Kalsel diperpanjang surat perpanjangan sudah saya tandatangani. Jadi mulai hari ini sampai dua Minggu kedepan,” jelasnya.

Terkait pemberlakuan PPKM Mikro di antaranya mengatur soal pembatasan kapasitas kegiatan publik hanya diperbolehkan maksimal 50 persen.

Sementara untuk pembelajaran tatap muka masih dipertimbangkan apakah diberlakukan atau ditunda sambil menunggu laporan dan kondisi.

“Saya masih nunggu laporannya. Sambil monitor perkembangan zonasi dengan penambahan kasus. Kalau naik eksponensial tatap muka kita tunda dulu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto mengungkapkan setelah dikeluarkannya surat edaran gubernur terkait pengetatan pintu masuk hal itu bakal langsung dilakukan.

“Segera akan kita lakukan setelah gubernur mengeluarkan surat edarannya untuk dilakukan di lapangan,” ucap Kapolda.

Mengingat, kondisi yang mengkhawatirkan di provinsi tetangga patut menjadi warning. Terlebih Kalteng dan Kaltim juga sudah melakukan hal yang sama.

“Kalteng sudah melakukan keluar masuk menggunakan PCR juga Kaltim. Kebetulan mereka cukup tinggi untuk angka penularan,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mungkinkah Kalsel New Normal? Pengamat: Masyarakat Harus New Behavior Positive
apahabar.com

Kalsel

Distribusi Elpiji Tak Merata, Satu Pangkalan Di Kuripan Melayani Sembilan Desa
apahabar.com

Kalsel

Analisis Lengkap Sejarawan Kalsel Mengapa Pangeran Hidayatullah Gagal Bergelar Pahlawan Nasional
Pondok Indah

Kalsel

Kebakaran di Pondok Indah Banjarmasin, Sebelum Hangus Rumah Sempat Deal Terjual Rp 1,5 M
apahabar.com

Kalsel

Serahkan Santunan Almarhum Aminuddin Latif, PT Taspen Imbau Non ASN Ikuti Program JKK-JKM
KPU Banjarmasin

Kalsel

KPU Banjarmasin Bantah Tuduhan AnandaMu di Sidang MK
apahabar.com

Kalsel

Disiplinkan Prokes di Pasar Baru, Polsek Marabahan: Tak Pakai Masker Disanksi Nyanyi
apahabar.com

Kalsel

3 Alokasi Belanja Anggaran 2020 Terbesar di HST, Salah Satunya RS Damanhuri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com