Cuaca Kalsel Hari Ini: Cerah Berawan, BMKG Minta Waspada Karhutla! Siap-Siap, Perpanjangan PPKM Level IV Banjarbaru Diputuskan Hari Ini POPULER SEPEKAN: Pilgub Kalsel Berakhir, ‘Musuh Harat’ LAPAN Ungkap Fenomena Matahari Memutih Sebab Suhu Dingin Indonesia PPKM Level IV, Sejumlah Cafe hingga Rumah Makan di Banjarmasin Didatangi Petugas

Vaksin Berbayar Batal, Mahfud MD Ungkap Pemicu Awal Kebijakan

- Apahabar.com     Sabtu, 17 Juli 2021 - 13:38 WITA

Vaksin Berbayar Batal, Mahfud MD Ungkap Pemicu Awal Kebijakan

Vaksin Covid-19. Foto-Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA – Mahfud MD menjelaskan ide vaksin Covid-19 berbayar semula muncul lantaran terjadi ledakan Covid-19 Varian Delta di Indonesia dan RI kekurangan vaksinator untuk memenuhi antusiasme warga dalam mendapatkan vaksin.

Belakangan, tepatnya pada Jumat (16/7) kemarin, kebijakan ini secara resmi telah dibatalkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Presiden menetapkan, tidak ada vaksin berbayar, semua vaksinasi gratis untuk rakyat. Sejak awal kebijakannya begitu. Semula ide vaksin berbayar muncul karena ledakan Covid varian Delta,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) melalui akun Twitter-nya, kutip dari CNNIndonesia.com, Sabtu (17/7).

Saat terjadi ledakan, ia mengatakan, pemerintah terus menggencarkan vaksinasi, tapi terkendala lantaran ketersediaan vaksin tidak diimbangi dengan tenaga vaksinator.

Ia menyebut, petugas dari unsur TNI, Polri, BIN telah turun tangan melatih vaksinator dan turun ke rakyat, tapi tetap tidak sanggup memenuhi antusiasme masyarakat.

Kronologi Riuh Vaksin Berbayar Hingga Dibatalkan Jokowi

“Tetap banyak yang tak terlayani, banyak yang sudah antre tapi tak bisa terlayani saking banyaknya. Muncul ide dari swasta yang akan membelikan untuk karyawannya dan menyelenggarakan vaksinasi sendiri,” kata dia.

Mahfud mengatakan, semula swasta akan menggelar vaksinasi dan mencetak vaksinator sendiri, sehingga industri dan sektor-sektor esensial bisa bekerja, tanpa APBN dan vaksin dari pemerintah.

“Tapi timbul reaksi penolakan yang keras. Menampung aspirasi itu, Presiden melarang program vaksinasi berbayar,” katanya.

Sebelumnya, pemerintah berencana membuka jalur vaksin berbayar mandiri lewat Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

Vaksin yang akan digunakan semula adalah Sinopharm, yang merupakan jenis vaksin yang diperuntukkan untuk vaksinasi Gotong Royong.

Vaksin berbayar akan memanfaatkan jaringan klinik yang dimiliki oleh PT Kimia Farma (Persero) Tbk sebanyak 1.300 klinik yang tersebar di Indonesia.

Pemerintah mematok harga Rp321.660 per dosis dengan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp117.910 per dosis.

Belakangan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Presiden Jokowi membatalkan vaksin berbayar itu.

Pramono mengatakan keputusan itu diambil setelah Jokowi mendapatkan masukan dan respons dari masyarakat

“Presiden telah memberi arahan dengan tegas untuk vaksin berbayar yang rencananya disalurkan melalui Kimia Farma semua dibatalkan dan dicabut sehingga semua vaksin tetap dengan mekanisme yang digratiskan,” kata Pramono dalam keterangan pers melalui Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (16/7).

Pramono mengatakan vaksinasi Gotong Royong tetap digelar lewat mekanisme perusahaan, di mana perusahaan yang akan menanggung biaya vaksinasi bagi seluruh karyawannya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Garang di Lapangan, Ratusan Polisi India Terinfeksi Covid-19 
apahabar.com

Nasional

PWI: Kalsel Penyelamat Hari Pers Nasional 2020
apahabar.com

Nasional

Gusti Putri, Utusan Kalsel di Paskibraka Nasional: Siswa Penurut dan Berprestasi
apahabar.com

Nasional

RS UMMI Terancam Ditutup Terkait Hasil Swab Habib Rizieq
apahabar.com

Nasional

Mengaku Dirampok, Turis Inggris Jadi Gelandangan
apahabar.com

Nasional

Menhub Berencana Spesialisasi Bandara Internasional untuk Umrah
apahabar.com

Nasional

Kapolri Turut Sumbang Sapi Limosin untuk Acara Haul Guru Sekumpul ke-14
apahabar.com

Nasional

Geger, Video Pria Tua Minum Darah Sapi Kurban
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com