Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang Detik-Detik Laka Maut Sepagar Kotabaru yang Tewaskan Reski dan Ibunya Kabar Duka, Mantan Atlet Panahan Putri Andalan Kalsel Tutup Usia

Terkuak, Motif Suami Tega Bunuh Istri di Takulat Tabalong

- Apahabar.com     Selasa, 6 Juli 2021 - 16:34 WITA

Terkuak, Motif Suami Tega Bunuh Istri di Takulat Tabalong

Persoalan asmara rumah tangga memicu pembunuhan Widiyanti. Foto: Ist

apahabar.com, TANJUNG – Kasus pembunuhan istri di Desa Takulat, Kabupaten Tabalong begitu menyita perhatian. Terlebih, kekerasan rumah tangga (KDRT) itu dilatari cemburu buta. Pelaku MI (26) menuding istrinya telah berselingkuh.

Akibatnya, nyawa Widiyanti (25) melayang. Wanita kelahiran Banjarmasin 16 Mei 1999 itu tewas terlentang dengan luka hebat di bagian kepala belakang, Selasa (6/7) dini hari tadi.

“Kejadian ini berawal dari adanya permasalahan rumah tangga yang dugaan suaminya bahwa sang istri selingkuh,” kata Kasus pembunuhan istri oleh suaminya ternyata Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori melalui Kasubag Humas Iptu Mujiono kepada apahabar.com.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Tabalong guna proses pemeriksaan. Pelaku diserahkan oleh keluarganya sendiri.

Usai pembunuhan, petugas gabungan dipimpin Kasat Reskrim AKP Trisna Agus Brata dengan tim inafis yang meninjau lokasi kejadian menyita sejumlah barang bukti.

“Barang bukti yang disita di antaranya 1 buah batu dan 1 lembar baju korban warna abu-abu yang terdapat bercak darah,” ungkap Mujiono.

Atas perbuatannya MI terancam Pasal 44 ayat 3 Undang-Undang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.

“Ancaman hukuman 15 tahun penjara”, tandas Iptu Mujiono.

Kronologi Pembunuhan

Tabalong

Lokasi pembunuhan Widi, di RT 2 Desa Takulat, Kelua, Tabalong. apahabar.com/Ami

Pelan tapi pasti, misteri penyebab tewasnya Widiyanti, seorang ibu rumah tangga di Desa Takulat, Kelua, Kabupaten Tabalong, terungkap.

Selasa (6/7) tadi pagi, perempuan 22 tahun itu ditemukan tewas bersimbah darah di kediaman sepupunya, RT 01.

Penelusuran media ini, kuat dugaan jika perempuan muda itu dihabisi oleh suaminya sendiri, MI (26).

Lantas, bagaimana awal kekerasan dalam rumah tangga berujung maut tersebut?

Kejadian rupanya bermula saat suami korban mencari istrinya ke tempat D warga Kelua, yang merupakan pemilik toko ponsel, Senin 5 Juli sekitar pukul 12.00.

Saat itu kendaraan istrinya ada di situ, tetapi yang dicari tak menampakkan batang hidung.

Saat ditanya, D mengaku tak tahu. MI lantas mencari-cari Widi di toko ponsel itu.

Meski sempat marah-marah, MI tak kunjung menemukan Widi di toko ponsel itu.

Sehabis magrib tiba-tiba korban dan keluarga suaminya mendatangi rumah Lurah Pulau, Pahrudin.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Operasi Yustisi TNI-Polri di Pengaron, 7 Warga Terjaring Tak Kenakan Masker
apahabar.com

Kalsel

Kecelakaan Maut di Gambut, Polisi: Waspada Jalanan Licin!
Covid-19

Kalsel

Positif Covid-19 di Banjarmasin Cakup 30 Persen Kelurahan
apahabar.com

Kalsel

Pasca Haul Abah Guru Sekumpul, Budaya Sungai Martapura Hidup Kembali

Dinas PUPR Kalsel

Kementerian PUPR Pastikan Pembangunan Waduk Riam Kiwa Kalsel

Kalsel

Cegah Pemudik, Pos Pantau di Jaro Tabalong Dijaga 24 Jam
apahabar.com

Kalsel

Terkait Debu PT Talenta, Pengujian Udara Sudah Dilakukan
Alalak

Kalsel

Kerugian Kebakaran di Alalak Tengah Banjarmasin Ditaksir Ratusan Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com