Update Pemakaman Istri Guru Ijai: Sekumpul Lengang, Polisi Berjaga di Puluhan Titik Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor! Ditegur Saat Minum Miras, Dua Pemuda Banjar Bacok Pria di Banjarmasin Timur Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf “Kalsel Lagi Sakit”, Aktivis Lingkungan Beri Catatan Kritis ke BirinMU

Tinggalkan Sederet Catatan Minor, PTM di Banjarmasin Terancam Ditangguhkan !

- Apahabar.com     Senin, 12 Juli 2021 - 21:51 WITA

Tinggalkan Sederet Catatan Minor, PTM di Banjarmasin Terancam Ditangguhkan !

Pelaksanaan PTM perdana di Banjarmasin meninggalkan sederet catatan minor, usulan penundaan PTM pun mencuat. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Setelah sekian lama, Pemerintah Kota Banjarmasin akhirnya kembali menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Digelar di tengah lonjakan kasus Covid-19, pro-kontra mengiringi PTM terbatas ini.

Terlebih, sampai hari ini Pj Gubernur Kalsel Safrizal belum mau memberi lampu hijau. Pelaksanaan hari pertama yang meninggalkan sederet catatan minor juga membuat usulan penundaan PTM mengemuka.

PTM perdana digelar Pemkot Banjarmasin sejak hari ini, Senin 12 Juli. Jika tak ada aral, PTM terbatas bakal digelar hingga sepekan ke depan.

Mengapa dikatakan terbatas? Untuk diketahui, baru segelintir sekolah yang boleh menggelar PTM. Hanya di zona hijau. Para siswa maupun sekolah yang berada atau di dan dari zona oranye diminta bersabar. Zona ini lebih berisiko penularan Covid-19.

Untuk tahu saja, ada tujuh zona oranye Covid-19 di Banjarmasin. Yakni, Kelurahan Sungai Miai, Sungai Andai, Surgi Mufti, Pemurus Dalam, Pekapuran Laut, Pekapuran Raya, dan Tanjung Pagar. Lantas apa saja catatannya?

1. Siswa dipulangkan

Dua siswa kelas 7 di SMPN 2 Banjarmasin terpaksa tidak bisa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada hari pertama PTM, Senin (12/7).

Pasalnya, siswa tersebut ternyata bertempat tinggal di zona oranye yakni Kelurahan Surgi Mufti dan Tanjung Pagar.

“Barusan dua saja untuk SMPN 2 memang ada di daerah oranye,” ujar Kepala SMPN 2 Banjarmasin Satoli kepada apahabar.com.

Temuan itu diperolehnya dari tenaga pendidik yang bergerak saat sang orang tua siswa hendak mengantarkan buah hatinya.

Tenaga pendidik tersebut langsung bertanya mengenai kawasan kelurahan tempat tinggal mereka.

“Kalau dari zona oranye tidak boleh,” ujarnya. “Istirahat dan belajar jarak jauh (PJJ) di rumah.”

Orang tua pun sempat bingung. Namun setelah dijelaskan, mereka akhirnya paham.

2. Sekolah Tak PTM

Hari ini, ternyata tak semua sekolah di Banjarmasin menggelar TPM. Misalnya SMPN 6 Banjarmasin. Sekolah di Gang Sempati, Kampung Melayu Banjarmasin Tengah itu tidak sedang berada dalam zona oranye penyebaran Covid-19.

Ada enam kelurahan di Banjarmasin yang masuk zona oranye. Meski tak masuk, SMPN 6 Banjarmasin memilih tak langsung memberlakukan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) pada hari pertama.

“Hari ini kita ada rapat dinas guru, makanya esok mulai MPLS selama dua hari,” ujar Wakil Bidang Kesiswaan SMPN 6 Banjarmasin, Muhammad Yustan Adli.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Karngan Bunga

Banjarmasin

Jelang Pelantikan, Karangan Bunga Anies Baswedan hingga MHM Hiasi Balai Kota Banjarmasin
apahabar.com

Banjarmasin

Penderita Gangguan Jiwa di Banjarmasin Divaksin, Petugas Kesulitan Input Identitas

Banjarmasin

Dukung Pembangunan Ternak, Disbunnak Kalsel Tingkatkan Protein Hewani
apahabar.com

Banjarmasin

Alasan Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Tutup, Film Tak Update-Rugi Miliaran
Bromo

Banjarmasin

Sesuai Rencana, Peresmian Jembatan Bromo Banjarmasin Dijadwalkan 4 Januari 2021

Banjarmasin

Simpan Belasan Paket Sabu, Seorang Pria Diringkus Buser Polsek Banjarmasin Utara
ritel modern

Banjarmasin

Ritel Modern di Banjarmasin Bertambah, Pedagang Tradisional Makin Menjerit
Banjarmasin

Banjarmasin

Banjarmasin PTM Lagi, Duh Siswa Terpapar Covid-19 Bertambah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com