Lebarkan Sayap, bjb Sekuritas Rambah Investasi Pasar Modal Jabar Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Gugatan Jilid II Denny Indrayana Rontok, MK Kuatkan Kemenangan BirinMu Coffee Shop Banjarmasin Dibobol Maling, Terekam CCTV Pelaku Telanjang Bulat PPKM Level IV, Covid-19 di Banjarmasin-Banjarbaru Malah Naik….

Tolak Peniadaan Ibadah Selama PPKM, Ketua MUI Sumbar Bandingkan dengan Aktivitas di Mal

- Apahabar.com     Rabu, 7 Juli 2021 - 15:39 WITA

Tolak Peniadaan Ibadah Selama PPKM, Ketua MUI Sumbar Bandingkan dengan Aktivitas di Mal

Ketua Majelis Ulama Indonesia Sumatera Barat (MUI Sumbar), Buya Gusrizal Gazahar. Foto-Net

apahabar.com, PADANG – Ketua Majelis Ulama Indonesia Sumatera Barat (MUI Sumbar), Buya Gusrizal Gazahar, menolak peniadaan aktivitas di rumah ibadah saat PPKM mikro.

Dia juga mengatakan salat Idul Adha harusnya tetap bisa dilaksanakan di masjid secara berjemaah.

“Kita tidak setuju. Kita tetap menyampaikan sesuai dengan Perda kita, tetap dilaksanakan salat Idul Adha dan ibadah,” kata Buya Gusrizal Gazahar usai Rapat Koordinasi antara Gubernur dan Kepala Daerah yang masuk PPKM Mikro, Rabu (7/7).

Empat kota di Sumatera Barat yang masuk dalam daftar wilayah PPKM Mikro ialah Kota Padang, Bukittinggi, Solok dan Padang Panjang. Gusrizal membandingkan peniadaan kegiatan di rumah ibadah dengan kafe dan mal yang masih beroperasi.

“Kafe bisa beroperasi 25 persen, mal bisa 25 persen, di kafe malah untuk pergi ngomong-ngomong, orang jalan-jalan, sulit jaga jarak. Ini di masjid orang tidak ngomong satu sama lain dan kehadiran cuma sebentar di rumah Allah untuk beribadah, masa dilarang,” katanya.

Menurut Gusrizal, tempat ibadah seharusnya bisa menjadi sentra edukasi bagi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus Corona. Dia meminta agama tak dipandang sebagai penghalang.

“Agama jangan sekali-kali dipandang sebagai penghalang. Itu adalah salah satu ikhtiar kita untuk menghadapi pandemi. Kalau kita tidak dibantu Allah dalam menghadapi ini semua, kita semua lemah,” katanya.

MUI Sumbar, kata dia, tidak akan mengeluarkan fatwa larangan beribadah di masjid selama PPKM mikro. Dia mengimbau umat Islam tetap beribadah seperti biasa.

“Justru kita himbau untuk beribadah,” jelasnya.

Meski demikian, dia menegaskan semua orang yang hadir di masjid wajib memakai masker. Dia mengatakan saat ini perlu ada formula agar protokol kesehatan pencegahan Corona bisa berjalan dengan baik di masjid.

“Kita akan cari formulasi agar prokes itu bisa berjalan, salah satunya mungkin tempat ibadah salat Id misalnya diperbanyak,” katanya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Sukses Gelar Umrah Tahap II, Arab Saudi Persiapkan untuk Jemaah Asing
apahabar.com

Habar

Sempat Ingkari Kerasulan Nabi Muhammad SAW, Filsuf Ini Mendadak Masuk Islam
apahabar.com

Habar

Puncak Haul Datuk Kelampayan Sedang Berlangsung, Saksikan Live Streamingnya di Sini
apahabar.com

Habar

Syekh Jaber Ajak Santri Darul Hijrah Cintai Al-Quran
apahabar.com

Religi

Sikap Guru Seman Mulya Ketika Kakinya Patah
apahabar.com

Habar

Jemaah Haji Indonesia Akan Nikmati Layanan Fast Track
apahabar.com

Habar

Umrah Dibuka Kembali Mulai 4 Oktober dan 1 November
apahabar.com

Habar

Menimbang Pelaksanaan Haji 2020, Arab Saudi Buka Opsi Pembatalan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com